Breaking News:

Pilkada Serentak 2020

Pilkada Solo: Rico Marbun sebut Gibran Rakabuming Harus Bisa Yakinkan Publik terkait Kompetensinya

Sosok Gibran Rakabuming disebut masih terpengaruh dengan rekam jejak sang Ayah, Joko Widodo (Jokowi) dalam Pilkada mendatang.

Penulis: Fransisca Krisdianutami Mawaski
Editor: Lailatun Niqmah
YouTube KOMPASTV
Gibran Rakabuming diminta oleh Direktur Eksektuif Median Rico Marbun untuk meyakinkan publik mengenai kompetensinya. 

TRIBUNWOW.COM - Direktur Eksekutif Lembaga Riset Media Survei Nasional (Median) Rico Marbun mengatakan, sosok bakal calon Wali Kota (balwalkot) Solo Gibran Rakabuming masih terbayang oleh Joko Widodo (Jokowi).

Elektabilitas Gibran disebut oleh Rico masih dipengaruhi oleh kedekatan emosional warga Solo terhadap Jokowi.

Menurut Rico, hal ini dikarenakan pengaruh rekam jejak Jokowi masih kuat di Kota Solo, seperti dikutip dalam tayangan Kompas Tv, Selasa (17/12/2019).

 

Elektabilitas Gibran Kalah dari Petahana Solo Achmad Purnomo, Peneliti Survei Ungkit Kekalahan Ahok

Namun, ia menyebut hal itu dapat merupakan dua sisi koin yang dapat berpengaruh positif dan juga negatif.

"Pengaruh positifnya adalah, warga Solo happy selama ini dengan rekam jejak pak Jokowi baik di Kota Solo maupun di level nasional."

"Sisi negatifnya, kalau ternyata terjadi kapitalisasi yang terlalu berlebihan terhadap track record-nya pak Jokowi, sementara kita tidak menginginkan situasi ekonomi di nasional memburuk, itu dapat berpengaruh pada elektabilitas Gibran," beber Rico.

Untuk itu Rico menyarankan Gibran untuk dapat berdiri sendiri tanpa pengaruh dari sang ayah.

"Gibran harus lepas dari bayang-bayang keberhasilan pak Jokowi sebagai presiden," ujar Rico.

Rico Marbun sebelumnya juga menyebutkan mengenai sejumlah faktor yang dapat memengaruhi  pemilih ketika menjatuhkan pilihannya terhadap calon pimpinan daerah mereka.

"Nah kalau kita bicara sesuai teori perilaku pemilih, biasanya pemilih menjatuhkan pilihannya kombinasi antara dua hal, yaitu pilihan secara rasional dan pilihan emosional."

"Faktor rasional itu orang memilih karena menghitung nilai-nilai kompetensi seseorang. Pilihan secara emosional biasanya seseorang memilih berdasarkan faktor kedekatan," beber Rico.

Tanggapan Gibran Rakabuming soal Dirinya yang Kalah Elektabilitas dari Achmad Purnomo: Agak Berbeda

Hal tersebut juga terjadi pada proses penilaian elektabilitas dua calon kandidat pemimpin Kota Solo ini.

Achmad Purnomo dan Gibran Rakabuming merupakan dua bakal calon Wali Kota Solo yang datang dari latar belakang berbeda.

Rico menyebut mereka juga dipilih responden berdasarkan faktor rasional dan emosional.

"Sebagian besar orang memilih pak Achmad Purnomo karena beliau dianggap berpengalaman, hampir separuhnya begitu," terang Rico.

"Nah ini berbeda dengan Gibran. Gibran ini urutan nomor satu dan nomor dua dari alasan orang memilihnya itu karena alasan yang sifatnya non rasional."

"Yang pertama, dia dianggap muda dan yang kedua dia anak presiden."

"Baru yang ketiga itu yang ada hubungannya dengan faktor kompetensi, yaitu dianggap sebagai pengusaha atau entrepreneur yang kreatif," terang Direktur Eksekutif Median ini.

Menurutnya, Gibran bisa menaikkan tingkat ketertarikan publik padanya dengan melakukan sebuah hal.

"Gibran dapat mengejar ketertinggalannya apabila menyelesaikan satu masalah, yaitu meyakinkan orang bahwa dia kompeten," papar Rico.

Terlebih saat ini publik masih menaruh kepercayaannya pada petahana Achmad Purnomo, yang mendapat elektabilitas mendekati angka 50 persen.

Lihat video selengkapnya mulai menit ke 3.05:

Lembaga Survei Median Sebut Gibran Rakabuming Raka Bisa Tingkatkan Elektabilitas dengan Hal ini

Elektabilitas di Bawah Achmad Purnomo

Hasil survei dari lembaga riset Media Survei Nasional (Median), menunjukkan elektabilitas Bakal Calon Wali Kota Solo Gibran Rakabuming masih berada di bawah calon petahana, Achmad Purnomo.

Hal ini diungkapkan Direktur  Eksekutif Median Rico Marbun seperti yang dilansir TribunWow.com dari Kompas.com, Senin (16/12/2019).

"Elektabilitas ini diukur berdasarkan dua metode. Pertama, pertanyaan terbuka. Kedua, metode pertanyaan tertutup, " ujar Rico dalam pemaparan rilis survei "Pilkada Kota Solo: Mengukur Elektabilitas di Tengah Isu Dinasti Politik", di Cikini, Jakarta Pusat, Senin (16/12/2019).

Rico kemudian menjelaskan mengenai mekanisme dari survei ini.

Pada metode pertanyaan terbuka, pihak Median mengajukan pertanyaan mengenai siapa sosok calon wali kota yang pas untuk memimpin Kota Solo.

Lewat metode ini, responden diperbolehkan memberikan jawaban siapa saja (berdasarkan top of mind).

"Hasilnya, elektabilitas kandidat petahana, yakni Achmad Purnomo tercatat mencapai 40,9 persen. Sementara itu, elektabilitas Gibran Rakabuming Raka hanya sebesar 19,1 persen," lanjut Rico.

Sisanya, yakni sebanyak 30,5 persen menyatakan tidak memberikan jawaban.

Lalu dengan metode kedua atau pertanyaan tertutup, Median menyampaikan 18 nama kandidat calon wali kota Solo.

Hasilnya, terdapat tiga nama yang menduduki posisi teratas  dengan elektabilitas tertinggi jika menggunakan metode kedua ini.

"Elektabilitas petahana Achmad Purnomo masih unggul dengan meraih 45 persen suara. Sementara itu, elektabilitas Gibran tercatat sebesar 24,5 suara," ungkap Rico.

Selain Achmad Purnomo dengan Gibran Rakabuming Raka, ada nama lain yang dipilih masyarakat Solo dan mempunyai elektabilitas di bawah mereka.

Dia adalah Ketua DPRD Kota Solo, Budi Prasetyo yang meraih 7,3 persen suara.

Rico mengungkapkan, dengan merujuk kepada dua metode di atas, ekskalasi dalam bursa pencalonan wali kota Solo masih berkisar antara dua calon, yakni Achmad Purnomo dan Gibran Rakabuming Raka.

"Ada nama-nama lain tetapi elektabilitasnya tidak sebesar kedua nama di atas, " tegas Rico.

Survei ini mengambil sebanyak 800 sampel  responden yang berasal dari masyarakat Solo yang sudah mempunyai hak pilih.

Sampel dipilih secara acak, dengan teknik multistage random sampling dan proporsional atas populasi kecamatan dan gender.

Margin of error dalam survei ini tercatat sebesar +/- 3,5 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

(TribunWow.com/Fransisca Mawaski)

Tags:
Gibran Rakabuming RakaPilkada SoloPilkada Serentak 2020
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved