Viral Video di Tuban
6 Fakta Video Viral Mesum Pelajar SMK di Tuban, Ada Suara Kata-kata Perempuan Bicara Hal Ini
Warga Tuban dihebohkan dengan video mesum diduga pelajar SMK. Berikut enam fakta soal video mesum tersebut.
Penulis: Mariah Gipty
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Warga Tuban dihebohkan dengan video mesum diduga pelajar SMK.
Dilansir TribunWow.com, video tak senonoh itu viral di media sosial, khususnya Facebook.
Namun, ada fakta menarik lainnya terkait viral video mesum tersebut.
• Terungkap Pemeran Wanita dalam Video Mesum di Tuban Ternyata Siswi SMK, si Pria Beda Sekolah
Berikut 5 fakta soal viral video pelajar mesum di Tuban, Jawa Timur:
1. Ada 6 Orang dalam Kamar
Dikutip dari Surya pada Rabu (3/10/2019), dalam video itu diperkirakan ada enam orang.
Tiga orang berada di atas ranjang, sedangkan dua di antaranya tengah melakukan adegan tak senonoh.
Sedangkan, tiga orang lain duduk di lantai tengah merekam kejadian tersebut.
Mereka hanya menonton kejadian tak senonoh yang dilakukan dua orang di atas ranjang itu.
Selain itu, dalam video terdengar suara perempuan berkata "Aku ora melu-melu (Saya tidak ikut-ikutan-red)".
• Video Polisi Kaget saat Gerebek Pasangan Mesum, Ternyata Istrinya Selingkuh dengan Dokter
2. Terungkap Melalui Kaus Kaki
Meski tidak diketahui secara jelas siapa sosok-sosok tersebut, namun sempat terlihat identitas sekolah pemeran wanita.
Terdapat identitas satu di antara SMK di Tuban melalui kaus kaki yang digunakan pemeran wanita di video.
Di dalam video itu, terlihat kaus kaki hitam bertuliskan nama satu di antara sekolah di Tuban
Sedangkan, video viral itu berdurasi sekitar enam detik.

3. Identitas Pemeran
Kepala Sekolah SMK siswi dalam video tersebut, MJ mengakui bahwa perempuan dalam video viral itu siswinya.
Namun, MJ menegaskan bahwa pemeran laki-laki itu bukan dari sekolahnya.
Identitas pelaku pria juga tidak diketahui.
"Benar yang perempuan siswa saya, yang laki-laki dari sekolah lain," kata MJ.
MJ menjelaskan siswi itu kini duduk di kelas X.
• Teror Pria Mesum Bertopeng di Purworejo, Calon Korban: Mau Teriak Maling Kok Enggak Ada yang Dicuri
MJ menjelaskan, kini siswi yang bersangkutan masih di kepolisian.
Siswi tersebut didampingi oleh sejumlah guru.
"Saat ini (siswa) masih di kepolisian didampingi sejumlah guru, tadi polisi sudah ke sini juga. Untuk proses lanjut kita menunggu hasil dari polisi," ungkap dia.
5. Polisi akan Lacak Melalui Facebook
Pihak kepolisian Tuban angkat bicara soal viral video mesum pelajar yang menghebohkan media sosial Facebook.
Video mesum itu memperlihatkan pelajar tengah berhubungan badan.
Dikutip TribunWow.com dari Surya pada Kamis (3/10/2019), Kasubag Humas Polres Tuban, IPTU Suganda menjelaskan kini pihaknya tengah melakukan penyelidikan.
Polisi ingin mengetahui kebenaran video itu.
"Kita akan selidiki dulu, kita cek kebenarannya," kata IPTU Suganda pada Kamis (3/10/2019).
• Viral Video Mesum Diduga Pelajar SMK di Tuban, Ada 6 Orang di Dalam Kamar, Berikut Rinciannya
Iptu Suganda menegaskan, polisi akan fokus pada siapa penyebar pertama.
Polisi akan menugaskan Tim Cyber untuk mengungkap kasus tersebut.
Sehingga dapat diketahui siapa penyebar pertama.
"Kita cek dulu, nanti Tim Cyber akan melakukan penyelidikan terkait siapa yang mengunggah pertama. Baru kita tahu apakah benar dilakukan pelajar Tuban atau tidak," ujar Iptu Suganda.
6. Tindakan yang akan Diambil Dinas Pendidikan dan Kebudayaan
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jawa Timur wilayah Tuban dan Bojonegoro angkat suara soal viral video mesum pelajar yang diduga dari Tuban.
Kepala Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jatim wilayah Tuban dan Bojonegoro, Adi Prayitno mengaku prihatin.
Selain itu, dirinya juga cukup kaget mendengar kabar kurang menyenangkan itu.
"Pertama mendengar kabar ini saya prihatin dan terkejut," kata Adi Prayitno Kamis (3/10/2019)
Adi Prayitno meminta agar orang tua murid lebih perhatian dengan memeberikan pembinaan.
• Kronologi Viral Video Mesum Pelajar di Palembang, Diawali Kenal di Facebook dan Pamer Anggota Tubuh
Orang tua diharapkan memberikan contoh yang baik dalam berperilaku maupun bertutur kata.
Akibat kejadian itu, Adi Prayitno mengatakan pihaknya akan melakukan pembinaan pada sekolah tempat pelajar-pelajar itu menempuh pendidikan.
"Kalau benar itu dari salah satu sekolah, kami akan lakukan pembinaan, salah satu fungsi pendidikan kan melakukan pembinaan," ungkap Adi Prayitno.
(TribunWow.com/Mariah Gipty)