Bencana Kabut Asap Karhutla
Hujan Buatan Berhasil Dibuat, Masyarakat di Wilayah Terdampak Karhutla Ucapkan Syukur
Hujan buatan telah berhasil turun di sejumlah wilayah yang terdampak kebakaran hutan dan lahan, di Riau dan Kalimantan.
Penulis: AmirulNisa
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
TRIBUNWOW.COM - Hujan buatan yang dibuat pemerintah dengan menyemai garam berhasil menghasilkan hujan deras.
Hujan terjadi di Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan juga Riau yang merupakan daerah dengan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) cukup parah.
Turunnya hujan deras itu membuat masyarakat bersorak sambil ucapkan syukur.
Dari sebuah video yang diunggah di kanal YouTube KOMPASTV pada Sabtu (21/9/2019), terdengar teriakan warga yang ucapkan syukur.
• Info BMKG - Prakiraan Cuaca 33 Kota Hari Ini Sabtu 21 September 2019, Karhutla Masih Terjadi
Tayangan tersebut memperlihatkan cuplikan hujan di lokasi yang berbeda-beda.
Pada sebuah lokasi yang terlihat seperti hutan, seorang pria berteriak mengucapkan terima kasih karena hujan turun.
"Terima kasih ya Tuhan, hujan, hujan," ucap seorang pria yang merekam.
Pada video itu juga terlihat dua orang petugas dengan seragam Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD), yang ikut bersorak.
Dua petugas itu mengucap 'Alhamdulillah' secara bersamaan.
"Hujan, terima kasih ya Allah," tambah pria pembawa kamera.
• Foto-foto Spiderman Padamkan Api Karhutla di Pontianak, Lihat Aksinya saat Bantu Petugas Damkar
Pada lokasi lain yang terlihat seperti kebun, seorang yang merekam menerikan syukur karena turunnya hujan lebat.
"Hujan besar, alhamdulillah kabut asap bisa hilang," ucap orang yang merekam.
Hujan yang turun merupakan operasi Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) dengan menyemaikan garam sebanyak 4.000 kilogram di wilayah Riau.
Sedangkan di Kalimantan Tenga operasi TMC dilakukan dengan garam dapur sebanyak 2.400 kilogram.
Dikutip TribunWow.com dari Tribunnews.com, Sabtu (21/9/2019), operasi TMC dilakukan oleh Balai Besar Teknologi Modifikasi Cuaca (BBTMC)BPPT yang bekerjasama dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) serta Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).
Hujan pertama kali turun di Kalimantan pada Jumat (20/9/2019) sore.
Air pun membasahi Kota Palangkaraya dan sekitarnya.
Kepala BBTMC BPPT Tri Handoko Seto menyampaikan bahwa operasi TMC yang dilakukan telah berhasil.
"Setelah melakukan penyemaian di beberapa lokasi di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan, maka beberapa daerah seperti daerah-daerah di Kalimantan Tengah dan Selatan dilaporkan hujan," ujar Seto, dalam video testimoninya, Jumat (20/9/2019).
• VIRAL Video Ular Berkaki Jadi Korban Karhutla Riau, Panji Petualang Beri Penjelasan: Itu Bukan Naga
Saat dihubungi Tribunnews.com, Seto mengatakan tidak hanya Kalimantan saja yang berhasil turun hujan.
"Di Riau hujan turun di Kecamatan Bukit Kapur Kota Dumai, lalu di Kalimantan Tengah itu di Kabupaten Pulang Pisang, Kota Palangkaraya dan sekitarnya. Sedangkan Kalimantan Barat turun di Kecamatan Betung Kabupaten Bengkayang," kata Seto dalam pesan singkatnya kepada Tribunnews, Jumat (20/9/2019) sore.
Di Riau hujan sudah turun di wilayah Dumai dan Rokan Hilir.
Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Hammam Riza mengatakan bahwa intensitas hujan terus meningkat.
"Alhamdulillah (di Riau) sudah hujan ya, jadi hasil operasi hujan buatan selama ini intensitasnya udah meningkat tanggal 17, 18 dan tanggal 19 (September)," kata Hammam, Jumat (20/9/2019) malam.
Lihat video lengkapnya:
(TribunWow.com/Ami)