Kabinet Jokowi

Kartu Pra Kerja Disebut untuk Menggaji Pengangguran, Presiden Jokowi: Itu Keliru

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meluruskan soal maksud dan tujuan dari kartu untuk para pencari kerja itu.

YouTube Sekretariat Presiden
Presiden Jokowi luruskan penjelasan soal program Kartu Pra Kerja 

Airlangga lalu membeberkan soal 

"Pemerintah juga menyiapkan demand side-nya terkait dengan kebutuhan usaha terhadap pekerja, jadi baik itu dalam project strategis nasional maupun investor yang masuk di BKPM ataupun di kementerian-kementerian sektor atau bahkan project-project swasta," katanya.

Terkait waktu persiapan untuk program Kartu Pra Kerja,  Menko Perekonomian,berharap Peraturan Presiden (Perpres)dapat diselesaikan pada Desember ini.

Setelah terbitnya Perpres, prgram ini diharapkan dapat diimplementasikan pada 2020 mendatang.

"Bulan Januari, pemerintah akan menyiapkan project management office atau PMO, kemudian di bulan Februari diharapkan sudah ada penjelasan publik dalam bentuk website," ujar Airlangga

“Kemudian bulan Maret dan awal April akan ada pilot atau uji coba di dua kota, rencananya di Jakarta dan di Bandung, dan basisnya adalah aplikasi."

"Di bulan April sampai Agustus adalah perluasan implementasi di berbagai kota dan launching daripada itu nationwide itu direncanakan di bulan Agustus,” jelasnya.

Untuk 7 juta peserta

Dalam program ini, pemerintah  akan membangun suatu learning ecosystem, kemudian lembaga pelatihannya, perbankannya.

"Kemudian dari segi providers dari pemerintah, dari employer-nya baik itu Kadin, Apindo maupun pengusaha," kata Airlangga.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Fransisca Krisdianutami Mawaski
Editor: Lailatun Niqmah
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved