Pelantikan Jokowi dan Maruf Amin
MPR Gelar Geladi Resik Pelantikan Presiden pada Hari Sabtu, Ratusan Tamu Negara Sahabat akan Hadir
Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) akan menggelar gladi bersih persiapan pelantikan Presiden dan wakilnya periode 2019/2024, Sabtu (19/10/2019).
Penulis: Elfan Fajar Nugroho
Editor: Ananda Putri Octaviani
TRIBUNWOW.COM - Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) akan menggelar gladi bersih persiapan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024, Sabtu (19/10/2019).
Acara gladi bersih dilakukan dengan tujuan untuk memantapkan acara pelantikan presiden terpilih Joko Widodo dan wakilnya K.H. Ma'ruf Amin yang akan digelar di Gedung DPR-MPR, Senayan, Jakarta, Minggu (20/10/2019).
Hal itu disampaikan oleh Sekretaris Jenderal MPR, Ma'ruf Cahyono, Jumat (18/10/2019), seperti dikutip TribunWow.com dari Kompas.com.
• Ini Daftar 6 Kepala Negara yang Hadiri Pelantikan Jokowi dan Maruf Amin, Australia hingga Tiongkok
Selain akan menggelar gladi bersih, Ma'ruf Cahyono mengatakan, hari ini pihaknya juga sudah menggelar gladi kotor.
"Dan besok ada gladi resik, jadi gladi resik ini sudah final saya kira dan lusa hari Minggu tentu tinggal pelaksanaan," ujar Na'ruf Cahyono.
Menurut Ma'ruf, semua persiapan sudah dilakukan hampir maksimal.
Dirinya juga mengaku siap untuk proses pelantikan orang nomor satu dan dua di Indonesia tersebut yang akan dilangsungkan lusa.
"Prinsip sebenarnya siap sekali ya, sudah maksimal. Tapi kalau mau presentase saya kira di atas 90 persen, 95 persen ya," jelasnya.
• Pengamanan Jelang Pelantikan, Beberapa Jalan Ditutup dan Penjagaan Diperketat di Sekitar Senayan
Ma'aruf juga menjelaskan bagaimana sistem keamanan yang akan diterapkan pada acara puncak.
"Tentu ada unsur-unsur pengamanan internal kita juga sudah intenal kita juga sudah intergrasikan, koordinasi supaya penuh mendukung pengamanan internal dalam rangka sidang-sidang MPR itu," terang Ma'ruf.
Lebih lanjut, Ma'ruf mengatakan akan banyak negara sahabat yang akan hadir untuk menyaksikan acara pelantikan Presiden yang akan memimpin Indonesia lima tahun ke depan.
Berdasarkan kabar terakhir ada sudah 18 tamu dari dengara lain yang memastikan akan datang.
"Jadi kalau negara jumlahnya bisa ratusan, sekitar 100 sekianlah yang hadir dan akan menempati tempat duduk yang sudah dipersiapkan," tutupnya.
• Jelang Pelantikan Presiden-Wapres, Pemerintah Siapkan 72 Unit Mobil dengan Anggaran Rp 1 Miliar
Pengamanan Jelang Pelantikan, Beberapa Jalan Ditutup dan Penjagaan Diperketat di Sekitar Senayan
Jelang pelantikan presiden dan wakil presdien (wapres) periode 2019-2024 berbagai persiapan sudah dilakukan.
Beberapa persiapan yang dilakukan yaitu dengan adanya penutupan pada beberapa ruas jalan di sekitar Gedung DPR/MPR di Senayan, Jakarta.
Disampaikan oleh jurnilis Kompas Tv, Glenys Octania pada acara Kompas Siang, dijalaskan juga ada beberapa penjagaan ketat di sekitar lokasi pelantikan.
Glenys menjelaskan sudah ada pengalihan jalan sebagai bentuk persiapan pelantikan presiden yang akan dilaksanakan pada Minggu (20/10/2019).
• Ini Daftar 6 Kepala Negara yang Hadiri Pelantikan Jokowi dan Maruf Amin, Australia hingga Tiongkok

• Rincian Mobil untuk Tamu Negara Jelang Pelantikan Presiden, Puluhan Unit hingga Habiskan RP 1 Miliar
Dari hasil pantauan, diketahui kawasan Jalan Gatot Subroto tidak bisa dilintasi karna sudah ditutup selama beberapa hari.
Tidak hanya itu, Jalan Tentara Pelajar juga ditutup untuk pengamanan pada pelantikan.
"Tadi kami memantau di pagi hari, di Jalan Tentara Pelajar juga ditutup kendaraan dari arah Senayan ini diarahkan ke kanan begitu, mengarah ke TVRI naik ke fly over dan melintasi jalan bendungan hilir untuk bisa menuju ke Slipi, atau pun ke arah Palmerah," ucap Glenys, dilansir TribunWow.com dari kanal YouTube KOMPASTV, Juamt (18/10/2019).
Selain itu pengalihan arus lalu lintas juga terjadi dari persimpangan jalan Palmerah.
Dari arah Palmerah, pengendara hanya bisa mengambil jalan luru dan akan diarahkan menuju ke Permata Hijau ataupun Kebayoran Lama.
Bahkan akses menuju Jalan Gatot Subroto dan Jalan Tentara Pelajar sudah ditutup.
"Begitu juga pengalihan arus lalu lintas dari lampu merah Palmerah, ini diluruskan menuju ke Permata Hijau ataupun Kebayoran Lama," ucap Glenys.
• PKS Pilih Oposisi, Tolak Bertemu Presiden sebelum Pelantikan Jokowi-Maruf dan Kabinet Diumumkan
"Selain itu seluruh akses dari Gatot Subroto, ataupun Tentara Pelajar ini sudah ditutup," tambahnya.
Pada ruas jalan tersebut tidak hanya ditutup, namun juga sudah dilengkapi pengamanan yang ketat.
"Tidak hanya ditutup, namun kami juga memantau banyak personel keamanan baik brimob maupun TNI yang turut bersiaga di sekitaran Gedung DPR, MPR, dan juga DPD Senayan," jelas Glenys.
Di bagian dalam gedung DPR/MPR juga sudah banyak pasukan gabungan yang berjaga.
Sedangkan untuk penutupan jalan, dibeberapa ruas lain akan dilakukan secara situasional saja.
Sedangkan Jalan Gatot Subroto dan Tentara Palajar akan aktif kembali setelah pentikan selesai.
"Informasi yang kami terima, penutupan bersifat situasional untuk arus lalu lintas. Namun akan tetap ditutup hingga nanti selesai pelantikan Presiden," jelas Glenys.
• Dukung Pelantikan Presiden-Wapres, Bupati Ngawi dan 177 Kepala Desa Bentangkan Bendera Merah Putih
Lihat video pada menit ke-2:56:
(TribunWow.com)