Breaking News:

Kabar Tokoh

Jadi Dirut PLN, Ini Daftar Harta Rudiantara, Miliki 42 Tanah dan Properti Senilai Rp 90 Miliar

Mantan Menkominfo Rudiantara miliki kekayaan sebesar Rp 106 miliar yang sebagian besar berupa tanah dan properti

Penulis: anung aulia malik
Editor: Lailatun Niqmah
(KOMPAS.com/ PRAMDIA ARHANDO JULIANTO)
Mantan Menkominfo Rudiantara miliki kekayaan sebesar Rp 106 miliar yang sebagian besar berupa tanah dan properti 

TRIBUNWOW.COM - Mantan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara, akan menjabat sebagai Direktur Utama PT Perusahaan Listrik Negara (PLN).

Hal tersebut dikonfirmasi oleh Sekretaris Kabinet Pramono Anung di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (25/11/2019).

Dilansir TribunWow.com dari Kompas.com, Senin (25/11/2019), berikut adalah data kekayaan mantan Menkominfo pada era Jokowi-Kalla tersebut.

Jadi Komisaris Utama Pertamina, Segini Harta Kekayaan Ahok, Bandingan dengan Emma Sri Martini

Berdasarkan data laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) tanggal 29 Maret 2019/periode 2018, harta kekayaan Rudiantara mencapai Rp 106.757.304.894.

Kekayaan Rudiantara mengalami kenaikan dibandingkan pada LHKPN tahun 2015 sebelumnya, yang hanya mencapai Rp 86.560.968.341.

Kekayaan Rudiantara didominasi oleh aset tanah dan properti yang bernilai Rp 90.838.057.200.

Rudiantara memiliki 42 tanah dan bangungan yang tersebar di beberapa daerah, seperti Jakarta, Bandung, Bogor, Depok, dan Pandeglang.

Untuk alat transportasi, aset Rudiantara mencapai angka Rp 1.403.000.000.

Ia memiliki satu buah mobil Mercedez Benz Sedan tahun 2011 seharga satu miliyar dan satu buah mobil Nissan X-Trail 2.4AT tahun 2015 seharga Rp 390.000.000.

Selain mobil, Rudiantara juga memiliki dua sepeda motor masing-masing seharga Rp 5.000.000 dan Rp 8.000.000.

Sementara itu, harta kekayaan Rudiantara di bidang harta bergerak lainnya mencapai Rp 5.950.000.000.

Rudiantara juga memiliki aset surat berharga sebesar Rp 1.808.550.975.

Untuk kas dan setara kas, ia memiliki harta kekayaan berjumlah Rp 11.084.404.967 dan harta lainnya berjumlah Rp 1.561.991.559.

Pada LHKPN terakhir, Rudiantara tercatat memiliki utang sebesar Rp 5.888.699.807.

Surya Paloh Komentari Wacana Jabatan 3 Periode Presiden, Waspadai soal Hal Ini

Prestasi Besar Rudiantara saat Jadi Menkominfo

Mantan Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) Rudiantara kini telah resmi ditunjuk menjadi Direktur Utama PT Perusahaan Listrik Negara (PLN).

Saat masih menjabat sebagai Menkominfo, Rudiantara turut memajukan sektor komunikasi dan informasi di Indonesia

Dilansir TribunWow.com dari Tribunnews.com, Jumat (20/10/2017), pencapaian besar Rudiantara saat menjadi Menkominfo adalah pengembangan jaringan 4G.

Rudiantara kala itu mengatakan setelah meluncurkan 4G, ia lalu melakukan pemerataan jaringan.

"Jika akhir tahun 2015 4G baru diluncurkan, saat ini kita mempercepat penguatan jaringan 4G yang menyebar ke sejumlah wilayah di Indonesia,” ujar Rudiantara, di Jakarta, 20 Oktober 2017 silam.

Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sejak Desember 2015 sampai akhir 2016 telah meresmikan jumlah BTS (base transceiver station).

BTS yang diresmikan oleh Jokowi kala itu mencapai 25.997 di tahun 2016.

 Ditawari Kerja via FB dan Dijanjikan Gaji Besar di Malaysia, 2 Wanita Asal Sulut Disekap di Batam

Infrastruktur ini melayani masyarakat di 58 kabupaten/kota.

Rudiantara mengatakan pembangunan infrastruktur komunikasi diselaraskan dengan pembangunan fasilitas-fasilitas yang dibanung oleh Menteri Perhubungan kala itu.

"Kalau Menteri Perhubungan membangun bandara-bandara baru di sejumlah wilayah, jaringan telekomunikasi dan internet yang kuat juga harus dibangun di wilayah tersebut," ujar Rudiantara.

Dikutip dari Kominfo.go.id, Rudiantara yang kala itu masih menjabat sebagai Menkominfo menekankan pentingnya layanan 4G di Indonesia.

Berdasarkan penjelasan Rudiantara, layanan 4G dapat memberi manfaat terhadap seluruh aspek layanan kesehatan, pendidikan, bisnis hingga kepentingan nasional.

Penjelasan sederhananya, layanan 4G akan semakin mempermudah masyarakat untuk berkomunikasi dan mencari informasi.

Hal tersebut lantaran 4G memiliki kecepatan transfer data dan volume data yang lebih baik dibandingkan layanan 3G.

 Condro Kirono Diberi Mandat Bantu Ahok Bersih-bersih Pertamina, Arya Sinulingga Singgung Kemampuan

Pernyataan Pramono Anung

Dikutip dari Kompas.com, Senin (25/11/2019), Sekretaris Kabinet Pramono Anung menyampaikan informasi bahwa Rudiantara telah melalui proses fit and proper test dari Tim Penilai Akhir (TPA) untuk menjabat sebagai Direktur Utama (Dirut) PLN.

Ia mengatakan dalam waktu dekat ini Rudiantara akan segera dilantik untuk menjalakan tugasnya menjadi Dirut PLN.

"Mudah-mudahan segera dilantik," kata Pramono di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (25/11/2019).

 Politikus Nasdem Kurtubi Beri Ahok 1 Solusi untuk Benahi Pertamina: Penyebab Industri Migas Anjlok

Pramono Anung mengatakan kini keputusan berada di kuasa kementerian BUMN.

"(Sidang TPA) sudah selesai. Bolanya di Menteri BUMN," kata dia.

Kemudian Pramono Anung menjelaskan soal komposisi dari Tim Penilai Akhir.

"Di mana ketuanya Presiden, sekretarisnya saya, kemudian Pak Erick (Menteri BUMN) dan menteri terkait," ujar Pramono.

Profil Johny G Plate, Pengganti Rudiantara sebagai Menkominfo

Politisi NasDem Johnny Gerard Plate telah resmi menjabat sebagai Menteri Komunikasi dan Informasi Indonesia (Menkominfo) dalam Kabinet Indonesia Maju presiden dan wakil presiden Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin periode 2019-2024.

Johhny G Plate menjadi satu di antara 17 tokoh lain dari partai politik yang ditunjuk Jokowi untuk menjadi menteri.

 Fachrul Razi Jadi Menteri Tertua, Ini Profil dan Kariernya di Militer, Hanura hingga Menteri Agama

Berikut profil singkat Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate:

Johnny G Plate kelahiran Ruteng, 10 September 1956 dan kini berumur 63 tahun, dikutip TribunWow.com dari dpr.go.id.

Ia memiliki seorang istri bernama Maria Ana dan memiliki tiga orang anak.

Johnny G Plate mengenyam bangku kuliah di Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya tahun 1979-1986.

Di awal tahun 1980-an ia memulai bisnis alat-alat perkebunan.

Johnny G Plate memiliki karier di bidang bisnis dan memiliki jabatan, di antaranya:

1. PT. Aryan Indonesia sebagai Komisaris Utama di tahun 2005

2. PT. Tjb Power Services sebagai Komisaris di tahun 2005

3. PT. Indonesia Airasia sebagai Komisaris di tahun 2005

4. PT. Mandosawo Putratama sebagai Komisaris di tahun 2007

5. PT. Bima Palma Nugraha sebagai Grup CEO di tahun 2008

6. PT. Gajedra Adhi Sakti sebagai Direktur Utama di tahun 2008

7. PT. Airasia Mitra Investama sebagai Direktur Utama di tahun 2012

 Najwa Shihab Debat dengan Johnny G Plate soal Narasi Pemakzulan Jokowi, Penonton Malah Tepuk Tangan

Sementara itu, dalam karier di bidang politik, Johnny G Plate pernah bergabung dengan Partai Kesatuan Demokrasi Indonesia (PKDI) sebagai Ketua Depertim tahun 2010 hingga 2013.

Di tahun 2012 hingga 2013 menjadi Ketua Mahkamah Partai PKDI.

Ia lalu pindah ke Partai Nasional Demokrat (NasDem) di mana ia kemudian diangkat menjadi Sekretaris Jenderal Nasdem.

Kemudian pada tanggal 23 Oktober 2019 ia dilantik menjadi Menteri Komunikasi dan Informatika untuk Kabinet Indonesia Maju.

Sekjen Partai Nasdem, Johnny G Plate
Sekjen Partai Nasdem, Johnny G Plate (Chaerul Umam/Tribunnews.com)

(TribunWow.com/Anung Malik)

Sumber: TribunWow.com
Tags:
RudiantaraDirektur Utama PLNErick ThohirBUMN
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved