Breaking News:

Kabinet Jokowi

Rizal Ramli Jelaskan Alasan Sebut Sri Mulyani 'Menkeu Terbalik': Sudah Gagal Kok Dipakai Lagi

Rizal Ramli menyayangkan Jokowi kembali memilih Sri Mulyani sebagai Menkeu, menurutnya Sri Mulyani tak akan bisa majukan ekonomi Indonesia

(TRIBUN/ABRAHAM DAVID) dan (TRIBUN/IQBAL FIRDAUS)
Rizal Ramli menyayangkan Jokowi kembali memilih Sri Mulyani sebagai Menkeu, menurutnya Sri Mulyani tak akan bisa majukan ekonomi Indonesia 

TRIBUNWOW.COM - Menteri Keuangan Sri Mulyani menurut mantan Menko Kemaritiman Rizal Ramli adalah menteri yang sudah terbukti gagal namun masih dipakai lagi oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).

Rizal Ramli bahkan memberikan julukan 'Menkeu Terbalik' karena kegagalan yang dibuat oleh Sri Mulyani.

Dikutip TribunWow.com dari video unggahan kanal Youtube Macan Idealis, Senin (18/11/2019), Rizal Ramli menjelaskan alasan di balik dirinya memanggil Sri Mulyani dengan julukan 'Menkeu Terbalik'.

Masuknya Wishnutama dan Angela Tanoesoedibjo ke kabinet Jokowi, dianggap Rizal Ramli sebagai sarana bagi-bagi hadiah tanpa perhatikan kapabilitas
Rizal Ramli menyayangkan Jokowi kembali memilih Sri Mulyani sebagai Menkeu, menurutnya Sri Mulyani tak akan bisa majukan ekonomi Indonesia (YouTube Macan Idealis)

"Terus tim ekonomi utamanya saya biasa katakan 'Menteri Keuangan Terbalik'," kata Rizal Ramli.

"Dia terbaik dari segi kreditor (pemberi utang)," tambah Rizal Ramli.

Rizal Ramli menyindir Sri Mulyani yang menurutnya suka berutang dan memberikan bunga kepada kreditor lebih mahal dari seharusnya.

"Kadang suka kasih bunga 2 persen lebih mahal dari seharusnya," jelas Rizal Ramli.

"Memang kecil keliatannya 2 persen, tapi kalau bawa uang 1 miliar dollar untuk jangka waktu 10 tahun tenornya,"

"10 tahun itu bisa sepertiganya," papar Rizal Ramli.

Rizal Ramli kemudian mengatakan bunga dari pinjaman yang sebesar USD 10 miliar tersebut, bisa mencapai angka sebesar 3 miliar dollar AS.

"Jadi surat utang 10 miliar dollar tambahan bunganya saja 3 miliar dollar," kata Rizal Ramli.

Ia mengatakan yang membayar utang tersebut nantinya adalah rakyat Indonesia.

Kemudian Rizal Ramli menjelaskan bagaimana rakyat Indonesia secara tidak langsung harus membantu pemerintah membayar utang-utang tersebut.

"Yang bayar rakyat biasa, dalam bentuk harga-harga dinaikan, subsidi dipotong, macam-macam," kata Rizal Ramli.

Rizal Ramli Sindir Jokowi Bagi Kursi Kabinet ke Wishnutama dan Angela: Kemampuannya Sangat Terbatas

Karena menurut Rizal Ramli Sri Mulyani menguntungkan kreditor bukan rakyat, ia menjulukinya sebagai 'Menkeu terbalik'.

Sedangkan Sri Mulyani justru merugikan rakyat Indonesia.

"Makanya saya katakan dia 'Menkeu Terbalik'," ujar dia.

"Terbaik untuk investor atau kreditor."

"Terbalik karena merugikan rakyat dan bangsa kita," tambahnya.

Rizal Ramli kemudian mengatakan bagaimana Sri Mulyani pernah gagal mengatur ekonomi Indonesia pada thaun lalu.

"Dia sudah gagal kok tahun lalu, ekonomi stuck di 5 persen," jelas Rizal Ramli.

Ia mengherankan kebijakan Jokowi yang masih tetap menggunakan Sri Mulyani yang terbukti gagal pada tahun lalu.

"Kok masih dipakai lagi," tambahnya.

Pidato Jokowi saat pidato juga kembali dibahas oleh Rizal Ramli.

Rizal Ramli jujur mengakui apa yang disampaikan oleh Jokowi saat pidato merupakan hal yang bagus.

"Jadi Pak Jokowi di satu sisi pada saat pelantikan, pidato bahwa ekonomi Indonesia dia ingin rakyat kita di tahun 2045 penghasilannya Rp 20 juta satu bulan," kata Rizal Ramli mengutip pidato yang pernah disampaikan oleh Jokowi.

Meskipun ia memuji optimisme Jokowi dalam meningkatkan ekonomi, Rizal Ramli mengatakan untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang tinggi, diperlukan tim yang kompeten.

"Tapi kalau mau begitu pertumbuhan ekonomi harus minimal 8 persen sampai tahun 2045," kata Rizal Ramli.

Tetapi ia menyayangkan Jokowi yang memilih orang-orang yang menurutnya gagal dan tidak punya kemampuan untuk memajukan ekonomi Indonesia

"Sementara timnya ini kelas 5 persen," jelas Rizal Ramli.

"Yang enggak akan bisa bawa terbang, kecuali nambah-nambah utang," tambahnya.

Kabinet yang berisi orang-orang bermasalah, menurut Rizal Ramli adalah alasan mengapa banyak terjadi keributan di awal pemerintahan Jokowi.

"Jadi komposisi kabinet yang asal memberi hadiah ini kepada orang yang track record-nya (jejak) di masa lalu bermasalah," kata Rizal Ramli.

"Tidak aneh tidak ada honeymoon (bulan madu)," imbuhnya.

Rizal Ramli tidak heran banyak masyarakat yang mengkritisi Kabinet Jokowi yang tidak sempat mengalami masa tenang.

"Biasanya ada honeymoon (bulan madu), masyarakat melihat dengan hormat," tambahnya.

Rizal Ramli Sebut Dirinya Tak Pernah Kena Kasus Hukum, Arya Sinulingga: Karena Abang Cuma Sebentar

Video dapat dilihat menit 5.47

Sri Mulyani Ungkap Permintaan Jokowi ke Dirinya

Sri Mulyani mengaku diminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk kembali menduduki jabatan sebagai Menteri Keuangan (Menkeu).

Sri Mulyani mengaku hal tersebut merupakan suatu kehormatan baginya untuk kembali dipercaya persiden untuk menduduki posisi menteri. 

Dilansir TribunWow.com dari siaran langsung kanal YouTube Talk Show tvOne, Sri Mulyani menyatakan ia sempat berdiskusi dengan Jokowi terkait banyak hal.

Sri Mulyani menyatakan dalam diskusi tersebut, Jokowi menyinggung tentang cita-cita yang ingin dicapai dalam periode kedua kepemimpinan bersama Ma'ruf Amin. 

 6 Tokoh Parpol yang Sudah Dipanggil Jokowi, 3 di Antaranya Menteri yang Bertahan di Kabinet Jilid I

 Agus Gumiwang Tiba di Istana Kenakan Baju Putih, Kembali Jadi Menteri Jokowi?

"Tadi saya menghadap Bapak Presiden dan mendengarkan beliau dari sisi yang diinginkan beliau, yang dingin dicapai di periode ke dua," ucap Sri Mulyani.

Ia mengaku diminta untuk membantu pemerintahan dari segi ekonomi.

"Di bidang ekonomi, seperti yang disampaikan Pak Presiden kemarin, bagaimana kita mendorong kesempatan kerja, mendorong ekomoni untuk membuka kesempatan kerja," kata Sri Mulyani.

Sri Mulyani juga mengaku diminta Jokowi untuk meningkatkan keberadaan usaha kecil hingga menengah di masyarakat.

"Dari sisi usaha kecil, menengah, yang ingin didorong dari berbagai posisi," kata Sri Mulyani.

Tak seperti beberapa calon menteri sebelumnya, Sri Mulyani dengan tegas menyatakan posisinya sebagai Menkeu. 

Ia mengaku diminta Jokowi menyampaikan posisinya ke awak media.

"Bapak Presiden meminta saya menyampaikan kepada media untuk tetap menjadi Menteri Keuangan dan menggunakan kebijakan fiskal untuk membantu menteri terkait di bidang ekonomi," imbuhnya.

Sri Mulyani juga diminta untuk membangun perekonomian negara menjadi lebih baik.

"Untuk membangun ekonomi yang lebih baik," tutur Sri Mulyani.

Selama berdiskusi dengan Jokowi, ia mengaku banyak bertukar pikiran dengan orang nomor satu di Indonesia itu.

"Cukup banyak bertukar pikiran, di bidang fiskal, kita juga bertukar pikiran untuk sektor perbankan dan capital market," ucapnya.

Sri Mulyani mnembahkan, menjadi Menkeu untuk kedua kalinya merupakan suatu kehormatan baginya. 

"Suatu kehormatan bagi saya untuk bisa menjalankan tugas menjadi Menteri Keuangan," ujarnya.

 Polisi Ungkap Upaya Penggagalan Pelantikan Presiden, dari Bom Katapel, Monyet, hingga Abdul Basith

 Tetap di Oposisi, PKS Akui Pernah Ditawari Masuk Koalisi oleh Parpol hingga Orang Terdekat Jokowi

Ia lantas menyinggung tentang cita-cita Jokowi untuk memberantas korupsi dan meningkatkan perekonomian negara.

"Cita-cita Bapak Presiden membangun sumber daya yang baik, serta membangun negara tanpa korupsi, itu adalah cita-cita yang baik," kata dia.

Sri Mulyani juga merasa terhormat dipilih Jokowi untuk kembali membantu pemerintah di bidang ekonomi.

"Itu suatu kehormatan untuk bisa mendukung Bapak Presiden dan Wakil Presiden mewujudkan cita-citanya," ungkapnya.

Para awak media lantas meminta tanggapan Sri Mulyani terkait Prabowo Subianto yang diminta menjadi Menteri Pertahanan oleh Jokowi.

Namun, Sri Mulyani enggan memberikan tanggapannya.

"Itu biar Pak Presiden saja ya (yang menjawab)," pungkasnya.

(TribunWow.com/Anung Malik/Jayanti Tri Utami)

Ikuti kami di
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
Penulis: anung aulia malik
Editor: Rekarinta Vintoko
Sumber: TribunWow.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved