OTT KPK
Profil Wali Kota Medan Dzulmi Eldin yang Kena OTT KPK, Meniti Karier dari PNS hingga Menang Pilkada
Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) pada Rabu (16/10/2019) dini hari.
Penulis: Roifah Dzatu Azma
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNWOW.COM - Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu (16/10/2019) dini hari.
Hal itu dikonfirmasi Juru Bicara KPK Febri Diansyah melalui keterangan tertulis, Rabu (16/10/2019), dikutip TribunWow.com dari Kompas.com.
Selain Wali Kota Medan Dzulmi Eldin, enam orang lain ikut diperiksa di antaranya Kepala Dinas PU, protokoler, hingga ajudan yang turut ditangkap.

• Wali Kota Medan Terjaring OTT, KPK Amankan Rp 200 Juta Uang Setoran dari Anak Buah
Mengenai penangkapan tersebut, menambah jajaran pejabat yang terjaring OTT KPK.
Berikut biodata atau profil Dzulmi Eldin:
Dzulmi Eldin merupakan Wali Kota Medan yang menjabat sejak 18 Juni 2014 hingga saat ini, dikutip dari Wikipedia.
Ia lahir di Medan, Sumatera Utara, 4 Juli 1960 dan kini berusia 59 tahun.
Sedangkan Dzulmi Eldin pernah mengenyam pendidikan di S1 STIA-Lembaga Admnistrasi Negara, Bandung.
Lalu melanjutkan kuliah S2 di Universitas Satya Gama, Jakarta (2003).
Kariernya bermula sebagai pegawai negeri sipil (PNS).
Pada tahun 1992, Dzulmi Eldin menjabat sebagai Kepala Seksi Dinas pendapatan Deli Serdang.
Lalu tahun 1993 menjadi Camat Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang dan tahun 1997 Camat Lubuk Pakam.
• OTT Wali Kota Medan Dzulmi Eldin, KPK Amankan 7 Orang Mulai dari Kepala Dinas hingga Ajudan
Ia lalu melanjutkan karirnya menjadi Kepala Kantor Penghubung Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara dan Kepala Dinas Pendapatan Kota Medan.
Di tahun 2007 menjadi Asisten Administrasi Umum Sekda Kota Medan dan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Medan.
Ia lalu terjun ke politik praktis dengan mencalonkan diri sebagai wakil wali kota Medan, di Pilkada 2010, menggandeng Rahudman Harahap.