Terkini Nasional
Alasan Giant Tutup Seluruh Gerai Minimarket: Fokus pada Format dan Transformasi Bisnis
PT Hero Supermarket Tbk (HERO) berencana melakukan transformasimulti tahun untuk mengembangkan bisnis jangka panjang.
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNWOW.COM - PT Hero Supermarket Tbk (HERO) berencana melakukan transformasimulti tahun untuk mengembangkan bisnis jangka panjang.
Langkah ini mereka ambil seiring dengan pola belanja pelanggan yang terus berubah.
Beberapa strategi mereka lakukan.
Salah satu yang dilakukan selain melakukan konversi gerai Giant menjadi IKEA adalah Giant menutup beberapa gerai Giant miliknya, termasuk gerai Giant Mart.
• Bantah Ingin Rebut Anak Nikita Mirzani, Istri Sajad Ukra Tegaskan: Sajad Tak Pernah Ajukan Hak Asuh
Giant Mart merupakan format baru minimarket Ginat yang dikenalkan pada 2017 lalu.
"Sebelumnya kami punya tiga gerai Giant Mart dan sudah tutup karena sulit bersaing. Alasan kami tutup karena kami harus fokus pada format dan transformasi bisnis," ujar Gareth Glynne, Direktur HERO di Jakarta, Jumat (29/11/2019)
Asal tahu saja, Giant Mart diperkenalkan pertama kali pada 16 Agustus 2017 lalu dengan membuka gerai di Jakarta Barat.
Kemudian pada awal tahun 2018 perusahaan melakukan ekspansi penambahan dua gerai lainnya.
Hanya saja, pasar minimarket domestik memang sangat kompetitif.
• Mahfud MD Beberkan Alasan Beri Rekomendasi Grasi Annas Maamun: Pertimbangan Usia
• Mahfud MD Pertimbangkan Penerbitan Perpanjangan SKT FPI: FPI Punya Hak
Selain Indomaret milik PT Indomarco Prismatama yang jumlah gerainya sampai kuartal III 2019 mencapai 17.200 gerai, masih ada Alfa Mart milik PT Sumber Alfaria Trijaya, Alfamidi, dan Lawson.
"Kami ingin fokus dengan format yang ada, kami tidak mau main kesana. Jadi kami punya tiga gerai (Giant Mart) dan itu pun hanya trial, jadi kami tutup semua," lanjutnya.
Penutupan minimarket Giant merupakan "percobaan" gagal yang kesekian.
Sebelumnya, pada tahun 2015, HERO juga menutup seluruh operasional gerai convenience store Starmart miliknya.
Sebanyak 50 gerai Starmart kala itu ditutup dan sebagian besar gerainya dijual kepada PT Fajar Mitra Indah yang merupakan pemilik gerai Family Mart.
Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul Ini alasan Giant tutup seluruh gerai minimarket
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/giant-tutup.jpg)