Terkini Internasional

Buntut Ratusan Orang Kena Paru-paru Akut akibat Vape, New York Larang Rokok Elektrik Berperisa

New York telah melarang rokok elektrik yang beraroma setelah hampir 400 kasus penyakit paru-paru serius terkait vaping dilaporkan.

Buntut Ratusan Orang Kena Paru-paru Akut akibat Vape, New York Larang Rokok Elektrik Berperisa
VIA STAR2
Adam dari Gurnee, Illinois, Amerika Serikat tertidur di ruang perawatan intensif karena mengalami kerusakan paru-paru akut, diduga karena kebiasaannya menghisap vape. 

TRIBUNWOW.COM - New York telah menjadi negara bagian pertama yang segera melarang rokok elektrik yang beraroma setelah hampir 400 kasus penyakit paru-paru serius terkait vaping dilaporkan di AS.

Kantor kesehatan masyarakat negara bagian New York, Selasa (17/9), menyetujui larangan itu atas rekomendasi kuat dari Gubernur Andrew Cuomo.

"Tidak bisa dipungkiri perusahaan vaping sengaja menggunakan rasa seperti permen karet, Captain Crunch, dan permen kapas untuk membuat anak-anak muda terpikat pada rokok elektrik," kata Cuomo.

2 Tahun Pakai Vape, Paru-paru Remaja Ini Jadi seperti Orang Berusia 70 Tahun dan Rusak Akut

"Ini adalah krisis kesehatan masyarakat dan berakhir hari ini."

Larangan itu segera diberlakukan di New York.

Hanya rasa tembakau dan mentol yang bisa dijual. Michigan juga telah menyetujui larangan rasa, tetapi belum berlaku.

Negara-negara bagian lain juga sedang mempertimbangkan larangan itu.

Pusat Pengawasan dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) telah mengaktifkan tindakan darurat untuk mengatasi serangkaian penyakit paru-paru yang baru-baru ini yang diduga diakibatkan oleh rokok elektronik.

Inilah 5 Penyebab Kanker Paru-paru yang Perlu Diwaspadai, Jangan Diremehkan

Ada hampir 400 kasus yang dikonfirmasi dan diduga terjadi di seluruh AS termasuk sekurangnya enam kematian.

Pakar kesehatan belum bisa menentukan penyebab pasti, termasuk merek atau bahan tertentu dalam rokok elektronik itu.

Tetapi sebagian mencurigai penggunaan komponen ganja THC di perangkat vaping.

Meskipun demikian, mereka mendesak semua pengguna rokok elektronik untuk berhenti.

Perangkat rokok elektrik dipasarkan sebagai alternatif yang lebih aman daripada rokok tembakau.

Regulator federal telah memperingatkan pembuat rokok elektrik terbesar, JUUL, agar tidak membuat klaim seperti itu, dan menyebutnya belum terbukti. (VOA Indonesia)

Artikel ini telah tayang di VOA Indonesia dengan judul "New York Larang Rokok Elektrik Bercita Rasa"

Ikuti kami di
Editor: Lailatun Niqmah
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved