Virus Corona
Pengakuan WNI yang Pulang setelah Diobservasi di Natuna: Tidak Ada Kata Tidak Boleh Keluar
Lestari, seorang Warga Negara Indonesia (WNI) dari Wuhan mengungkap pengalaman menjadi peserta observasi selama 14 hari di Natuna, Kepulauan Riau.
Editor: Tiffany Marantika Dewi
TRIBUNWOW.COM - Lestari, seorang Warga Negara Indonesia (WNI) dari Wuhan mengungkap pengalaman menjadi peserta observasi selama 14 hari di Natuna, Kepulauan Riau.
Menurut perempuan yang akrab disapa Yuli ini, aktivitas di Natuna selama observasi sangat menyenangkan.
Bahkan, ia menyebut seluruh pihak sangat membantu dalam proses observasi.
Hal itu disampaikan Yuli di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Sabtu (15/2/2020).
"Fun ya, kami senang, happy banget," ujar Yuli.
Bahkan, Yuli menyebut berat badannya naik selama menjalani observasi.
• 285 WNI Eks Observasi dari Natuna Dijamin WHO Bebas Virus Corona: Mereka Telah Melalui Prosedur
Sebab, makanan sehat selalu tersedia.
"Berat badan kami naik karena memang masa observasi untuk meningkatkan kualitas kesehatan kami, dan memang sangat diperhatikan."
"Tiap hari diperiksa. Bapak-bapak TNI baik banget."
"Makan tiga kali sehari, sore juga ada."
"Olahraga pagi, sore," ungkap Yuli.
Yuli pun menceritakan pengalaman selama terkurung di Wuhan, Cina.
Menurutnya, Pemerintah Cina tidak melarang untuk beraktivitas di luar.
Namun, meminta warga mengurangi aktivitas di tempat umum untuk mencegah penyebaran virus corona.
"Jadi kami jaga diri aja."
"Dan tidak ada kata tidak boleh keluar, tapi kita dianjurkan mengurangi aktivitas di luar rumah," jelas Yuli. (*)
Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul "BERAT Badan Naik, WNI Peserta Observasi di Natuna: Bapak-bapak TNI Baik Banget".