Menkopolhukam Wiranto Diserang

Bagian Usus Halus Wiranto Disebut Dipotong 40 Centimeter karena Luka Tusukan

Bagian usus halus Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto disebut harus dipotong.

Bagian Usus Halus Wiranto Disebut Dipotong 40 Centimeter karena Luka Tusukan
Kompas.com
Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, (29/8/2019). Pada Kamis (10/10/2019) ia mengalami penusukan orang tak dikenal. 

TRIBUNWOW.COM - Bagian usus halus Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto disebut harus dipotong.

Hal itu dikatakan oleh Tenaga Ahli Menkopolhukam Agus Ziani.

Agus Zaini mengatakan, usus halus mantan Panglima ABRI itu dipotong sepanjang 40 centimeter karena terluka.

"Setibanya di RSPAD, langsung ditangani secara intensif dan dokter memutuskan untuk mengambil tindakan operasi di bagian perut lantaran akibat tusukan ditemukan luka di bagian usus halus, sehingga usus halusnya mesti dipotong sepanjang 40 cm," ungkap Agus melalui keterangan tertulis, Jumat (11/10/2019).

Kapolsek Menes Beberkan Detik-detik Dirinya Ditusuk saat Lindungi Wiranto: Pisau Tertutup Kain Hitam

Ia menambahkan, saat ini kondisi Wiranto terus membaik.

Meski demikian, Wiranto masih harus menjalani perawatan intensif.

"Alhamdulillah, pasca operasi kondisi Wiranto membaik, meski tetap harus menjalani perawatan. Ia percaya, bahwa Tuhan sebaik-baiknya tempat bersandar. Semoga Allah SWT tetap mencurahkan kasih sayang-Nya," lanjut dia.

Diberitakan sebelumnya, Wiranto ditusuk saat mampir di Alun-alun Menes, Pandeglang setelah setelah meresmikan Gedung Kuliah Bersama di Universitas Mathla'ul Anwar, Kamis (10/9/2019) siang kemarin.

Menurut polisi, Wiranto menderita luka di tubuh bagian depan.

Update Kondisi Wiranto setelah Jalani Operasi, Masih Lemah

Polisi mengamankan dua pelaku yang terdiri dari satu perempuan dan satu laki-laki.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Tiffany Marantika Dewi
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved