Polemik APBD DKI 2020

Politisi Kritik APBD DKI Jakarta, Pengamat Singgung soal Beda Dulu dan Kini: Kalian Beruntung

Pengamat Kebijakan Publik, Agus Pambagyo menyebut para politisi yang memprotes Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta sangat beruntung.

Politisi Kritik APBD DKI Jakarta, Pengamat Singgung soal Beda Dulu dan Kini: Kalian Beruntung
YouTube Q&A METRO TV
Pengamat Kebijakan Publik, Agus Pambagyo menyebut para politisi yang memprotes Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta sangat beruntung. 

TRIBUNWOW.COM - Pengamat Kebijakan Publik, Agus Pambagyo menyebut para politisi yang memprotes Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta sangat beruntung.

Sebab, Agus Pambagyo menilai perlakuan politisi zaman dulu dan saat ini sudah sangat berbeda.

Hal itu disampaikan Agus Pambagyo melalui tayangan channel YouTube Q&A METRO TV yang diunggah Senin (11/11/2019).

Dituduh Cari Sensasi karena Bongkar Kejanggalan APBD DKI, Begini Jawaban Politisi PSI William Aditya

Anggota DPRD DKI Masih Temui Banyak Kejanggalan Anggaran, Sindir Anies Baswedan Tidak Niat

Mulanya, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PAN, Zita Anjani menjelaskan tahapan penyusunan APBD.

Setidaknya terdapat 46 tahapan yang perlu dilakukan untuk menyusun APBD.

"Kita harus paham dulu sebenarnya tahap penganggaran, ini saya bawa ya, ini ada 46 tahap penganggaran," terang Zita Anjani.

"Mulai dari level yang paling bawah, RT, RW, hingga naik sampai ke level provinsi yaitu dalam bentuk rembug warga dan sebagainya lalu masuk lah ke Bappeda (Badan Perencanaan Pembangunan Daerah)."

Menurut Zita Anjani, setelah rancangan tahap tersebut, rancangan anggaran akan dibahas di legislatif dan eksekutif.

"Dari Bappeda sudah matang lalu dilempar lah ke DPRD untuk dibahas bersama eksekutif dan juga legislatif dalam bentuk rancangan yang kita sebut KUA-PPAS yang lagi diributin nih," jelas Zita Anjani.

"Nah jadi rancangan itu setelah dibahas adalah cikal bakal APBD 2020 yang nanti bulan Januari ini akan kita rasakan dampaknya pada masyarakat."

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Rekarinta Vintoko
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved