Menkopolhukam Wiranto Diserang
Jenguk Menkopolhukam, Ma'ruf Amin Sebut Kondisi Wiranto Membaik: Beliau Bicara Lantang, Lancar
Wakil Presiden RI terpilih Ma'ruf Amin mengatakan kondisi dari Menko Polhukam Wiranto sudah mulai membaik.
Penulis: Desi Intan Sari
Editor: Tiffany Marantika Dewi
TRIBUNWOW.COM - Wakil Presiden RI terpilih Maruf Amin mengatakan kondisi dari Menkopolhukam Wiranto sudah mulai membaik.
Hal tersebut Ma'ruf Amin ungkapkan setelah menjenguk Wiranto di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, dikutip TribunWow.com dari channel YouTube Kompastv, Senin (14/10/2019).
Ma'ruf Amin mengatakan dirinya baru menjenguk Wiranto lantaran sebelumnya masih agenda MUI di Nusa Tenggara Barat (NTB).
"Saya lihat kondisinya sudah mulai membaik, menurut dokternya itu sudah dalam proses penyembuhan," ujar Maruf Amin.
• Tanggapi Komentar Nyinyir soal Penusukan Wiranto, Ngabalin Minta Netizen Berpikir Rasional
"Insya Allah tidak lama lagi, Beliau (Wiranto) akan pulih, mengobrol sebentar, Beliau menjelaskan, menceritakan bagaimana peristiwa itu terjadi," sambungnya.
Selain itu, Maruf Amin bersyukur Wiranto bisa ditangani dengan cepat dan tepat setelah menjadi korban penusukan.
"Untung sempat tertolong dan dibawa langsung ke RSPAD, bisa ditangani secara cepat," kata Ma'ruf Amin.
Ia juga mengungkapkan bahwa Wiranto sudah bisa berbicara dengan baik
"Beliau bicara lantang, lancar, Alhamdulillah sudah baik, mudah-mudahan tidak lama lagi akan langsung (sehat)," ujar Ma'ruf Amin.
Diketahui bahwa kini Wiranto tengah dirawat di ruang ICU RSPAD Gatot Soebroto, setelah menjalani fisioterapi.
Alat bantu medis yang sebelumnya masih digunakan oleh Wiranto, kini juga sudah di lepas.
Saat ini Menkopolhukam tengah menjalani perawatan untuk memulihkan luka tusuk yang dideritanya.

• Penusukan Wiranto Disebut Rekayasa, Agum Gumelar: Saya Heran di Indonesia Kok Ada Orang Seperti Itu
Kronologi penyerangan Menko Polhukam Wiranto
Sementara itu, Kapolsek Menes Kompol Dariyanto yang turut menjadi korban dalam penyerangan Wiranto yang terjadi di Pandeglang, Banten, Kamis (10/10/2019) menceritakan kronologi penusukan tersebut.
Diketahui bahwa kondisi Dariyanto sudah membaik setelah dirawat di Rumah Sakit Sari Asih selama dua hari.
Kapolsek Menes yang sudah dalam keadaan bisa duduk dan bisa diajak berkomunikasi lantas menceritakan detik-detik penyerangan Wiranto.
"Pada saat penyerangan terjadi, pada waktu itu saya ada diposisi yaitu di mana pintu masuk," ujar Dariyanto, dikutip dari channel YouTube Kompastv.com.
Ia mengatakan saat tengah berjaga di pintu masuk, rombongan dari Wiranto pun tiba.
"Datang rombongan tersebut akhirnya saya bersalaman dengan pak Menko Polhukam," kata Dariyanto.
"Setelah itu samping saya juga ada dari ajudan yaitu dari Menko Polhukam dan staffnya," sambungnya.
Dariyanto menuturkan tiba-tiba dari arah belakang ada orang yang mengarahkan senjata untuk melukai Wiranto.
• TNI AU Dicopot karena Istri Nyinyiri Wiranto, Bagaimana Nasib Peltu YNS setelah Sidang Disiplin?
"Nah setelah itu dari belakang ya itu ada orang yang mengarahkan (senjata) ke Pak Menkopolhukam kita yaitu Pak Wiranto pada waktu itu," jelas Kapolsek Menes.
Setelah Wiranto diserang oleh pelaku, pria kelahiran Yogyakarta 72 tahun silam itu pun terjatuh.
"Sehingga (Wiranto) terjatuh, akhirnya orang tersebut (pelaku) sempat kita amankan terlebih dahulu," ungkap Dariyanto.
Dibantu dengan aparat yang ada di sekitar situ dan juga masyarakat turut membantu," lanjutnya.
Setelah mengetahui Wiranto terluka, sebagian aparat yang berjaga segera membawa masuk Wiranto ke dalam mobil.
"Lalu Pak Wiranto, akhirnya dibawa, sebagian membawa Pak Wiranto ke dalam mobil berikut dengan ajudannya," jelasnya.
Diketahui bahwa dalam video yang beredar di media sosial tampak Dariyanto sempat menahan serangan pelaku dari arah depan.
Dariyanto membenarkan hal tersebut, dan mengaku bahwa dirinya sempat menghalangi setelah bersalaman dengan Wiranto.
"Pada waktu itu, kita sempat istilahnya menghalang-halangi dengan posisi itu setelah salaman," terang Dariyanto.
"Kita sempat (membuat) dia (pelaku) terhalang tapi karena dia terhalang dia mengambil jalur sebelah kiri pak."
Dariyanto menjelaskan setelah itu pelaku mencoba mengambil jalan di antara mobil dan staf Menko Polhukam.
• Sekjen PDIP Sebut Hanya Hanum Rais yang Tak Percaya Penusukan Menkopolhukam Wiranto
Namun karena masih terhalang pelaku pun memanfaatkan sedikit ruang kosong dan menyerobot untuk menusuk Wiranto.
"Karena jalannya terhalangi, pelaku penusukan Wiranto itu pun mengambil jalan lainya,
antara mobil dan kebetulan (ada) staff dari Menko Polhukam yang dibawa, dia terhalang menyerempet," kata Dariyanto.
"Saya enggak tahu, arahnya mereka dari belakang sana serobotan pak, menyerobot langsung ya kan, menyerobot menusuk Pak Wiranto," sambungnya.
Dariyanto mengungkapkan bahwa sebelum kejadian tidak ada sesuatu yang mencurigakan.
Karena saat masyarakat akan mendekat lokasi, aparat yang ada sudah menghalau mereka, lokasi di sekitar kejadian pun kosong.
Namun setelah rombongan Wiranto datang, Dariyanto yang menjabat sebagai Kapolsek pun menyambut rombongan dari Menko Polhukam tersebut.
"Saya kecurigaan enggak ada pak, tidak ada di situ, karena di situ juga sempat dihalau juga masyarakat di sana saat itu, tidak ada orang juga," katanya.
Lihat video selengkapnya pada menit ke 00:35:
(TribunWow.com/Desi Intan)