Kabar Tokoh
Basmi Pengendara Nakal, Anies Baswedan akan Pasang Kamera Pengawas di Jalur Transjakarta
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan dirinya akan memasang kamera pengawas di sejumlah titik jalur Transjakarta
Penulis: anung aulia malik
Editor: Claudia Noventa
TRIBUNWOW.COM - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, tidak main-main dalam menertibkan pelanggaran lalu lintas di Jakarta.
Anies Baswedan telah bekerja sama dengan Polda Metro Jaya untuk memasang kamera pengawas di jalur Transjakarta guna kepentingan tilang elektronik.
Dikutip TribunWow.com dari akun resmi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, @aniesbaswedan, Jumat (6/12/2019), berdasarkan unggahan Anies Baswedan, dirinya telah berkomitmen untuk meningkatkan ketertiban lalu lintas DKI Jakarta.
• Temui Dubes Rusia, Anies Baswedan Tandatangani 4 Bidang Kerja Sama Jakarta-Moskow dalam Hal Ini
Pada caption yang ditulis dalam unggahan tersebut, ia mengatakan dirinya telah melakukan upaya peningkatan sistem tilang elektronik dengan Polda Metro Jaya.
Upaya tersebut dilakukan melalui peningkatan ruang lingkup Electronic Traffic Law Enforcement (ELTE) atau tilang elektronik.
Selain untuk menertibkan pelanggaran lalu lintas, hal tersebut juga dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat menggunakan transportasi publik.
Mulanya kamera pengawas untuk tilang elektronik hanya terdapat sebanyak 12 buah kamera di kawasan Sudirman Thamrin.
Rencananya, Anies Baswedan akan menambahkan sebanyak 57 kamera untuk meningkatkan tilang elektronik.
Kamera-kamera tersebut akan dipasang pada jalur-jalur Transjakarta.
Anies Baswedan dalam unggahan tersebut juga menjelaskan soal jumlah pelanggar yang berhasil ditindak pada tahun sebelumnya.
Ia mengatakan adanya tilang elektronik efektif mengurangi jumlah pelanggar sebanyak 27% dan berhasil raup denda tilang sebanyak Rp3,96 miliar.
Anies Baswedan berharap agar tilang elektronik di Jakarta dapat menjadi inspirasi bagi kota-kota lain di Indonesia.
• Ungkap Prediksi Pilpres 2024, Rocky Sebut Nama Anies Baswedan hingga AHY: Gue Maunya Ngatur Presiden
• Perbandingan Pesan Anies Baswedan di Reuni Akbar 212, Mulai dari Tahun 2017 hingga 2019
"Alhamdulillah, bersyukur bisa menjadi saksi sebuah peristiwa bersejarah bagi Indonesia.
Polda Metro Jaya memulai babak baru dalam modernisasi penertiban lalu lintas dan peningkatan pelayanan.
Inovasi baik ini didukung sepenuhnya dari APBD Pemprov DKI, sebuah kolaborasi antara Polda Metro Jaya dan Pemprov DKI.
Program ini dirancang saat Jendral Pol Idham masih menjabat Kapolda Metro Jaya, sejak saat itu kami sudah mendukung penuh.
Dan program baik ini diteruskan hingga tuntas terlaksana oleh Kapolda Irjenpol Gatot Pramono.
Pemprov DKI Jakarta juga mendukung kolaborasi bersama Polda Metro Jaya dan PT Transjakarta untuk meningkatkan cakupan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) atau tilang elektronik di wilayah Ibukota,
Dengan pemasangan di jalur busway dan jalan tol.
Kolaborasi bersama ini disebut sebagai ETLE Development Program, dilakukan bersamaan dengan peluncuran E-Drives, Aplikasi Satpam Mantap dan Aplikasi HELP Renakta.
Penduduk di Jakarta saat ini hanya 23% yang menggunakan kendaraan umum, dan sisanya 77% masih menggunakan kendaraan pribadi untuk sehari-hari.
Agar pengguna kendaraan pribadi mau pindah ke kendaraan umum, mengharuskan kenyamanan di kendaraan umum, terutama jalur TransJakarta yang steril.
Dengan adanya ETLE di jalur Transjakarta akan berdampak amat positif pada peningkatan jumlah pengguna kendaraan umum.
Saat ini terdapat 12 kamera ETLE di kawasan Sudirman Thamrin.
Kita akan menambahkan 57 kamera ETLE lagi di beberapa ruas jalan.
Selama setahun terakhir, sistem ETLE telah menindak 54.074 pelanggar lalu lintas, 25.459 pelanggar telah membayar denda, dan 28.615 pelanggar telah diblokir kendaraannya.
Melalui sistem ETLE, denda tilang telah disetor ke negara sebesar Rp3,96 miliar.
#ETLE telah mampu menurunkan jumlah pelanggar lalu lintas hingga 27%.
Alhamdulillah, Jakarta saat ini dinobatkan menjadi 1 dari 3 kota dengan perbaikan transportasi terbaik di dunia.
Kerja bersama kita menunjukkan hasil yang membanggakan.
Dan mari kita tunjukkan bahwa di Ibukota, kita bisa melakukan transformasi atas mobilitas penduduk kita.
Dan mudah-mudahan jadi inspirasi bagi kota lain dan negara-negara lain di dunia."
• Ganjar Pranowo Pamerkan Sepeda Brompton Miliknya setelah Kasus Ari Askhara Jadi Sorotan
(TribunWow.com/Anung Malik)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/gubernur-dki-jakarta-aniesb.jpg)