Kabar Tokoh

Soal Penculikan WNI di Malaysia, Mahfud MD Sebut Bukan Pertama Kali Terjadi: Capek Kalau Ada Lagi

Menko Polhukam Mahfud MD mengatakan ingin membahas solusi jangka panjang terkait penculikan WNI.

Soal Penculikan WNI di Malaysia, Mahfud MD Sebut Bukan Pertama Kali Terjadi: Capek Kalau Ada Lagi
Capture Youtube KompasTV
Menko Polhukam Mahfud MD menyebutkan ingin mencari solusi jangka panjang dari penculikan WNI oleh Kelompok Abu Sayyaf, Rabu (22/1/2020). 

TRIBUNWOW.COM - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengatakan ingin membahas solusi jangka panjang terkait penculikan warga negara Indonesia (WNI).

Dilansir TribunWow.com, penculikan WNI di wilayah Sabah, Malaysia pada Kamis (16/1/2020) dilakukan oleh kelompok Abu Sayyaf.

Menurut Mahfud, penculikan di wilayah tersebut bukan hanya terjadi sekali saja, melainkan sudah beberapa kali.

Lima Awak Kapal WNI Diculik di Perairan Malaysia saat Tangkap Ikan dengan Kapal Kayu

"Kita masih bicarakan, lah, langkah-langkahnya. Karena kita ingin menyelesaikan bukan sekadar yang lima itu," kata Mahfud, dalam tayangan KompasTV, Rabu (22/1/2020).

"Karena sudah terjadi berkali-kali 'kan. Nanti yang lima selesai, capek kita (kalau) ada lagi," lanjutnya.

Ia menyebutkan pembahasan sudah dilakukan untuk mengatasi masalah itu.

Tindakan pengintaian di daerah yang rawan penculikan tersebut juga sudah dilakukan oleh aparat keamanan.

"Kita sedang akan membicarakan itu dalam waktu dekat. Tapi pengintaian terus dilakukan sebagai kegiatan rutin dari aparat kita, kerja sama kita," jelas Mahfud.

Menurut Mahfud, Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) sudah berkoordinasi dengan negara-negara lain yang bersangkutan.

"Kementerian Luar Negeri sudah melakukan kontak-kontak dengan Filipina dan Malaysia," katanya.

Setelah Serangan di Irak, Dubes RI Pastikan WNI Aman: Hubungi Crisis Center jika Butuh Bantuan

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Ananda Putri Octaviani
Sumber: Kompas TV
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved