Kabinet Jokowi
Jokowi Diisukan Segera Reshuffle Kabinet, Ali Ngabalin: Presiden Bisa Lakukan Apa Saja yang Dia Mau
Tenaga Ahli Utama Kontor Staf Presiden (KSP), Ali Mochtar Ngabalin angkat bicara soal reshuffle yang bakal dilakukan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Lailatun Niqmah
"Kemarin kita sering singgung mengenai tabayun, kalau kita tidak melakukan klarifikasi, tidak tabayun nanti kita salah."
"Kemudian kita menghukum orang lain tanpa tahu di mana posisi sebenarnya masalahnya," sambungnya.
Ali Ngabalin menambahkan, reshuffle merupakan satu di antara bentuk evaluasi presiden terhadap kabinet.
"Saya kira presiden punya kewenangan untuk bisa melakukan evaluasi terhadap kabinet pemerintahannya," ujar Ali Ngabalin.
Terkait hal itu, Ngabalin pun menyebut reshuffle sebagai hal biasa di dalam pemerintahan.
"Bagi presiden itu kan bisa melakukan apa saja yang beliau mau dengan kabinetnya atau pemerintahannya," kata Ali Ngabalin.
"Enggak ada masalah, reshuffle itu bukan sesuatu yang tabu atau sesuatu yang jadi persoalan bagi pemerintahan."
Simak video berikut ini dari menit awal:
Terlalu Cepat untuk Reshuffle
Sementara itu, sebelumnya Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP), Donny Gahral Adian angkat bicara soal isu reshuffle menteri.
Dilansir TribunWow.com, Donny menyebut reshuffle adalah hak prerogatif presiden.
Hal itu disampaikan Donny melalui sambungan telepon dalam kanal YouTube Kompas TV, Sabtu (22/2/2020).
Sebelumnya, kabar reshuffle menteri itu berhembus setelah Pendukung Presiden Joko Widodo (Jokowi), Dede Budhyarto.
Melalui akun Twitter @kangdede78, Dede Budhyarto menceritakan pertemuannya dengan Jokowi.
Ia menuliskan, menteri yang kinerjanya tak bagus akan segera diganti oleh Jokowi.