Kabinet Jokowi

Blak-blakan, Arief Poyuono Tak Bantah Gerindra Minta 3 Jatah Kursi Menteri Jokowi: Ya Iya dong

Arief Poyuono menjelaskan bahwa Partai Gerindra menyodorkan tiga nama sebagai menteri Jokowi-Ma'ruf Amin pada 2019-2024.

Blak-blakan, Arief Poyuono Tak Bantah Gerindra Minta 3 Jatah Kursi Menteri Jokowi: Ya Iya dong
YouTube Metrotvnews
Arief Puyuono saat melakukan telewicara soal jatah menteri dari Gerindra, Senin (6/10/2019). Arief Puyuono menjelaskan bahwa Partai Gerindra menyodorkan tiga nama sebagai menteri Jokowi-Ma'ruf Amin pada 2019-2024. 

TRIBUNWOW.COM - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Poyuono mengeluarkan statement sensasional terkait kursi Menteri Kabinet Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin pada 2019-2024.

Arief Poyuono menjelaskan bahwa Partai Gerindra menyodorkan tiga nama sebagai menteri  Jokowi-Ma'ruf Amin pada 2019-2024.

Dilansir oleh TribunWow.com dari channel YouTube Metrotvnews pada Selasa (8/10/2019), Arief Poyuono bahkan mengatakan konsep yang diajukkannya dapat memengaruhi keberhasilan Jokowi, dalam memimpin negara Indonesia lima tahun ke depan.

"Yang pasti gini apakah Pemerintah Jokowi mau berhasil atau tidak. Kalau mau berhasil ya ikuti saja program-program yang kami tawarkan," ucap Arief pada Senin (7/10/2019).

Pasalnya, Arief menjelaskan bahwa pihaknya bertekad memberikan konsep-konsep pada Jokowi disertai orang-orang yang dipercaya untuk menjalankan.

"Artinya program-program yang kami tawarkan itu berupa pengolahan sumber daya alam, terus ketahanan pangan, terus ketahanan energi, terus kami menyiapkan orang-orangnya untuk bisa dipakai di kementerian," katanya.

"Artinya sektor-sektor itu yang kita menjadi konsen dari Partai Gerindra," imbuh Arief.

Partai Gerindra Diisukan Merapat ke Jokowi soal Posisi Menteri, Sekjen Ahmad Muzani: Ada Pembicaraan

Kendati demikian, keputusan tetap ada di tangan Jokowi.

"Kembali lagi terserah pada Pak Joko Widodo, apakah mau menerima kita dengan meminta tiga tempat itu atau tidak," ucapnya.

Misalkan Partai Gerindra pada akhirnya diberikan kursi menteri, Arief menjelaskan bahwa partainya tidak serta menerima.

Partai Gerindra disebut hanya mau menduduki kursi menteri sesuai dengan konsep yang telah mereka ajukan

"Bisa dikasih bukan berarti kita mau begitu saja yah, tapi artinya harus pakai program yang kita kaji," ungkap Arief.

Menurutnya, program yang disarankan pada Jokowi juga harus dijalankan orang yang telah dipercaya Partai Gerindra.

Gerindra Diisukan Sodorkan 3 Nama Menteri ke Jokowi, PDIP: Setelah Konsultasi dengan Ketua Umum Ya

Ia takut adanya kesalahan jika dijalankan bukan dari kader Partai Gerindra.

"Programnya dong dan programnya itu dipakai harus dijalankan orang-orang kita, kalau bukan orang kita pasti ada penyelewengan," lanjutnya.

Saat ditanya apakah Partai Gerindra meminta jatah menteri, Arief secara terang-terangan mengakuinya.

"Berarti sama saja meminta menteri, betul begitu?," tanya presenter Prime Talk Metro TV. 

"Ya iya dong kan kita menawarkan program dan menawarkan orang-orangnya," jawab Arief.

Lihat videonya mulai menit ke-5:01

Sementara itu, Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani tak membantah adanya pembicaraan utusan Gerindra dengan Istana terkait menteri.

"Pembicaraan itu memang ada. Kita tidak bisa pungkiri bahwa ada pembicaraan, ada pemikiran di sekitar Istana untuk itu," kata Ahmad Muzani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (7/10/2019), dikutip dari Kompas.com.

Kendati demikian, Ahmad Muzani mengungkapkan bahwa Partai Gerindra belum menentukan arah politiknya.

"Memang ada pembicaran antara orang yang minta Presiden berkomunikasi dengan kami, untuk membicarakan tentang kemungkinan kami bisa berkoalisi, atau kemungkinan kami bisa masuk dalam pemerintahan," jelas Ahmad Muzani.

Andre Rosiade Ungkap Tanggapan Prabowo soal Wacana Amandemen UUD 1945, Sebut Sikap Final Gerindra

Kemudian, politisi 51 tahun ini menjelaskan bahwa pembicaraan antara Partai Gerindra dan Jokowi baru sebatas pengajuan lima konsep.

Lima konsep itu antara lain terkait sumber daya alam, energi, air, pemerintahan hingga pertahanan.

Namun, ia membantah adanya kabar soal penyodoran tiga nama kader Gerindra pada Jokowi.

Sedangkan, tiga nama yang disebut-sebut akan disodorkan pada Jokowi antara lain:

  1. Mantan Wakil Ketua DPR, Fadli Zon.
  2. Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Edy Prabowo
  3. Mantan Calon Wakil Presiden, Sandiaga Uno.

"Ya secara resmi Pak Prabowo belum ajukan itu. Tapi sekali lagi ini baru pada konsep awal tentang bagaimana negara Indonesia yang kita cintai ini bisa mencapai pada swasembada pangan, energi, air, dan seterusnya," jelas Ahmad Muzani.

(TribunWow.com/Mariah Gipty)

Ikuti kami di
Penulis: Mariah Gipty
Editor: Lailatun Niqmah
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved