Breaking News:

Liga 1

Komdis PSSI Belum Tanggapi Ajuan Banding Persebaya Surabaya soal Sanksi Larangan Laga Tanpa Penonton

Manajemen Persebaya Surabaya mengajukan banding ke Komisi Disiplin PSSI terkait kasus kerusuhan di Stadion Gelora Bung Tomo (29/10/2019).

Editor: Lailatun Niqmah
Instagram @officialpersebaya
Para pemain Persebaya Surabaya melakukan latihan pada Rabu (13/11/2019), jelang menghadapi PSM Makassar. 

TRIBUNWOW.COM - Manajemen Persebaya Surabaya mengajukan banding ke Komisi Disiplin PSSI terkait kasus kerusuhan di Stadion Gelora Bung Tomo (29/10/2019).

Kericuhan terjadi saat oknum suporter masuk ke dalam lapangan setelah Persebaya kalah 2-3 dari PSS Sleman.

Hasil ini menjadi kekalahan pertama Bajul Ijo di kandang.

Analisis Tim Lawan Jelang Persipura Jayapura Vs Persebaya Surabaya, Aji Santoso: Laga Ini Tak Mudah

Dari beberapa pantauan, kericuhan yang dilakukan oleh oknum suporter ini menyebabkan banyak fasilitas di Stadion GBT mengalami kerusakan.

Dikutip Tribunnews.com dari Tribun Jatim, Candra Wahyudi selaku manajer Persebaya sudah mengajukan banding terhitung sudah dua minggu lebih sejak tanggal 4 atau 5 November.

Tim yang berjuluk Bajul Ijo ini berharap cepat mendapat kejelasan terkait pengajuan banding yang telah diajukannya.

"Banding itu masih menunggu respon dari PSSI, kami sudah kirimkan tanggal 4 atau 5 November, ini sudah dua minggu sebenarnya," ungkap Chandra dilansir dari Tribun Jatim.

"Kemarin sudah komunikasi juga, lagi dipelajari sama PSSI, gak tahu mungkin mereka sibuk habis kongres atau apa belum ada yang bertanggung jawab disitu atau gimana," tambah Candra.

Manajemen tim Bajul Ijo berharap cepat mendapat jawaban, apalagi berdasarkan komunikasi yang dilakukan dengan pihak PSSI, belum ada kejelasan akan ada keputusan kapan.

"Kami terus komunikasi, kami minta supaya segera direspon, karena Persebaya juga butuh kepastian atas banding yang kami ajukan," terang Chandra.

a
Suasana pertandingan Persebaya Surabaya melawan Persela Lamongan pada Friendly Match 2019 Jogo Surobo di GBT Surabaya, Sabtu (11/5/2019) Malam. Selain Lounching Team, juga menjadi salam kenal Kapolrestabes Surabaya, juga penyambutan Bonek cilik asal Lombok oleh Irfan Jaya. (SURYA/HABIBUR ROHMAN) (SURYA/HABIBUR ROHMAN)

Menilik kepada efek dari kerusuhan tersebut tim Bajul Ijo mendapat sanksi berupa tanpa penonton baik laga kandang maupun tandang hingga akhir kompetisi Liga 1 2019, serta denda sebesar Rp 200 juta.

Pihak Manjemen Persebaya Surabaya mengajukan banding berupa memaparkan kronologi dan tidak ada niat untuk dihapuskan sanksi itu.

"Kami hanya memaparkan kronologi, tidak minta penghapusan. Memang sanksi itu harus karena faktanya memang ada kerusuhan, ada tindakan anarkis suporter yang menurut Persebaya memang harus ada pelajaran," ucap Candra Wahyudi.

Satu poin penting yang menjadi fokus utama yakni, keputusan tanpa penonton laga kandang.

"Kami menerima hukuman itu tapi kami berharap hukumannya tidak sebesar itu, kalau tanpa penonton home away sampai akhir musim kan berarti kami tidak ada kesempatan main di Surabaya lagi," ucap Candra Wahyudi.

"Kami berharap minimal di dua pertandingan (kandang) terakhir diberi kesempatan main dengan penonton," pungkas Candra Wahyudi.

Daftar Pemain Persebaya hadapi Persipura

Di pekan 28 Liga 1 2019 Persebaya Surabaya akan melawat ke markas Persipura Jayapura pada Minggu (24/11/2019).

Menghadapi Persipura Jayapura di Tenggarong, pelatih Aji Santoso kehilangan beberapa pemain.

Diantaranya Otavio Dutra, Irfan Jaya dan Osvaldo Haay yang absen karena panggilan Timnas

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved