Breaking News:

Gempa Bumi

BREAKING NEWS - Sukabumi Diguncang Gempa 5,0 SR, Terasa hingga Cimahi

Gempa bumi magnitudo 5,0 SR mengguncang Sukabumi Jawa Barat, BMKG nyatakan gempa tidak berpotensi tsunami.

Penulis: anung aulia malik
Editor: Lailatun Niqmah
Instagram/infobmkg
gempa bumi di sukabumi, Kamis (26/12/2019) 

TRIBUNWOW.COM -  Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), mencatat ada gempa bumi dengan kekuatan sebesar 5,0 magnitudo di Kabupaten Sukabumi.

Dikutip dari akun twitter BMKG, @infoBMKG, pusat gempa berada di laut, 121 km Tenggara Kabupaten Sukabumi dengan kedalaman 10 km.

Gempa terjadi pada Kamis (26/12/2019) pukul 14.22 WIB.

Viral Foto Retakan Permukaan Air Laut Disebut Pertanda Gempa Besar, BMKG Pastikan Hoaks

Gempa dirasakan di daerah Sukabumi dengan skala III-IV MMI (Modified Mercalli Intensity), getaran terasa nyata.

Sedangkan di Pangalengan dan Cimahi berada di skala II MMI, terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu.

Berdasarkan Skala MMI (Modified Mercalli Intensity), beginilah gambaran keadaan yang dirasakan seseorang terhadap guncangan gempa, dikutip dari situs BMKG:

I MMI

Getaran tidak dirasakan kecuali dalam keadaan luar biasa oleh beberapa orang

II MMI

Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

III MMI

Getaran dirasakan nyata dalam rumah.

Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu.

IV MMI

Pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderik dan dinding berbunyi.

V MMI

Getaran dirasakan oleh hampir semua penduduk, orang banyak terbangun, gerabah pecah, barang-barang terpelanting, tiang-tiang dan barang besar tampak bergoyang, bandul lonceng dapat berhenti.

VI MMI

Getaran dirasakan oleh semua penduduk. Kebanyakan semua terkejut dan lari keluar, plester dinding jatuh dan cerobong asap pada pabrik rusak, kerusakan ringan.

VII MMI

Tiap-tiap orang keluar rumah. Kerusakan ringan pada rumah-rumah dengan bangunan dan konstruksi yang baik. Sedangkan pada bangunan yang konstruksinya kurang baik terjadi retak-retak bahkan hancur, cerobong asap pecah. Terasa oleh orang yang naik kendaraan.

VIII MMI

Kerusakan ringan pada bangunan dengan konstruksi yang kuat. Retak-retak pada bangunan degan konstruksi kurang baik, dinding dapat lepas dari rangka rumah, cerobong asap pabrik dan monumen-monumen roboh, air menjadi keruh.

IX MMI

Kerusakan pada bangunan yang kuat, rangka-rangka rumah menjadi tidak lurus, banyak retak. Rumah tampak agak berpindah dari pondamennya. Pipa-pipa dalam rumah putus.

X MMI

Bangunan dari kayu yang kuat rusak,rangka rumah lepas dari pondamennya, tanah terbelah rel melengkung, tanah longsor di tiap-tiap sungai dan di tanah-tanah yang curam.

XI MMI

Bangunan-bangunan hanya sedikit yang tetap berdiri. Jembatan rusak, terjadi lembah. Pipa dalam tanah tidak dapat dipakai sama sekali, tanah terbelah, rel melengkung sekali.

XII MMI

Hancur sama sekali, Gelombang tampak pada permukaan tanah. Pemandangan menjadi gelap. Benda-benda terlempar ke udara.

(TribunWow.com/Anung Malik)

Sumber: TribunWow.com
Tags:
Gempa BumiSukabumiCimahi
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved