Terkini Nasional

KPK Geledah 4 Rumah dan 1 Apartemen sebelum Tetapkan Bambang Irianto sebagai Tersangka Mafia Migas

Sebelum tetapkan Bambang Irianto sebagai tersangka kasus mafia migas pada Selasa (10/9/2019), KPK Geledah 4 rumah dan 1 Apartemen terlebih dulu.

KPK Geledah 4 Rumah dan 1 Apartemen sebelum Tetapkan Bambang Irianto sebagai Tersangka Mafia Migas
Hafidz Mubarak A
Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif 

TRIBUNWOW.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan tersangka kasus mafia migas yakni mantan pejabat Pertamina Energy Service Bambang Irianto pada Selasa (10/9/2019).

Wakil Ketua KPK Laode M Syarif mengungkapkan, dalam penyelidikan kasus mafia migas, KPK telah menggeledah lima lokasi, dikutip TribunWow.com dari tribunnews.com, Rabu (11/9/2019). 

"Untuk kepentingan penyidikan, KPK menggeledah 5 lokasi pada 5 dan 6 September 2019," ungkap Wakil Ketua KPK Laode M Syarif di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (10/9/2019).

Diketahui bahwa lima lokasi itu terdiri dari rumah yang beralamat di Jalan Pramukasari 3, Jakarta, kemudian rumah yang beralamat di Kompleks Ligamas, Pncoran, Jakarta.

Selanjutnya rumah yang ada di Cempaka Putih Timur, Jakarta, serta rumah yang beralamat di Jl. Cisanggiri II Petogogan, Kebayoran Baru, Jakarta.

Debat dengan Juru Bicara KPK soal Revisi UU KPK di ILC, Arteria Dahlan: Di Mana Nuranimu?

Selain rumah, KPK juga menggeledah sebuah apartemen yang berada di Salemba Residence, Jakarta.

Laode M Syarif mengatakan dari penggeledahan itu KPK telah menyita dokumen-dokumen pengadaan dan data aset.

"Dikarenakan dugaan penerimaan suap cukup signifikan maka KPK akan terus berupaya melakukan penelusuran dan asset recovery," ujar Laode M Syarif.

Diketahui bahwa Bambang Irianto menerima suap lewat perusahaannya SIAM Group Holding Ltd yang ada di British Virgin Island.

Bambang Irianto diduga menerima suap sekitar USD2,9 juta atau sekitar Rp 40.7 miliar dari Kernel Oil Ltd selama tahun 2010 sampai 2013.

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Desi Intan Sari
Editor: Tiffany Marantika Dewi
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved