Terkini Nasional
UN Dihapus Mendikbud Nadiem Makarim, Pengamat Pendidikan: Akan Terjadi Banyak Kemerdekaan
Pengamat pendidikan menilai hal yang dilakukan Nadiem Makarim untuk menghapus UN sudah tepat.
Penulis: Fransisca Krisdianutami Mawaski
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Gebrakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim untuk menghapus Ujian Nasional (UN) mengundang sejumlah pihak untuk berkomentar.
Satu di antaranya adalah pengamat pendidikan Budi Trikorayanto seperti yang dikutip dari tayangan Sapa Indonesia Malam, Rabu (11/12/2019).
Dilansir TribunWow.com, Budi mengatakan dengan dihapusnya UN akan membawa dampak dan perubahan bagi kalangan pendidikan.
• Mendikbud Nadiem Makarim Pastikan 2020 Jadi Tahun Terakhir Pelaksanaan UN
Dalam hal ini pihak yang terkena dampak tersebut adalah para siswa dan juga guru.
"Akan terjadi banyak kemerdekaan, guru bisa lebih berkreasi tidak hanya fokus hanya untuk UN," ujar Budi.
"Tidak hanya membaca kisi-kisi dari UN dan sebagainya."
Sementara dampak untuk para siswa sendiri Budi mengatakan dengan program yang akan diterapkan nanti, murid-murid ini akan lebih pintar.
Budi menilai, dengan ketiadaan beban dalam belajar akan membuat anak lebih bisa menyerap materi yang disampaikan oleh guru.
"Anak yang merdeka, anak yang tidak berbeban, anak yang lebih bahagia akan lebih mampu menyerap pelajaran daripada anak yang tertekan," papar Budi.
Tanggapan Berbeda Fraksi PKS
Namun, anggota DPR RI Komisi X Fraksi PKS Ledia Hanifa berpendapat lain.
Menurutnya, dalam proses kemerdekaan belajar harus ada aturan yang mengatur juga.
Ia menilai untuk menjalankan program ini maka juga harus ada kesiapan dari pihak guru.
"Guru itu harus menjadi pendidik yang membekali anak, bagaimana learning to how to learn, bagaimana caranya belajar untuk belajar," ujarnya.
"Supaya nanti kalau misalnya ada beberapa kreasi atau apapun juga begitu dia melihat di lingkungan itu dapat menjadi pelajaran buat mereka," imbuh Ledia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/pengamat-pendidikan-budi-trikorayanto.jpg)