Breaking News:

Prakiraan Cuaca

Cuaca Panas Masih Terjadi hingga 8 Hari Lagi, Simak Daftar Hari Terpanas yang Pernah Landa Indonesia

Cuaca panas yang menyengat melanda beberapa wilayah di Indonesia bahkan hingga 8 hari ke depan.

unsplash.com
Ilustrasi suhu panas Cuaca panas yang menyengat melanda beberapa wilayah di Indonesia bahkan hingga 8 hari ke depan. 

TRIBUNWOW.COM - Cuaca panas yang menyengat melanda beberapa wilayah di Indonesia.

Menurut pengamatan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika ( BMKG), suhu udara maksimum sejak 19 Oktober 2019 bisa mencapai lebih dari 38 derajat Celsius.

Pada tanggal 20 Oktober 2019 terdapat tiga stasiun pengamatan BMKG di Sulawesi yang mencatat suhu maksimum, yakni Stasiun Meteorologi Hasanuddin (Makassar) 38,8 derajat Celsius, diikuti Stasiun Klimatologi Maros 38.3 derajat Celsius, dan Stasiun Meteorologi Sangia Ni Bandera 37.8 derajat Celsius.

Suhu tersebut merupakan catatan suhu tertinggi dalam satu tahun terakhir, di mana pada periode Oktober di tahun 2018 tercatat suhu maksimum mencapai 37 derajat Celsius.

Panas Ekstrem hingga 39 Derajat Melanda Wilayah di Indonesia, Ini Penjelasan BMKG

Berdasarkan data historis, Indonesia sebenarnya pernah mengalami suhu yang jauh lebih panas dibanding saat ini, yakni lebih dari 40 derajat Celsius.

Suhu terpanas adalah 40,6 derajat Celsius di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, pada 16 Agustus 1997.

Kemudian disusul 40,2 derajat Celsius yang menyelimuti Kotabumi, Lampung, pada 21 Oktober 2006.

Berikut adalah catatan suhu terpanas yang pernah menerjang Indonesia selama 35 tahun terakhir.

  • 40,6 derajat Celsius, tercatat di Stasiun Klimatologi Banjarbaru, Kalimantan Selatan pada 16 Agustus 1997.
  • 40,2 derajat Celsius, tercatat di Stasiun Geofisika Kotabumi, Lampung pada 21 Oktober 2006.
  • 40,2 derajat Celsius, tercatat di Stasiun Geofisika Kotabumi, Lampung pada 31 Oktober 2006.
  • 40,2 derajat Celsius, tercatat di Stasiun Meteorologi Temindung, Kalimantan Timur pada 8 Februari 2008.
  • 40,1 derajat Celsius, tercatat di Stasiun Meteorologi Geser, Maluku, pada 23 Oktober 1990.
  • 40,0 derajat Celsius, tercatat di Stasiun Meteorologi Nangapinoh, Kalimantan Barat pada 8 Agustus 1994.
  • 40,0 derajat Celsius, tercatat di Stasiun Meteorologi Jatiwangi, Jawa Barat pada 12 Oktober 2002.
  • 40,0 derajat Celsius, tercatat di Stasiun Meteorologi Tual, Maluku pada 21 Oktober 2002.
  • 39,9 derajat Celsius, tercatat di Stasiun Meteorologi Kasiguncu, Sulawesi Tengah pada 28 Juni 1985.
  • 39,9 derajat Celsius, tercatat di Stasiun Meteorologi Bima, NTB pada 23 Oktober 2008.

Kepala Bidang Analisis Variabilitas Iklim BMKG Indra Gustari mengatakan, salah satu penyebab udara panas di Jakarta adalah posisi semu matahari yang tepat berada di atas Indonesia atau di sekitar ekuator.

"Hal ini menyebabkan intensitas penyinaran matahari menjadi lebih tinggi dan membuat sangat panas," jelas Indra kepada Kompas.com, Rabu (24/10/2019).

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Cuaca Panas Masih 9 Hari, Ini Daftar Hari Terpanas di Indonesia".

Sumber: Kompas.com
Tags:
Cuaca PanasBadan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG)Kalimantan
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved