Breaking News:

Konflik RI dan China di Natuna

Ungkit Konflik Natuna, Rocky Gerung Sayangkan Pengusiran Kapal China: Pencuri Harusnya Ditangkap

Pengamat Politik Rocky Gerung kembali mengungkit konflik Indonesia dan China di perairan Natuna.

YouTube Rocky Gerung Official
Pengamat Politik Rocky Gerung dalam kanal YouTube Rocky Gerung Official, Sabtu (18/1/2020). 

"Karena itu masalahnya bukan Natuna tapi tenaga kerja asing dari Tiongkok yang jadi problem di seluruh Indonesia," kata Rocky.

"Nah isu itu enggak mau diangkat oleh pemerintah karena isu itu lebih berbahaya secara ekonomi."

Kembali menyinggung soal Natuna, Rocky menjelaskan logika soal Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) yang dilanggar China.

"Jadi pemerintah ambil resiko main di Natuna, padahal kalau kita belajar hukum internasional wilayah kedaulatan kita itu memang cuma 12 mil," ucapnya.

"Selebihnya ada laut bebas tapi kita punya hak untuk mengolah itu, itu disebut Zona Ekonomi Eksklusif karena kita negara berdaulat."

Lebih lanjut, Rocky menyinggung pengusiran kapal China dari perairan Natuna oleh kapal perang Indonesia.

"Jadi negara berdaulat diberi hak untuk mengelola 200 mil, tapi kedaulatan kita tetap 12 mil itu," ucap Rocky.

"Sekarang masalahnya dia mencuri ikan, lalu kapal perang kita mengusir dia."

Menurutnya, kapal China lebih layak ditangkap daripada hanya diusir dari wilayah Natuna.

"Loh, pencuri itu harusnya ditangkap bukan diusir, gitu," ujarnya.

"Kan itu logikanya kan, jadi bukannya ditangkap malah diusir."

Hal itu berkenaan dengan tindakan kapal China yang mencuri ikan di wilayah Natuna.

"Karena ini bukan soal kedaulatan, ini soal pencurian.," ungkapnya.

"Pencuri di Zona Ekonomi Eksklusif."

Simak video berikut ini menit 18.40:

Halaman
1234
Tags:
Rocky GerungKonflik RI dan China di NatunaChinaNatunaPrabowo SubiantoMahfud MD
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved