Tips Kesehatan

Dokter Spesialis Paru Jelaskan Virus Corona: Sudah Teridentifikasi dan Makin Banyak Orang Terinfeksi

Dokter Spesialis Paru-paru RS Persahabatan Jakarta, Erlina Burhan, menjelaskan virus corona tidak sefatal virus SARS.

Capture Youtube KompasTV
Dokter Spesialis Paru, Erlina Burhan, menjelaskan virus corona, dalam tayangan KompasTV, Kamis (23/1/2020). 

Menurut Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes, Anung Sugihantoro, selama ini ada tiga vaksin pneumonia yang ada di Indonesia.

Ketiga vaksin tersebut adalah Vaksin Pneumokokus (PCV) 10 dengan merek dagang Synflorix, PCV 10 (merek dagang Pneumosil), dan PCV 13 (merek dagang Prevnar).

Meskipun demikian, hanya vaksin PCV Synflorix dan PCV 13 Prevnar yang memiliki izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Ketiga vaksin tersebut juga belum dapat mencegah penyakit yang disebabkan coronavirus jenis baru itu.

"Karena teman-teman sebagian sudah menanyakan ke saya. Pak, 'kan sudah ada vaksin, boleh tidak kita vaksin dulu? Tapi vaksinnya itu tidak cocok, jadi stereotype tidak cocok dengan novel coronavirus (nCoV). Saya menuliskan tidak untuk mencegah novel coronavirus," kata Anung Sugihantoro, Senin (20/1/2020).

Karena belum ada pencegahnya, Anung mengimbau agar masyarakat selalu waspada saat bepergian ke China meskipun sudah mendapat vaksin PCV di Indonesia.

Selain itu, ia juga meminta agar masyarakt memperhatikan pengumuman otoritas kesehatan setempat tentang tempat-tempat yang berpotensi menyebarkan virus, seperti pasar hewan.

Menurut Anung, Kemenkes akan melakukan simulasi kesiapan antarsektor untuk mengantisipasi apabila coronavirus masuk ke wilayah Indonesia.

(TribunWow.com/Brigitta Winasis)

 
Ikuti kami di
Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Claudia Noventa
Sumber: TribunWow.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved