Perppu UU KPK

Bahas KPK, Arteria Dahlan Dihentikan Najwa Shihab saat Ajak Orang Naik Panggung: Saya yang Berhak

Arteria Dahlan ditegur oleh Najwa Shihab saat meminta seseorang untuk naik ke atas panggung kala membahas Perppu UU KPK.

Bahas KPK, Arteria Dahlan Dihentikan Najwa Shihab saat Ajak Orang Naik Panggung: Saya yang Berhak
Capture Youtube Najwa Shihab
Anggota Komisi II DPR Arteria Dahlan ditegur oleh Najwa Shihab saat meminta seseorang untuk naik ke atas panggung kala membahas mengenai penerbitan peraturan pemerintah pengganti undang-undang (perppu) untuk membatalkan Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi hasil revisi. 

TRIBUNWOW.COM - Anggota Komisi II DPR Arteria Dahlan ditegur Najwa Sihab saat meminta seseorang untuk naik ke atas panggung kala membahas penerbitan peraturan pemerintah pengganti undang-undang (perppu) untuk membatalkan Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hasil revisi.

Dilansir TribunWow.com, hal tersebut terjadi saat Arteria Dahlan menjadi narasumber dalam tayangan 'Mata Najwa' di TRANS7, Rabu (9/10/2019).

Saat itu yang turut hadir ada pula Dosen Pascasarjana Universitas Indonesia Emil Salim dalam Mata Najwa.

Arteria Dahlan
Arteria Dahlan (tribunnews)

 

Fraksi PDIP di DPR Sepakat Tolak Jokowi Terbitkan Perppu KPK, Sarankan Hal Ini

Mulanya Arteria Dahlan saat itu menanggapi ucapan dari Emil Salim yang dipanggilnya Prof itu soal UU KPK hasil revisi melemahkan KPK itu sendiri.

Ia menyoroti soal berhasil atau tidaknya KPK dalam melakukan tugasnya.

"Prof saya ingin katakan pelemahannya di mana, berhasil atau tidak berhasilnya KPK Prof, yang tahu itu kami," ujar Arteria.

"Kenapa begitu? Begitu 2015 kepilih, dia buat grand design, dia buat role map, isinya janji-janji apa yang dia kerjakan."

Disinggungnya bahwa tak ada publik yang tahu apa yang telah dilakukan KPK.

Menurutnya ada banyak tugas yang dilewatkan oleh KPK.

"Publik ini enggak tahu, publik ini terhipnotis dengan OTT-OTT (operasi tangkap tangan), seolah itu hebat."

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Roifah Dzatu Azma
Editor: Mohamad Yoenus
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved