Breaking News:

Virus Corona

Pakar Penyakit Jepang: Kapal Pesiar Diamond Tidak Memadai dalam Hal Pengendalian Infeksi

Seorang pakar penyakit Jepang, Kentaro Iwata mengatakan terdapat kesalahan dalam karantina kapan pesiar Diamond Princess.

Tayang:
Penulis: Rena Laila Wuri
Editor: Atri Wahyu Mukti
Richard Susilo
Prof. Kentaro Iwata Universitas Kobe yang juga anggota DMAT (Disaster Medical Assistance Team) kapal pesiar Jepang Diamond Princess (DP). 

TRIBUNWOW.COM - Seorang pakar penyakit Jepang, Kentaro Iwata mengatakan terdapat kesalahan dalam karantina kapal pesiar Diamond Princess.

Dikutip dari dailymail.uk pada Rabu (19/2/2020) Kentaro Iwata mengatakan dirinya melakukan kunjungan singkat di kapal pesiar Diamond Princess beberapa waktu lalu.

Ketika Kentaro Iwata selesai kunjungan di atas kapal pesiar Diamond Princess, dirinya melakukan karantina sendiri selama 14 hari.

Ahli Pernapasan China Mengatakan Pengobatan Virus Corona dengan Terapi Plasma Darah Menjanjikan

Hal ini dikarenakan ia tidak ingin keluarganya tertular dari virus Corona.

Dikatakan, saat mengunjungi dalam kapal Diamond Princess, Kentaro Iwata mengungkapkan soal kondisi kapal pesiar tersebut.

Dirinya menilai, kapal tersebut  telah melanggar aturan karantina.

"Kapal pesiar sama sekali tidak memadai dalam hal pengendalian infeksi," kata Kentaro Iwata dalam video yang dia posting dalam bahasa Inggris dan Jepang, seperti dikutip dari dailymail.uk.

Menurutnya, di dalam kapal pesiar Diamond Princess tidak ada jarak antara orang yang terdeteksi Virus Corona dan yang tidak.

Bahkan Kentaro Iwata tak heran banyak penumpang kapal yang terinfeksi Virus Corona.

"Tidak ada perbedaan antara zona hijau, yang bebas dari infeksi, dan zona merah, yang berpotensi terkontaminasi oleh virus," tambahnya.

Kentaro Iwata, saat di atas kapal pesiar tidak dapat membedakan area mana yang terjangkit Virus Corona.

"Tapi di dalam Diamond Princess, aku sangat takut, karena tidak ada cara untuk mengetahui di mana virus itu," kata Kentaro Iwata.

Diketahui kapal yang mengangkut 3.711 orang termasuk 1.045 orang kru kapal itu di karantina oleh Pemerintah Jepang di peraiaran Yokohama sejak 3 Februari dan berakhir pada 19 Februari 2020.

Satu Persatu Keluarga Seorang Sutradara Meninggal karena Virus Corona, Kurang dari Satu Bulan

3 WNI Kru Kapal Pesiar Diamond Princess Positif Virus Corona Dievakuasi di Rumah Sakit Kota Chiba

Minister Counsellor KBRI Tokyo, Eko Santoso Junior Mengatakan 3 WNI kru kapal pesiar Diamond Princess positif Virus Corona Selasa (18/2/2020).

Dilansir TribunWow.com, WNI yang menjadi kru kapal pesiar sudah berkomunikasi dengan pihak KBRI Tokyo sejak mereka masih berada di kapal.

"Dari awal kan kita sudah bisa kontak dengan mereka, waktu mereka masih di atas kapal, ada komunikasi terbuka," ujar Eko dalam telewicara dengan Kabar Petang tvOne.

Diketahui, terdapat 78 WNI yang bekerja sebagai kru kapal Diamond Princess.

Di mana tiga di antaranya positif terkena virus Corona saat menjalankan karantina di atas kapal pesiar tersebut.

"Dalam upaya aparat Jepang, untuk mengecek dan mengobservasi, mereka termasuk orang-orang yang terdeteksi suhunya tinggi, pas dites, ternyata memang kena," ungkap Eko.

Pemerintahan Jepang sudah berupaya untuk bisa menangani kasus ini.

Sehingga, WNI yang telah terdeteksi terjangkit virus Corona kemungkinan dapat mengurangi penyebaran ke WNI yan"Yang penting dengan adanya ini, mereka bisa mengurangi kemungkinan menyebarkan ke WNI yang lainnya," kata Eko.

"Jadi kalau dilihat dari sisi itu, ini merupakan berkembangan yang tidak bisa dihindari dan mudah-mudahan baik semua."

Ia mengatakan WNI yang masih berada di kapal masa karantina mereka berakhir pada hari ini Rabu (19/2/2020).

WNI dari Wuhan Singgung Media Indonesia soal Virus Corona: Enggak Seperti yang Diberitakan

Setelah masa karantina selesai seluruh WNI akan dites kembali untuk memastikan mereka tidak ada yang terinfeksi virus Corona.

Saat ini tiga WNI yang positif Virus Corona itu telah dibawa ke rumah sakit di Kota Chiba, Jepang.

Pemerintahan Indonesia belum bisa mengunjungi tiga WNI yang terdeteksi virus Corona.

Untuk itu pemerintah Indonesia mempercayai penanganan yang dilakukan pemerintah Jepang terhadap tiga WNI itu.

"Mereka tidak bisa kami dekati, kami percayakan kepada aparat Jepang," ucap Eko.

Tiga WNI sedang menjalankan pemeriksaan lanjutan di rumah sakit di Kota Chiba, Jepang.

Namun, sampai saat ini KBRI Tokyo belum mendapatkan identitas terkait WNI yang terdeteksi Virus Corona.

(TribunWow.com/ Rena Laila Wuri)

Tags:
Virus CoronaJepangKentaro Iwata
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved