Terkini Nasional
UN Dihapus Mendikbud Nadiem Makarim, Pengamat Pendidikan: Akan Terjadi Banyak Kemerdekaan
Pengamat pendidikan menilai hal yang dilakukan Nadiem Makarim untuk menghapus UN sudah tepat.
Penulis: Fransisca Krisdianutami Mawaski
Editor: Lailatun Niqmah
Selain itu, Ledia juga mengatakan guru harus mampu mengaitkan satu pelajaran dengan pelajaran yang lain.
Hal ini dikarenakan aturan yang sudah ada dalam kurikulum terbaru.
"Sebab tematik yang ada di kurikulum 2013 itu sudah oke," ucap Ledia.
"Cuma masalahnya bisa enggak menggerak semuanya."
Soal kemerdekaan belajar yang menjadi program Mendikbud juga disinggung oleh Ledia.
"Dalam merdeka belajar itu harus ada toolsnya dulu, jangan sampai salah memaknai, nanti fatal akibatnya," kata Ledia.
Apabila guru tidak menguasai konsep yang ditetapkan oleh Nadiem Makarim, maka akan berakibat pada siswa.
"Guru bingung, siswa tidak optimal, enggak dapat yang dimaksudkan," papar Ledia.
Lihat video selengkapnya mulai menit ke 4.21:
• Dukung Nadiem Hapus UN, Muhadjir Effendy: Yang Penting Niat Harus Baik, Bukan untuk Gagah-gagahan
Jangan Hanya Berganti Nama Saja
Sementara itu dilansir dari laman Kompas.com, Rabu (11/12/2019), Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) juga turut menanggapi tindakan Nadiem Makarim tersebut.
Pernyataan ini disampaikan oleh Wakil Sekretaris Jenderal FSGI Satriwan Salim.
Satriwan mengatakan pihaknya berharap keputusan ini tidak hanya berganti nama saja.
"Yang kami harapkan bukan berganti nama saja, tetapi berganti format, berganti kedudukan, berganti tujuan dan fungsi," jelas Satriwan.
Selain itu, Satriwan juga mengatakan terkait dengan ujian, Kemendikbud dapat merujuk pada hasil penilaian dari PISA 2018.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/pengamat-pendidikan-budi-trikorayanto.jpg)