Cerita Selebriti
Kartika Putri sempat Nangis Lihat Darah Bayinya Diambil dan Harus Dirawat di RS karena Sakit Kuning
Bayi perempuan Kartika Putri bernama Syarifah Khalisa Aghnia Bahira harus dilarikan ke rumah sakit karena penyakit kuning
Penulis: Desi Intan Sari
Editor: Claudia Noventa
TRIBUNWOW.COM - Selebritis Kartika Putri mengungkapkan kronologi saat bayinya mengalami sakit kuning.
Diketahui, Kartika Putri telah melahirkan anak pertama yang berjenis kelamin perempuan di rumahnya, pada Jumat (18/10/2019), pukul 04.29 WIB.
Kartika Putri mengatakan bahwa kulit putrinya itu sudah tampak berwarna kuning sejak hari Rabu (23/10/2019).
Setelah beberapa hari warna kulit tak berubah, bayi perempuan yang diberi nama Syarifah Khalisa Aghnia Bahira itu langsung memutuskan membawanya ke rumah sakit.
• Kartika Putri Ungkap Alasan Melahirkan Anak di Rumah, Sebut Lihat Video Hewan Melahirkan di YouTube
"Jadi dari hari Rabu udah kuning terus hari Kamisnya juga kuning, pas hari Jumatnya, udah mulai apa, pas dipegang, kuning banget," kata suami Kartika Putri, Habib Usman Bin Yahya.
"Akhirnya Sabtu kita periksa ke rumah sakit, kata dokter harus periksa darah, akhirnya kita periksa darahnya," lanjutnya, seperti dikutip TribunWow.com dari channel YouTube Beepdo.com, Senin (28/10/2019).
Habib menceritakan, bahwa pada saat Syarifah harus diambil darahnya, Kartika Putri sempat menangis.
Kartika Putri tak kuasa melihat bayinya yang baru berumur seminggu tersebut harus diambil darahnya.
"(Pas) Diambil darahnya udah heboh banget dia (Kartika) itu, ibunya sudah nangis karena kasihan lihat bayinya," ucap Habib.
Setelah hasil pemeriksaan keluar, diketahui bahwa bilirubin putri mereka hingga mencapai angka 17, padahal normalnya bilirubin bayi adalah 12.
"Kan terus, pas periksa darah, tunggu kurang lebih dua jam, hasilnya apa tadi bilirubinnya tinggi 17," terang Habib.
"Normalnya maksimal 12, tapi ternyata 17," jelas Kartika Putri.
Hasil tersebut sempat membuat Kartika Putri bingung dan menyalahkan diri sendiri.
"Yang aku bingung kan, kayak mesti menyalahin diri sendiri gitu, apa jangan-jangan pas hamil kurang vitamin," ujar Kartika Putri.
"Atau apa gitu, karena setahu aku sudah usaha semaksimal mungkin pada saat hamilnya gitu," sambungnya.

• Anaknya yang Berumur Seminggu Harus Dirawat di Rumah Sakit, Kartika Putri Sedih Merasa Dibatasi
Menurut Kartika Putri, Syarifah sudah tampak memiliki kulit berwarna kuning sejak lahir.
Namun, lantaran orang di sekitar mengatakan kondisi sang bayi normal, Kartika Putri pun sempat tidak mempermasalahkannya.
"Dan aku lihatnya kuningnya kalau aku pribadi udah ngerasa bayinya kuning itu dari dia baru lahir," ungkap Kartika Putri.
"Cuman pas tanya sama sekeliling (orang terdekat), 'enggak biasa normal, dijemur saja'."
Ia juga menjelaskan walaupun Syarifah telah dijemur di bawah sinar matahari, kondisinya masih sama.
Kartika Putri menambahkan biasanya untuk bayi yang memiliki bilirubin yang tinggi, bayi tersebut cenderung malas meminum susu.
"Pas dijemur tetap saja kuning, tapi biasa kalau bayi yang kuning itu kalau bilirubinnya tinggi, malas (minum) susu," terang Kartika Putri.
"Malah tidur saja, ya ini enggak, Syarifah itu nyusunya bagus, poopnya bagus, jadi kayak kaget saja, makanya check up-nya, cuma check up biasa saja kan."
"Karena kelahirannya di rumah, jadi check up-nya memang niatnya, check up buat lihat saja sehat atau enggak," ucap Kartika Putri.
"Kaget sih pas tiba-tiba bilirubinnya tinggi banget terus disuruh nginep (di rumah sakit) kan kayak kaget juga," lanjutnya.
• Lahirkan Anak Pertama, Kartika Putri Banjir Ucapan, Selamat dari Gisel hingga Doa dari Feni Rose
Lihat video selengkapnya pada menit ke 00:26:
Kartika Putri Sengaja Melahirkan di Rumah
Diberitakan sebelumnya, Habib sempat menceritakan kronologi sang istri yang akhirnya melahirkan anak pertama mereka di rumah, dikutip dari channel YouTube Beepdo.
Habib mengatakan bahwa Kartika sudah mengalami pembukaan pada Kamis (17/10/2019), pukul 08.00 WIB.
"Waktu itu pembukaannya itu dari jam 08.00 pagi kalau enggak salah, hari kamis jam 08.00 pagi, padahal saya tahunya siang, kirain saya siang," kata Habib.
"Terus belum ada pembukaan lagi sampai pembukaan dua, sampai jam 12.00 malam itu (baru) ada pembukaan," sambungnya.
"Sebelumnya saya masih yang kerokan dululah, masuk angin dipijitin dulu dan lain sebagainya," katanya.
• Kartika Putri Pamer Kamar Mewah Serba Pink Milik Calon Anak, Lihat Penampakannya
Barulah pada tengah malam Kartika mulai merasa kesakitan karena terjadi kontraksi.
"Udah jam 12.00 dia mulai berasa, jam 12.30 mulai kontraksi, kontraksi yang sering, terus 12.30 sudah berasa (sakit) yang dasyat, pembukaan dua," terang Habib.
Habib mengaku bahwa dirinya sudah menelepon seorang dokter untuk membantu persalinan Kartika Putri.
"Pas masuk pembukaan dua saya bilang yuk masuk ke rumah sakit saya teleponin, sebelumnya dari siang sudah saya teleponin dokternya," ucap Habib.
"Dok ini sudah pembukaan satu udah gini, gini, gini, tenang saja tunggu masih lama kata dokternya."
Habib menuturkan bahwa biasanya kelahiran anak pertama bisa berlangsung cukup lama prosesnya.
"Anak pertama itu sulit, kalau enggak salah satu, di pembukaan keempat itu, empat dan seterusnya itu satu jam satu pembukaan, jadi kalau ada enam lagi, berapa itu enam jam kan," ujarnya.
Ia juga mengatakan terkadang pembukaan satu ke empat juga bisa berlangsung sampai dua hari.
Kemudian suami Kartika itu mengungkapkan bahwa dirinya merasa dibohongi oleh Kartika lantaran tidak bilang sejak awal bila ingin melahirkan di rumah.
"Intinya adalah ini luar biasa saya dibohongi, pas saya bilang ayok ke rumah sakit, 'iya entar dulu karena masih pembukaan dua'," kata Habib.
Kemudian untuk kedua kalinya, Habib menjelaskan bahwa dirinya meminta Kartika untuk ke rumah sakit, namun sang istri menolak kembali.
• Kirimkan Satu Hewan Kurbannya ke Pesantren Suami Kartika Putri, Ternyata Ini Alasan Raffi Ahmad
Ia menambahkan bahwa sang istri tampak semakin galak saat diminta untuk pergi ke rumah sakit.
"Terus yang kedua saya tanya lagi, ayok kita ke rumah sakit, diem (Kartika) mulai galak," jelasnya.
Sedangkan Kartika pada akhinya mengatakan kepada Habib pada saat itu bahwa dirinya ingin melahirkan di rumah.
"Aku bilang aku pengen lahiran di rumah, 'udah kamu (Habib) diem'," kata Kartika Putri pada saat itu.
Kartika menjelaskan apabila dirinya melahirkan di rumah sakit, ia ingin seorang dari pihaknya untuk menemaninya.
"Soalnya aku emang bilang, jadi kalau di rumah sakit aku sudah disediakan doula, sudah disediakan bidan pokoknya aku bilang nanti aku tetap ada orangnya aku (saat persalinan)," jelas Kartika Putri.
Doula adalah seorang yang profesional dan terlatih dalam proses persalinan, untuk memberikan dukungan terus menerus bagi ibu sebelum, selama, dan setelah kelahiran.
Wanita berusia 28 tahun itu mengaku bahwa dirinya sudah nyaman dengan doula yang menemaninya.
"Karena aku emang sudah nyaman sama doulanya, udah tahu maunya aku gimana," ujar Kartika Putri.
Selain itu, Kartika juga mengungkapkan bahwa dirinya tidak mau apabila diminta untuk melahirkan secara caesar karena sebuah hambatan saat persalinan berlansung.
• Beberkan Hal-hal Kecil Mesra yang Dilakukan Suami, Kartika Putri: Meleleh Aku Tuh kalau Udah Gini
Pada akhirnya Kartika menerangkan bahwa dirinya ingin melahirkan di rumah.
Bidan yang menangani Kartika dengan cekatan juga memangil tim medis serta membawa perlengkapan untuk Kartika agar bisa melahirkan di rumah.
"Udah akhirnya Alhamdulillah bidannya cekatan sih, aku sudah bilang pembukaan empat itu, aku boleh lahiran di sini," kata Kartika Putri.
"Akhirnya bidannya langsung kirim tim, kirim medis juga mereka juga mempersiapkan yang mateng juga."
Meskiupun begitu bidan serta tim medis juga masih bertanya kepada Kartika untuk melahirkan di rumah sakit.
Namun Kartika bersikeras menolak tawaran tersebut, dan ingin melahirkan anak pertamanya di rumah.
"Meskipun panik mereka juga tetap (bilang) mau ke rumah sakit saja. Tapi karena akunya tetap kekeh, enggak mau aku maunya lahiran di sini," ungkap Kartika Putri.
"Akhirnya mereka sebagai tim medis mau tidak mau dalam kondisi seperti itu dari pada dibiarin pasiennya akhirnya mereka kirim barang-barang perlengkapaan untuk bisa melahirkan dirumah gitu," ujarnya.
(TribunWow.com/Desi Intan)