Masa Jabatan Presiden

Hidayat Nur Wahid Pertanyakan Wacana Penambahan Masa Jabatan Presiden: Ada Peristiwa Besar?

Wakil Ketua Dewan Syuro PKS, Hidayat Nur Wahid mengomentari soal wacana penambahan masa jabatan presiden.

Channel Youtube tvOnenews
Wakil Ketua Dewan Syuro PKS, Hidayat Nur Wahid mengomentari soal wacana penambahan masa jabatan presiden. 

TRIBUNWOW.COM - Wakil Ketua Dewan Syuro PKS, Hidayat Nur Wahid mengomentari soal wacana penambahan masa jabatan presiden.

Hal itu diungkapkan Hidayat Nur Wahid saat menjadi narasumber di acara Kabar Petang tv One pada Sabtu (23/11/2019).

Hidayat Nur Wahid bertanya-tanya mengapa masa jabatan presiden dirubah.

Nilai Wacana 3 Periode Masa Jabatan Presiden Sah, Ruhut Sitompul: Jangan Gara-gara Orde Baru

"Mengapa undang-undang dasar dirubah? Terutama terkait dengan pasal 7 terkait dengan masa jabatan presiden dan wakil presiden," ujar Hidayat dikutip TribunWow.com dari TvOneNews.

Sedangkan, amandemen UUD 1945 soal masa jabatan presiden terjadi karena tuntutan reformasi 1998.

"Itu kan karena merespons tuntutan reformasi pada tahun 1998."

"Tuntutan yang paling mendasar dari reformasi memang adalah untuk mengamandemen Undang-undang Dasar khususnya masa jabatan presiden," papar Hidayat.

Dengan amandemen tersebut, diperoleh kesepakatan bahwa masa jabatan presiden maksimal hanya 10 tahun.

Dan kemudian diamandemen hanya untuk menghadirkan satu ketentuan

"Presiden dan wakil presiden menjabat selama lima tahun dan dapat dipilih lagi dengan masa jabatan yang sama hanya untuk satu kali masa jabatan berikutnya."

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Mariah Gipty
Editor: Tiffany Marantika Dewi
Sumber: TribunWow.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved