Skull Breaker Challenge TikTok Bisa Akibatkan Lumpuh hingga Kematian, Ini Kata Dokter Spesialis
Satu lagi tantangan atau challenge yang sedang viral di media sosial, yaitu skull breaker challenge.
Editor: Roifah Dzatu Azmah
TRIBUNWOW.COM - Satu lagi tantangan atau challenge yang sedang viral di media sosial, yaitu skull breaker challenge.
Di TikTok dan Twitter, video #skullbreakerchallenge bahkan sempat trending.
Dalam video yang beredar, tantangan itu terlihat dilakukan oleh tiga orang.
• Lihat Aksi Joget TikTok Boy William yang Ajak Hyoyeon SNSD, Menari Lagu Dangdut Indonesia
Setelah itu, orang yang di tengah ikut lompat.
Namun, saat masih berada di udara atau saat melompat, kedua kaki orang yang berada di tengah itu didorong.
Kakinya didorong oleh kaki yang orang yang berada di sisi kanan dan kirinya.
Sontak saja, orang yang berada di tengah itu jatuh.
Ia jatuh ke lantai. Bagian punggung dan kepala bagian belakangnya lah yang mendarat terlebih dahulu.
Dalam salah satu video, ada pria yang seperti tak sadarkan diri setelah jatuh dalam posisi tersebut.
Beragam kecaman pun muncul dari warganet lain.
Tak sedikit yang menyebut challenge tersebut berbahaya.
Misalnya warganet dengan nama akun @nicolewong89.
• Viral Video di Facebook, Ibu-ibu Joget TikTok di Dalam Masjid, Ada yang Sempat Goyangkan Pinggul
"The #skullbreakerchallenge which is currently trending on #tiktok is fatal. Please pay attention to our kids. (Skull breaker challenge yang sedang trending di TikTok bisa berakibat fatal. Tolong perhatikan anak-anak kita)," tulisnya.
Warganet lain juga menuliskan hal senada.
Bahkan ada yang menyebut tantangan itu sudah memakan korban.
"Pls share with ur kids and all the parents u know. this is now trending in schools, 2 school kids already died. (Tolong bagikan ke anak-anak dan orang tua yang kamu tahu, Ini sekarang trending di sekolahan. Dua anak sekolah sudah jadi korban meninggal)," tulis @anisanisha__.
Ternyata, challenge tersebut memang bisa berakibat fatal bahkan menyebabkan kematian.
Hal itu dikatakan oleh Dokter Spesialis Ortopedi yang juga Sekjen Perhimpunan Ahli Bedah Ortopedi Indonesia (PABOI), Dr Moh. Adib Khumaidi, SpOT.
"Ini bukan bahaya lagi. Fatal bisa menyebabkan kematian dan kecacatan/kelumpuhan akibat cedera tulang belakang," ujar Adib saat dihubungi Kompas.com, Minggu (16/2/2020), dikutip TribunJabar.id.
Ternyata, challenge itu berbahaya lantaran bagian kepala, leher, atau punggung yang kena benturan bisa menyebabkan efek serius.
Jika benturan terjadi di area kepala bisa menyebabkan perdarahan di otak.
Lalu, jika benturan di leher, dapat mengakibatkan cedera vertebra cervical.
Cedera tersebut dapat mengakibatkan kelumpuhan otot pernafasan dan mengakibatkan kematian karena gagal nafas.
• Fakta Meninggalnya Wawalkot Kediri Lilik Nining Muhibah, Kondisi Terakhir sebelum Dinyatakan Tewas
Kemudian, jika mengalami benturan di punggung, dapat terjadi patah tulang pada vertebra thorakal dan lumbal, serta cedera medulla spinalis yang bisa mengakibatkan kelumpuhan.
Adib pun mengimbau agar masyarakat tak melakukan tantangan tersebut.
Hal senada juga dikatakan oleh Dokter Spesialis Bedah Ortopedi dari Departemen Medik Orthopaedi dan Traumatologi Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Prof. DR. dr. Achmad Fauzi Kamal, SpOT(K).
Ia mengatakan, skull breaker challenge juga bisa menyebabkan diskolasi.
"Kalau kematian mendadak, karena cedera otak atau dislokasi cervical 1-cervical 2 atau sekitarnya yang menyebabkan cedera sumsum tulang belakang sebagai kardiorespirasi (sistem jantung dan sistem pernapasan)," ujarnya.
Achmad juga mengatakan, skull breaker challenge dapat berujung kematian.
Hal itu terjadi karena korban mengalami benturan dengan benda keras.
"Untuk di tulang ekor (jatuh duduk), bila tulangnya kuat kemungkinan tidak berdampak lumpuh. Tapi, bila tulangnya ada kelainan, gaya benturannya akan menyebabkan fraktur pada tulang yang ada kelainan dengan atau tanpa cedera saraf," ujar dia.
(TribunJabar.id/ Yongky Yulius)
Artikel ini telah tayang di tribunjabar.id dengan judul Jangan Ditiru, Skull Breaker Challenge yang Viral di TikTok Berbahaya, Bisa Berujung pada Kematian
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/skull-breaker-challenge-bisa-berujung-pada-kematian.jpg)