Breaking News:

Timnas Indonesia

Simon McMenemy Tolak Dampingi Laga Perpisahan di Timnas Indonesia, Begini Tanggapan Iwan Bule

Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan alias Iwan Bule berikan tanggapan soal Simon McMenemy yang menolak dampingi Timnas Indonesia saat lawan Malaysia.

PSSI.com
Pelatih timnas Indonesia, Simon McMenemy, saat pertandingan Indonesia melawan UEA di Stadion Al-Maktoum, Kamis (10/10/2019). 

TRIBUNWOW.COM - Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan alias Iwan Bule memberikan tanggapan, soal Simon McMenemy yang menolak untuk mendampingi Timnas Indonesia saat melawan Malaysia.

Seperti yang diketahui, Simon McMenemy telah resmi dipecat PSSI pada Rabu (6/11/2019).

Dipecatnya Simon McMenemy tidak terlepas dengan hasil buruk yang didapat Timnas Indonesia di babak Kualifikasi Piala Dunia 2022.

Bek Persib Bandung Ardi Idrus Siap Buktikan Diri di Timnas Indonesia dengan Cara Bekerja Keras

Dari empat laga yang sudah dijalani, Timnas Indonesia belum meraih satu poin pun.

Andritany Ardhiyasa dkk menelan empat kekalahan, yaitu dari Malaysia, Thailand, Uni Emirat Arab dan Vietnam.

Meski sudah resmi diberhentikan, Simon McMenemy diminta untuk mendampingi Timnas Indonesia melawan Malaysia dan sekaligus bisa menjadi laga perpisahan.

Laga Timnas Indonesia melawan Malaysia akan berlangsung di Stadion Bukit Jalil, Malaysia, Selasa (19/11/2019).

Namun, Simon McMenemy memutuskan untuk tidak lagi mendampingi Timnas Indonesia lantaran sudah resmi dipecat.

Menaggapi hal itu, Iwan Bule mempertanyakan sikap dari Simon McMenemy.

Menurut Iwan Bule proses pemutusan kotrak Simon McMenemy sudah dilakukan dengan proses yang benar.

Calon Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong, Rasakan Piala Dunia 2018, Gajinya Jauh dari Luis Milla

"Saya pikir masih dibayar kok keberatan. Kontrak sampai 2020," ujar Iwan Bule, Jumat (8/11/2019), dikutip TribunWow.com dari Kompas.com.

"Saya pikir kalau keberatan ada klausul-klausul tertentu, jadi kenapa keberatan. Toh, kita tidak memutus kontrak sepihak," sambungnya.

Sementara itu dijelaskan oleh Manajer Timnas Indonesia, Sumardji, mengatakan nantinya skuat Garuda akan dipimpin oleh dua asisten pelatih, yakni Yeyen Tumena dan Joko Susilo.

Hal itu dilakukan lantaran belum ada pelatih yang akan menggantikan Simon McMenemy.

"Ya karena waktunya mepet, yang ditunjuk carateker, asisten pelatih yang selama ini bersama-sama dengan timnas senior," ujar Sumardji.

Inilah Dua Pemain Semen Padang yang Dipanggil untuk Ikut Latihan Pemusatan Timnas Indonesia

Selain itu, Sumardji mengaku sebelumnya juga sudah berusaha membujuk Simon McMenemy untuk tetap mendampingi Timnas Indonesia.

"Saya sudah ajak bicara berkali-kali, tapi dia enggak mau. Karena sudah diumumkan dipecat," ungkapnya.

"Karena sudah diumumkan di depan akhirnya dia enggak mau. Saya sudah ajak bicara berkali-kali," pungkasnya.

Calon Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong, Rasakan Piala Dunia 2018, Gajinya Jauh dari Luis Milla

Pelatih asal Spanyol, Luis Milla dan pelatih asal Korea Selatan, Shin Tae-yong menjadi dua kandidat terdepan untuk menggantikan Simon McMenemy untuk menangani Timnas Indonesia.

Kolase foto Shin Tae-yong (kiri) dan Luis Milla (kanan)
Kolase foto Shin Tae-yong (kiri) dan Luis Milla (kanan) (Kolase Instagram @theafchub dan @luismillacoach)

Seperti diketahui, Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan alias Iwan Bule telah memberhentikan Simon McMenemy sebagai pelatih Timnas Indonesia.

Kedua pelatih tersebut memang sudah tidak diragukan lagi kualitasnya.

Luis Milla merupakan mantan pelatih Timnas Indonesia pada tahun 2018 lalu.

Bersama Luis Milla, permainan dari Timnas Indonesia lebih meningkat dan mampu bersaing dengan negara-negara di Asia Tenggara maupun Asia.

Kalahkan Hong Kong 4-0, Timnas U-19 Indonesia Puncaki Grup K dan Sudah Ditunggu Korea Utara

Namun tak kalah kandidat lainnya, yaitu Shin Tae-yong.

Dirinya pernah merasakan atmosfer Piala Dunia 2018, saat melatih Korea Selatan.

Bersama Shin Tae-yong, Timnas Korea Selatan mampu mengalahkan Timnas Jerman dengan skor 2-0 pada laga terakhir grup F Piala Dunia 2018.

Namun kemenangan tersebut gagal membawa Korea Selatan lolos ke babak berikutnya.

Korea Selatan hanya mengumpulkan 3 poin dan kalah bersaing dengan Swedia dan Meksiko.

Karena pada dua laga sebelumnya, Korea Selatan kalah dari Swedia dan Meksiko.

Meski pernah merasakan Piala Dunia, namun gaji dari Shin Tae-yong tidak terlalu mahal.

Bahkan jika dibandingkan dengan Luis Milla, gaji dari Shin Tae-yong tidak ada setengahnya.

Suporter Kembali Teriakan Nama Luis Milla saat Laga Timnas U-19 Indonesia Vs Hong Kong

Dilansir TribunWow.com dari BolaSport.com, gaji Shin Tae-yong saat menangani Korea Selatan di Piala Dunia 2018 adalah sebesar 0,45 juta euro atau setara dengan Rp 6.9 miliar.

Sedangkan untuk gaji dari Luis Milla waktu melatih Timnas Indonesia pada tahun 2018 adalah 1,5 juta euro atau setara dengan Rp 23 miliar.

Perbandingan besaran gaji tersebut yang nampaknya menjadi pertimbang oleh Iwan Bule.

"Untuk bujetnya belum, mungkin lebih rendah dari Luis Milla, ya kira-kiralah," ucap Iwan Bule, pada Rabu (6/11/2019).

(TribunWow/Elfan Fajar Nugroho)

Tags:
Iwan BuleTimnas IndonesiaSimon McMenemy
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved