Breaking News:

Virus Corona

Reaksi Anies saat Ditanya Dampak Virus Corona pada Formula E: Keselamatan Warga Nomor Satu

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan masih fokus pada penanganan virus corona atau Covid-19 pascaditemukannya kasus tersebut di Indonesia.

Tayang:
Editor: Lailatun Niqmah
Taufik Ismail/Tribunnews.com
Anies Baswedan. Terbaru, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan masih fokus pada penanganan virus corona atau Covid-19 pascaditemukannya kasus tersebut di Indonesia, Senin (2/3/2020). 

TRIBUNWOW.COM - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan masih fokus pada penanganan virus corona atau Covid-19 pascaditemukannya kasus tersebut di Indonesia.

Anies belum mau berkomentar soal dampak Covid-19 terhadap penyelenggaraan Formula E Jakarta yang rencananya digelar pada 6 Juni 2020.

"Ini dulu nih (penanganan corona) sekarang, kondisi urgent dulu nih," ujar Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (2/3/2020).

Pasien di Sukabumi Meninggal saat Diisolasi seusai Umrah, Sempat Keluhkan Sesak Napas, Batuk, Pilek

Lima Ciri-ciri Orang Terinfeksi Virus Corona, Cek 11 Cara Pencegahan Covid-19 agar Tak Tertular

Selain itu, Anies juga belum mau membahas dampak corona terhadap perekonomian Jakarta.

Anies menyatakan, kasus Covid-19 pasti berdampak pada perekonomian Jakarta.

Namun, kata dia, yang terpenting saat ini adalah keselamatan warga.

"Dampak perekonomian tentu ada, negara-negara lain juga sudah menyaksikan. Tapi kami tidak akan menomorsatukan ekonomi dan menomorduakan keselamatan warga."

"Keselamatan warga adalah nomor satu. Jadi kami berharap warga Jakarta selamat dan kami berharap ekonomi juga selamat," kata Anies.

Presiden Joko Widodo telah mengumumkan adanya dua orang di Indonesia yang positif terinfeksi virus corona.

Kemenkes Pastikan Kakak dan Pembantu WNI di Depok Negatif Virus Corona, Hanya Ibu-Anak yang Positif

Inilah Daftar 100 Rumah Sakit yang Jadi Rujukan Virus Corona di Indonesia, Cek Tempat Terdekatmu

Mereka adalah ibu dan anak. Kedua pasien saat ini dirawat di RSPI Sulianti Saroso, Jakarta Utara.

Menurut Jokowi, WNI tersebut sempat kontak dengan warga negara Jepang yang datang ke Indonesia.

Warga Jepang itu terdeteksi virus corona setelah meninggalkan Indonesia dan tiba di Malaysia.

Imbau Warga Tak Langsung ke RS

 Masyarakat kini tengah panik dengan kasus Virus Corona di Indonesia.

Apalagi dua orang asal Depok baru saja diumumkan positif terjangkit Virus Corona pada Senin (2/3/2020).

Menghadapi kepanikan warga, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan lantas memberikan imbauan terkait Virus Corona.

Dilansir TribunWow.com dari channel YouTube Kompas TV pada Senin, Anies mengimbau masyarakat untuk tidak perlu khawatir dengan Virus Corona.

Selain itu, Anies juga meminta masyarakat untuk tidak buru-buru ke rumah sakit, jika merasa kondisi badannya menurun sesuai dengan ciri-ciri terjangkit Virus Corona.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu meminta agar warganya menelepon ke nomor yang sudah disediakan pemerintah.

"Bila masyarakat merasakan ada kondisi seperti gejala Covid-19 maka telepon ke nomor yang sudah tersedia, 112-119," pinta Anies.

Ia meminta warga jangan berangkat ke rumah sakit sendiri jika memang merasa gejala yang dirasakan seperti Virus Corona.

Hal itu dilakukan untuk menghindari penyebaran di tempat-tempat umum.

"Kami minta jangan langsung ke fasilitas kesehatan. Mengapa? Bila sampai itu confirm, untuk mengurangi potensi penularan," sambungnya.

Ketua RT Beberkan Isi Percakapan Telepon dengan WNI Positif Virus Corona di Depok, Ungkap Perawatan

Anies menegaskan, pemerintahlah yang akan menjemput orang yang merasa dirinya terkena Virus Corona.

"Kami yang akan jemput, akan ditelepon, akan dilakukan diagnosis per telepon, akan didatangi dan lalu dibawa ke fasilitas kesehatan," ungkap Anis,

Gubernur 50 tahun ini menegaskan bahwa hal itu sudah sudah sesuai dengan standar operasional yang berlaku.

"Kalau datang sendiri nanti berangkatnya misalnya positif, berangkatnya di perjalanan memiliki potensi penularan di ruang tunggu, punya potensi penularan jadi tinggal di tempat Anda berada, dan kami akan jemput SOP nya seperti itu," tegasnya.

Lalu, Anies mengatakan bahwa pihaknya sudah menyiapkan segala hal yang dibutuhkan untuk menangani kasus Virus Corona.

"Dan kita sudah siapkan tenaga yang cukup, fasilitas yang cukup untuk merespons itu semua."

"Tapi semua dilakukan lewat telepon dulu," ucapnya.

Siap-siap, Penimbun Masker dan Hand Sanitizer Selama Wabah Virus Corona Terancam Penjara 5 Tahun

Lihat video berikut:

Cara Mencegah Virus Corona

Berikut cara pencegahan Virus Corona menurut World Health Organization (WHO):

1. Hindari mengkonsumsi daging dan telur mentah.

2. Hindari area berasap atau merokok.

3. Minum obat segera setelah gejalanya muncul dan jangan biarkan kondisinya menjadi parah.

4. Rajin mencuci tangan setelah bersin atau batuk.

5. Tutup mulut sebelum batuk atau bersin dengan tisu atau siku, atau gunakan masker.

6. Jika Anda yakin telah terinfeksi, hindari kontak dekat dengan orang-orang.

7. Harus berolahraga dan memiliki waktu istirahat yang tepat.

8. Menjauhi area-area keramaian.

9. Bersihkan tangan dengan sabun dan air atau hand rub yang mengandung alkohol.

10. Jika memasak daging untuk dikonsumsi, sebaiknya Anda memperhatikan tingkat kematangan daging dengan baik.

11. Menggunakan perlindungan atau pengaman tubuh ketika akan melakukan kontak dengan binatang liar atau binatang peliharaan.

Jika anda memiliki pertanyaan seputar Virus Corona, Anda bisa menghubungi 021-5210 411 atau 0812 1212 3119, sebagai langkah kesiapsiagaan penanganan Virus Corona.

(Kompas.com/Nursita Sari/TribunWow.com/Mariah Gipty)

Sebagian Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ditanya Dampak Corona terhadap Formula E, Anies: Penanganan Dulu, Kondisi Urgent"

Sumber: Kompas.com
Tags:
Anies BaswedanPositif Virus Corona di IndonesiaVirus Corona
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved