Breaking News:

Terkini Internasional

Beredar Kabar Paus Fransiskus Jatuh hingga Minta Doa Berantai, Ini Faktanya

Beredar sebuah berita di media sosial yang menyebutkan Paus Fransiskus meminta doa 10 juta Salam Maria hingga jatuh. Begini klarifikasinya.

Penulis: Vintoko
Editor: Claudia Noventa
7sky.life
Pemimpin gereja Katolik sedunia, Paus Fransiskus berdoa. 

TRIBUNWOW.COM - Beredar sebuah berita di media sosial yang menyebutkan Paus Fransiskus meminta doa berantai 10 juta Salam Maria karena sedang menderita sakit.

Tak hanya itu, beredar juga foto yang menampilkan bahwa Paus Fransiskus jatuh.

Berdasarkan rilis yang diterima TribunWow.com, Jumat (4/10/2019), Pastor Markus Solo Kewuta atau Padre Marco SVD memberikan klarifikasinya.

Profil Ignatius Suharyo, Uskup Agung Jakarta yang Ditunjuk Paus Fransiskus Jadi Kardinal

Padre Marco mengatakan awalnya dirinya baru saja kembali dari Airport Roma untuk menjemput murid barunya dari Jakarta.

Setelah itu, lanjut Padre Marco, dirinya membawa sang murid dan kembali masuk ke Vatikan untuk parkir lalu ke kantor.

Padre Marco menjelaskan audiensi dengan Paus Fransiskus berjalan dengan baik.

Dikatakannya, umat dan turis membludak bahkan dikabarkan, Menteri Agama Indonesia dan rombongan juga hadir.

"Sekitar pukul 12.00 siang saya lewat di depan Rumah Paus. Beliau belum masuk karena masih di Lapangan Santo Petrus. Pas di tikungan menuju parkiran, samping Basilika Santo Petrus (wilayah dalam Vatikan), saya disetop serdadu Vatikan dan harus menanti di dalam mobil karena Paus mau lewat," kata Padre Marco.

"Selang 2 menit, Beliau lewat di atas Papamobil di depan saya, berlari pelan dan dikawal masuk ke rumah Beliau. Seperti biasa Beliau melambai ramah. Sehat segar bugar."

Dosen IPB Abdul Basith yang Simpan 28 Bom Molotov Diberhentikan Sementara dan Terancam Dipecat

Lantas, Padre Marco memberikan klarifikasi soal kabar yang menyebutkan Paus Fransiskus jatuh dan meminta doa berantai.

"Saya tidak tahu mulanya dari siapa. Jelas ada orang yang suka mengarang berita lalu semua orang langsung percaya tanpa klarifikasi," beber dia.

Awalnya, Padre Marco membenarkan Paus Fransiskus pernah tergelincir dan jatuh saat mengukupi Altar pada awal perayaan Misa dalam rangka Hari Kaum Muda sedunia di Polandia tahun 2016.

"Tiga tahun lalu. Beliau tergelincir karena salah injak. Langsung bangun kembali dan perayaan Misa berlangsung tanpa hambatan sampai selesai. Tidak ada masalah apa-apa. Foto-foto dan video jatuhnya Paus ada di internet sejak 3 tahun. Tetapi herannya, tiba-tiba muncul marak sekarang. Apa maksudnya?," kata dia keheranan.

Kedua, kata Padre Marco, Paus Fransiskus memang memiliki satu paru-paru saja.

"Ini bukan hal baru. Bukan rahasia. Pada waktu berumur 21 tahun (artinya pada tahun 1957 karena beliau lahir tahun 1936), beliau mengalami gangguan paru-paru di Buenos Aires, Argentina, sehingga satu bagian dari paru-parunya harus diangkat."

"Sejak berumur 21 tahun sampai 83 tahun saat ini (dari 1957 sampai 2019), artinya sudah 62 tahun beliau hidup hanya dengan satu paru-paru, tetapi tidak pernah menjadi masalah. Kesehatannya selalu baik sehingga bisa sampai menjadi Paus. Kalau bermasalah, tentu saja tidak akan bisa mendapat begitu banyak pangkat dan tugas. Dengan umur di atas 80 saja Beliau masih bekerja optimal dengan hanya satu paru-paru, tidak ada bedanya dengan orang berparu-paru lengkap," urai Padre Marco.

Disebut Ngelunjak karena Tolak Bertemu Jokowi, BEM Trisakti: Membiarkan Kesalahan adalah Kejahatan

Ketiga, Padre Marco mengatakan doa Salam Maria tidak membutuhkan ukuran angka tertentu.

Pasalnya, di dalam surat yang ditulis itu diminta ada 10 juta Salam Maria agar Paus Fransiskus sembuh.

"Wow.. Tuhan agama mana itu yang butuh doa dengan angka-angka dan syarat-syarat seperti itu? Pendasaran biblis atau teologisnya di mana? Tidak pernah dengar dan tahu, karena memang tidak ada. Umat Katolik diminta tidak percaya akan berbagai surat berantai berbau mitis magis di mana ada ketentuan jumlah doa supaya Tuhan mengabulkan, dll," jelas dia.

Padre Marco menambahkan, Paus Fransiskus memang kerap meminta doa terutama saat tampil di publik.

"Pertama kali beliau meminta doa dari umat ketika menampakan diri pertama kali pada tanggal 13 Maret 2013 di balkon Basilika Santo Petrus, sesaat setelah dipilih menjadi Paus," ujar dia.

"Awal-awalnya terasa aneh karena Paus meminta doa dari umatnya. Paus-paus sebelumnya hampir tidak pernah mengatakan hal itu secara publik. Tetapi setelah beberapa saat, dunia sudah merasa biasa dan paham dengan permintaan Paus Fransiskus itu. Yang jelas, permintaan Paus itu bukan terutama untuk kesembuhan beliau, tetapi karena doa untuk orang beriman adalah sebuah kebutuhan penting di dalam hidup. Juga Paus butuh doa, seperti kita juga butuh doa dari beliau dan dari orang lain," imbuh dia.

(Press Release/TribunWow.com)

Sumber: TribunWow.com
Tags:
Paus FransiskusVatikanMedia Sosial
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved