Breaking News:

Kabinet Jokowi

70,1 Persen Publik Puas pada Kinerja Jokowi, Beda dengan Ma'ruf Amin yang Ada di Bawah Jusuf Kalla

Hasil survei Indo Barometer, kepuasan publik terhadap 100 hari pemerintahan Jokowi sebesar 70,1%, terbagi 12,3 persen sangat puas, 57,8% cukup puas.

Editor: Ananda Putri Octaviani
Setkab RI/JAY/Humas
Presiden Jokowi saat memberikan arahan pada Sidang Kabinet Paripurna, di Istana Negara,Jakarta, Senin (6/1) siang. 

TRIBUNNEWS.COM - Lembaga survei Indo Barometer merilis hasil survei kepuasan terhadap kinerja 100 hari pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin.

Hasil survei ini menunjukkan adanya peningkatan kepuasan publik terhadap kinerja Jokowi.

Hal ini menurut dari hasil survei yang dilakukan oleh lembaga survei Indo Barometer pada 9 hingga 15 Januari 2020 yang dilansir dari YouTube metrotvnews, Senin (17/2/2020).

Prabowo Menteri Terpopuler dan Terbaik Versi Indo Barometer, Pilihan Terima Tawaran Jokowi Tepat?

Dalam hasil tersebut, tingkat kepuasan terhadap Presiden Jokowi sebesar 70,1 persen.

Dimana itu terbagi dari 12,3 persen menyatakan sangat puas dan 57,8 persen responden cukup puas.

Sementara responden yang tidak puas sebanyak 27,4 persen.

Tingkat kepuasan tersebut tentu lebih besar jika dibandingkan dengan 100 hari pemerintahan Jokowi di periode pertama.

Menurut survei Indo Barometer pada lima tahun lalu, tingkat kepuasan kepada Jokowi sebesar 57,5 persen.

Sedangkan yang tidak puas mencapai 37,5 persen.

e
 (YouTube metrotvnews)

Sudjiwo Tedjo Minta Jokowi Jangan Takut pada Partai: Jangan Takut Copot Menteri, Aku di Belakangmu

Untuk diketahui, empat alasan terbesar publik menilai kinerja Jokowi bagus adalah kerja nyata, ketegasan, pengalaman, dan keberanian.

Kendati demikian, tingkat kepuasan terhadap Wakil Presiden Ma'ruf Amin berada jauh di bawah Jokowi.

Tingkat kepuasan publik terhadap wakil presiden saat ini hanya 49,6 persen, sementara yang tidak puas sebesar 37,5 persen.

Bahkan kepuasan kinerja Wapres Ma'ruf Amin lebih rendah dibanding Wapres sebelumnya yakni Jusuf Kalla.

Pada 100 hari pertama tingkat kepuasan terhadap kinerja Jusuf Kalla 53,3 persen, sedangkan yang tidak puas 38,8 persen.

Adapun rincian hasil survei 100 hari pemerintahan Jokowi di periode baik di periode kedua maupun pertama. 

Rocky Gerung Tertawa Bandingan Sri Mulyani di Era SBY dan Jokowi: Dulu Dapat Pujian, Sekarang Stres

Dilantik 5 Oktober 2019, survei dilakukan pada 9-15 Januari 2020.

Tingkat kepuasan publik atas kinerja Presiden Jokowi di 100 hari periode kedua, sangat puas 12,3%, Cukup puas 57,8%, Kurang puas 25,1%, Tidak puas sama sekali 2,3% dan Tidak menjawab 2,6%.

Tingkat kepuasan publik atas kinerja Wapres Ma'ruf Amin, sangat puas 5,9%, cukup puas 43,7%, kurang puas 32,7, tidak puas 4,8%, tidak tahu 12,9

Sementara untuk hasil survei terhadap 100 hari pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla lima tahu lalu sebagai berikut.

Dilantik Oktober 2014 survei dilakukan pada 15-25 Maret 2015

Tingkat kepuasan publik atas kinerja Presiden Jokowi di 100 hari periode pertama, sangat puas 3,2%, cukup 54,3%, kurang puas 33,8%, tidak puas sama sekali 3,7%, tidak menjawab 5,0%.

Semantara tingkat kepuasan publik atas kinerja Wapres Jusuf Kalla, sangat puas 2%, cukup puas 51,3%, kurang puas 34,7%, tidak puas 4,1%, tidak menjawab 7,9%.

Di sisi lain menurut Direktur Eksektif Indo Barometer, M Qadari menyebut sektor perekonomian masih menjadi masalah utama Indonesia sejak kepemimpinan Presiden Jokowi dari periode pertama hingga kedua ini.

"Kalau kita lihat masalah yang penting di maysarakat ketika ditanya itu memang masih dominan isu ekonomi," ujarnya yang dilansir dari YouTube metrotvnews, Senin (17/2/2020).

Masyarakat dinilai tidak berubah dalam isu yang dianggap penting sejak lima tahun lalu.

"Jadi ditanya isu apa yang paling penting, ekonomi, pengangguran, harga sembako mahal," imbuhnya.

"Ini lima tahun yang lalu dengan sekarang masih sama," kata Qadari.

Sehingga dengan adanya survei ini, Qadari menyebut Presiden Jokowi harus segera mengatasi persoalan tersebut.

"Jadi saya kira dengan temuan ini maka tantangan dalam lima tahun kedepan adalah menyelesaikan persoalan ekonomi," ujarnya.

Posisi Menteri Kabinet Indonesia Maju

s

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto (Theresia Felisiani)

Pada posisi menteri, Lebaga survei Indo Barometer mencatat, Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto menjadi mentri yang paling dikenal publik.

Tak hanya itu, Menteri Pertahanan RI ini juga menempati urutan pertama dengan menteri yang memiliki kinerja bagus.

Dikutip dari Tribunnews, berdasarkan hasil survei dari Indo Barometer, 10 menteri yang paling dikenal oleh publik adalah Prabowo Subianto (18,4%), Sri Mulyani Indrawati (10,6%), Erick Thohir (8,2%).

Kemudian, Mohammad Mahfud MD (7,9%), Nadiem Anwar Makarim (5,3%), Luhut B Panjaitan (5,2%), Tito Karnavian (5%), Moeldoko (3,2%), Edy Prabowo (2,5%), Pramono Anung (2,2%).

Adapun, 10 menteri yang dinilai publik mempunyai kinerja bagus adalah Prabowo Subianto (26,8%). Kemudian Sri Mulyani Indrawati (13,9%), Erick Thohir (12,6%), Mohammad Mahfud MD (7,3%).

Ungkit Kampanye Pemilu, Rocky Gerung Soroti Kartu Gratis yang Dijanjikan Jokowi: Mending Kasih Uang

Lalu, Nadiem Anwar Makarim (5,2%), Basuki hadi muljono (1,8%), Syahrul yasin Limpo (1,4%), Muhammad Tito Karnavian (1,4%), Muhadjir Effendy (0,9%), dan Luhut B Panjaitan (0,9%).

Menurut Qadari, ketenaran yang dimiliki oleh Prabowo dinilai bukan sesuatu yang mengejutkan.

"Wajar ya, Pak Prabowo (Subianto) paling terkenal. Dia sudah tiga kali nyapres," ujarnya.

Kendati demikian Qadari menilai keputusan tersebut sangat tepat.

"Jadi keputusan politik Pak Prabowo tepat ya," kata Qadari.

"Panggung politik tampaknya terus bertahan sampai 2024," imbuhnya.

(Tribunnews.com/Isnaya Helmi Rahma/Glery Lazuardi)

Sumber: Tribunnews.com
Tags:
Indo BarometerKabinet Jokowi100 Hari Jokowi-Maruf Amin
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved