Terkini Nasional
Eko Kuntadhi Singgung Ungkapan Habib Rizieq soal Presiden Ilegal, Begini Pembelaan Kuasa Hukum FPI
Pegiat media sosial, Eko Kuntadhi menyinggung soal pernyataan Pimpinan Front Pembela Islam, Habib Rizieq mengenai 'presiden ilegal'.
Penulis: Mariah Gipty
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
TRIBUNWOW.COM - Pegiat media sosial, Eko Kuntadhi menyinggung soal pernyataan Pimpinan Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq mengenai 'presiden ilegal'.
Hal itu diungkapkan Eko Kuntadhi di hadapan Kuasa Hukum FPI, Habib Ali Alatas di acara Apa Kabar Indonesia Pagi TV One pada Rabu, (27/11/2019).
"Saya simple saja, saya tanya sama Bang Ali, Bang Ali, kemaren Habib Rizieq itu ngomong tentang, presiden kita itu ilegal, setuju enggak pernyataan itu?," tanya Eko Kuntadhi seperti dikutip TribunWow.com dari Talk Show Tv One.
• Kuasa Hukum FPI Habib Ali Jelaskan soal Khilafah Versi Kelompoknya, Presenter Sempat Beri Pencegahan
"Setuju," jawab Habib Ali.
"Kalau setuju ngapain ngurus yang legal? Kalau presidennya ilegal menurut FPI kemudian pemerintahnya ilegal ngapain FPI ngurus-ngurus yang legal," cecar Eko.
Menjawab pertanyaan Eko, Habib Ali menegaskan bahwa pernyataan Habib Rizieq itu merupakan sikap politik bukan masalah hukum
"Nah itu kan ininya makanya, mencampuradukkan sikap politik dengan urusan hukum, itu artinya rancu," jelas Habib Ali.
"Bukan, bukan," bantah Eko.
Lantas, Habib Ali menegaskan lagi pernyataan Habib Rizieq itu merupakan sikap politik.
Terbukti FPI tetap membuat Surat Keterangan Terdaftar (SKT).
"Itu sikap politik Habib Rizieq tapi kita tetap dalam sebagai Indonesia negara hukum itu tetep buktinya kita tetep ini SKT tetep kita urus SKT," katanya.
Kemudian, Eko Kuntadhi membalas lagi, jika memang Habib Rizieq menilai pemerintahan ini ilegal mengapa mengurus SKT itu di ranah legal.
"Kalau presidennya ilegal, pemerintahannya ilegal, yang anda urus itu," kata Eko.
Habib Ali menegaskan, bahwa yang dimaksud Habib Rizieq soal pemerintah illegal itu sikap poltik yang berarti menjadi oposisi.
"Itu sikap politik, artinya Habib Rizieq ini mengambil sikap oposisi," jawab Habib Ali.