Liga 1
Bali United Ditahan Imbang Persela Lamongan saat Main di Kandang, Teco Pertanyakan Keputusan Wasit
Stefano Cugurra Teco mengaku cukup kecewa atas hasil imbang yang diperoleh tim Serdadu Tridatu dalam pertandingan melawan Persela Lamongan
Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Claudia Noventa
TRIBUNWOW.COM - Pelatih Bali United, Stefano Cugurra Teco mengaku cukup kecewa atas hasil imbang yang diperoleh tim Serdadu Tridatu dalam pertandingan melawan Persela Lamongan, Kamis (31/10/2019) lalu.
Bermain di Stadion I Wayan Dipta, Bali United ditahan imbang oleh Persela Lamongan dengan skor akhir 1-1.
Dikutip TribunWow.com dari TribunBali.com, Jumat (1/11/2019), Teco mengaku hasil seri tersebut merupakan pertama dalam sejarah Bali United tak memenangkan pertandingan kandang.
• Jadwal Siaran Langsung Pekan 26 Liga 1 2019 Hari Ini: Persebaya Surabaya Vs PSM Makassar Batal
• Jadwal Siaran Langsung Pekan 26 Liga 1 2019 Hari Ini: PSIS Vs PSS, Bhayangkara FC Vs Semen Padang
Dalam pertandingan melawan Persela Lamongan, Bali United hanya diperkuat oleh 10 pemain.
Pasalnya, bek Bali United, Willian Pacecho terpaksa meninggalkan lapangan pertandingan seusai mendapat kartu merah dari wasit Agus Fauzan pada menit ke-49.
William Pacheco mendapat kartu merah seusai melanggar pemain Persela Lamongan, Alex Goncalves.
Ia dianggap sengaja mengarahkan tangannya ke wajah Alex.
"Ini bukan hasil yang kita mau, sebenarnya kita mau menang," tegas Teco, Jumat (1/11/2019).
Bermain dengam 10 pemain, Bali United disebut Teco selalu diserang lawan.
"Setelah itu semua pemain kerja keras serang dan mau menang. Tapi malam tadi tidak bisa," ujarnya.
Teco pun juga menyoroti tentang sikap wasit yang dinilainya bertindak tidak adil.
Selain karena memberi kartu merah pada Pachecho, Teco juga menyayangkan sikap wasit yang membiarkan handball Izmy Hatuwe di menit ke-35 di kotak penalti.
"Khusus penalti, sangat dekat dengan hakim garis dan hakim garis (Beny Andriko) ini baru satu minggu yang lalu memberi materi kursus ke Bali United tentang laws of the games yang baru," ucap Teco, Jumat (31/10/2019).
"Dia ada di sana sebagai wasit instruktur dan wasit senior. Saya tanya langsung masak tidak lihat ini (handball) di kotak penalti, dan tak angkat bendera," imbuh Teco.
• Terpilihnya Mochamad Iriawan Jadi Ketum PSSI Diwarnai 1 Mundur dan 6 Diusir saat Kongres
• Terpilih sebagai Ketua Umum PSSI, Iwan Bule Raih 82 dari Total 85 Suara
Terkait sikap tidak adil wasit, Teco enggan berspekulasi.
Ia lantas meminta PSSI untuk memilih wasit yang tepat.
Pasalnya, keputusan wasit sangat memperngaruhi poin kedua tim yang sedang bertanding.
"Yang pasti PSSI dan PT LIB harus pintar pilih wasit saat pimpin tim papan atas dan tim di zona degradasi, karena semua butuh poin dan butuh wasit pimpin yang fair," imbuhnya.
Atas skor imbang melawan Persela Lamongan, rekor Bali United yang selalu menang di stadion I Wayan Dipta pun terhenti.
Selain Teco, Kapten Bali United, Fadil Sausu juga mengungkapkan kekecewaannya terhadap sikap wasit Agus Fauzan yang memimpin laga Serdadu Tridatu kontra Persela Lamongan, Kamis (31/10/2019).
Fadil Sausu menilai wasit Agus Fauzan bersikap tidak adil saat memimpin laga yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta itu.
Dilansir TribunWow.com dari BolaSport.com, Jumat (1/11/2019), Fadil Sausu menyebut tim Serdadu Tridatu sangat dirugikan atas sikap wasit Agus Fauzan.
• Hasil Babak Pertama Liga 1 2019 Badak Lampung FC Vs Arema FC, Tim Tuan Rumah Unggul 2-0
• Bali United Vs Persela Lamongan, Tim Tamu Pincang Tanpa 4 Pilar Andalan, Krisis di Lini Belakang
Atas keputusan wasit tersebut, Fadil merasa ada kejanggalan.
Kala itu, Fadil mengaku sudah berusaha berdiskusi dengan wasit Agus Fauzan, namun tak ada jawaban.
"Untuk wasit, saya sebagai kapten berhak diskusi sama dia. Tapi dia tak bicara apa-apa," ucap Fadil, Jumat (1/11/2019).
"Sebagai kapten saya tanya, tak ada satu pun suara keluar dari mulutnya," imbuh Fadil.
Meskipun pertandingan berakhir dengan skor seri, peringkat kedua tim di klasemen sementara Liga 1 Indonesia tak berubah.
Bali United tetap kokoh berada di puncak klasemen dengan perolehan 55 poin.
Sedangkan Persela Lamongan tetap berada di posisi ke-15 dengan capaian 24 poin.
(TribunWow.com)
WOW TODAY: