Kabinet Jokowi

Sebut Fungsi Menko Kabinet Jokowi-Ma'ruf Tak Efektif, Effendi Simbolon: Akhirnya Tidak Penting Juga

Politisi PDI Perjuangan Effendi Simbolon menilai tidak perlu ada menteri koordinator (menko) dalam kabinet Jokowi-Ma'ruf Amin.

Tribunnews.com
Politisi PDI Perjuangan (PDIP), Effendi Simbolon Senin (19/8/2019. Terbaru, Effendi Simbolon mengkritik fungsi Menko dalam Kabinet Jokowi-Ma'ruf, Sabtu (8/2/2020). 

TRIBUNWOW.COM - Politisi PDI Perjuangan Effendi Simbolon menilai tidak perlu ada menteri koordinator (menko) dalam kabinet Joko Widodo  (Jokowi)-Ma'ruf Amin.

Menurut dia, fungsi menko tidak terlalu efektif di dalam kabinet.

Harta Kekayaan Para Jenderal di Sekitar Jokowi, Ada Prabowo, Luhut, hingga Tito, Lihat Selisihnya

"Fungsi menko juga saya kira tidak terlalu efektif kecuali memperpanjang birokrasi yang akhirnya tidak penting juga begitu."

"Kalau (pemerintah) mau lari kencang, enggak perlu ada menko," ujar Effendi dalam diskusi bertajuk '100 Hari Kabinet Jokowi-Ma'ruf' di Gondangdia, Jakarta Pusat, Sabtu (8/2/2020).

Dengan begitu, kata Effendi, menteri-menteri bisa menerapkan kebijakannya secara langsung.

Ia menilai, saat ini menteri bingung akan bertanggungjawab kepada siapa.

"(Bertanggungjawab) ke Wakil Presiden tetapi kok via menko?, atau ke Presiden. Atau ke mana? Atau ke KSP, " tutur Effendi.

Hal ini, lanjut dia, bertentangan dengan kondisi kementerian-kementerian saat ini yang berjalan dengan diskresi masing-masing.

Ungkap Prabowo Bilang Enak Kerja dengan Jokowi, Luhut Pandjaitan: Wo, Terusin Saja

Sementara itu, pada awal periode kedua, Presiden Jokowi sudah menegaskan bahwa tidak ada lagi visi-misi menteri.

Melainkan yang ada adalah visi-misi Presiden.

"Saya kira kita juga harus menempatkan dulu arti visi dan misi. Karena kadang-kadang mungkin antar menterinya presiden ga tahu juga visi dan misi," tambahnya.

(Kompas.com/Dian Erika Nugraheny)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Politisi PDI-P Sebut Fungsi Menko dalam Kabinet Jokowi-Ma'ruf Tak Efektif"

Ikuti kami di
Editor: Lailatun Niqmah
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved