Terkini Daerah

Rekonstruksi Pembunuhan Pemilik Cafe Penjara, Lama Pendam Cinta hingga Fantasi Seks di Depan Jasad

Reka ulang adegan pembunuhan pemilik Cafe Penjara Gresik, alasan karena cinta tak tersampaikan hingga bunuh temannya sejak kecil.

Rekonstruksi Pembunuhan Pemilik Cafe Penjara, Lama Pendam Cinta hingga Fantasi Seks di Depan Jasad
Surya.co.id/Sugiyono
Cafe Penjara yang menjadi lokasi pembunuhan Hadryil Choirun Nisa'a (25) di Jalan Raya Cerme, Desa Banjarsari Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, Rabu (11/9/2019). Rekonstruksi pembunuhan dilakukan oleh Sholahudin Alayubi alias Ayub pada Rabu (18/9/2019). 

TRIBUNWOW.COM - Rekonstruksi pembunuhan Hadryil Choirun Nisa'a atau Nisa (25), pemilik Cafe Penjara di Desa Banjarsari, Gresik, Jawa Timur, oleh Sholahudin Alayubi alias Ayub dilaksanakan pada Rabu (18/9/2019).

Dikutip TribunWow.com dari Surya.co.id, Jumat (20/9/2019), dalam rekonstruksi itu terungkap Ayub yang sudah lama memendam rasa cinta kepada Nisa hingga berfantasi seks di depan jasad korban.

Rekonstruksi dilakukan di Cafe Penjara, Jalan Raya Banjarsari, Cerme, Gresik di bawah pengawasan Polsek Cerme.

4 Fakta Video Syur Diduga PNS Jawa Barat, Tersebar via WhatsApp hingga Tanggapan Pemprov Jabar

Kapolsek Cerme AKP Iwan Hari Perwanto menyebut dalam rekonstruksi itu, Ayub memeragakan 37 adegan pembunuhan itu.

Ayub mengaku sudah akrab dengan Nisa sejak kecil dan memendam rasa cinta kepadanya.

Di adegan awal, Ayub memeluk korban dari belakang hingga keduanya terjatuh.

Selama melakukan reka ulang itu, Ayub tampak masih teringat secara detail saat melakukan aksi jahatnya itu.

Ayub menyebut dirinya menjebak Nisa dengan cara membawa seekor kucing yang akan memancing korban masuk ke kafe kosong itu.

"Ya letaknya di sini. Setelah menangkap kucing, dia (Nisa) saya peluk dari belakang. Kemudian memberontak dan jatuh bersama," ujar Ayub.

Ayub langsung membekap Nisa dan dicekik sebanyak dua kali hingga akhirnya nyawa korban melayang.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Ifa Nabila
Editor: Lailatun Niqmah
Sumber: Surya
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved