Menkopolhukam Wiranto Diserang

Jadi Korban Penusukan di Banten, Wiranto Pernah Jadi Sasaran Pembunuhan dengan Luhut dan 2 Tokoh

Wiranto ditusuk dua orang di Banten. Bulan Mei 2019 Wiranto pernah jadi sasaran pembunuhan bersama Luhut Binsar Panjaitan, Budi Gunawan Gories Mere.

Jadi Korban Penusukan di Banten, Wiranto Pernah Jadi Sasaran Pembunuhan dengan Luhut dan 2 Tokoh
(KOMPAS.com/AGIEPERMADI)
Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto. Wiranto menjadi korban penusukan oleh dua orang tak dikenal di pintu gerbang Lapangan Alun-alun Menes Desa Purwaraja Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang, Banten, Kamis (10/10/2019). 

TRIBUNWOW.COM - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkoplhukam) Jenderal TNI (Purn) Wiranto menjadi korban penusukan oleh dua orang tak dikenal.

Sebelum insiden penusukan di pintu gerbang Lapangan Alun-alun Menes Desa Purwaraja Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang, Banten, Kamis (10/10/2019), Wiranto pernah menjadi sasaran pembunuhan.

Dikutip TribunWow.com dari Kompas.com, Kamis (10/10/2019), Wiranto menjadi sasaran pembunuhan bersama tiga tokoh lainnya.

Kronologi Penusukan Wiranto hingga Jatuh Tersungkur, Pelaku Serang Pakai Gunting Buat Warga Histeris

Di antaranya Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman (Menko Maritim) Luhut Binsar Panjaitan, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan, dan Staf Khusus Presiden Bidang Intelijen dan Keamanan Gories Mere.

Hal tersebut pernah disampaikan oleh Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian pada 28 Mei 2019 lalu.

"Ada Pak Wiranto, Menko Polhukam, Ada Pak Luhut, Menko Maritim. Lalu ada Pak Kepala BIN, dan juga ada Pak Gories Mere," ungkap Tito.

Pelaku yang mengancam membunuh pejabat itu bergabung di kerumunan massa aksi 21-22 Mei 2019.

Polisi menangkap keenam tersangka, yakni HK, AZ, IR, TJ, AD, dan HF.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Muhammad Iqbal menjelaskan upaya pembunuhan keempat pejabat itu bermula sejak 1 Oktober 2018.

Menanggapi hal tersebut, Wiranto mengaku tidak terkejut lantaran pembunuhan itu selalu ada sejak lama.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Ifa Nabila
Editor: Ananda Putri Octaviani
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved