Bocah Korban Bully Meninggal Dunia

Ibu dari Bocah Korban Bully Ungkap Hal Aneh sebelum Anaknya Meninggal, Ditolak Sejumlah Rumah Sakit

Ibu dari anak korban pem-bully-an, Sri Ani Lestari (38) mengungkap kondisi Fatir Ahmad sebelum meninggal.

Ibu dari Bocah Korban Bully Ungkap Hal Aneh sebelum Anaknya Meninggal, Ditolak Sejumlah Rumah Sakit
Facebook/Fatir Ahmad
Ibu dari anak korban pem-bully-an, Sri Ani Lestari (38) mengungkap kondisi Fatir Ahmad sebelum meninggal. 

Awalnya, pada suatu hari di bulan Agustus sekitar 15.00 WIB, Ani melihat anaknya tengah bermain dengan beberapa anak lain di kompleksnya.

Lalu, Ani mengaku bahwa dirinya menyuruh sang anak kembali untuk mandi.

 Cerita Doddy Sudrajat soal Keluarganya yang Malu dengan Vanessa Angel, sang Adik sampai Dibully

Namun, Fatir justru menolak.

Lima menit berselang, Ani mendengar Fatir menangis.

"Lima menit sebelum kejadian pemukulan, saya nyuruh Fatir mandi, tapi dia menolak."

"Saat saya ingin masuk ke dalam rumah karena Fatir masih ingin bermain, belum sempat masuk, masih di teras, saya mendengar Fatir menangis."

"Sontak saya langsung menghampiri dan mempertanyakan apa yang terjadi," kata Ani saat ditemui Tribuncirebon.com di kediamannya di Kecamatan Leuwimunding, Kabupaten Majalengka, Senin (9/9/2019).

Kemudian, Ani lantas bertanya pada sang anak mengapa menangis.

Fatir menjawab kalau dirinya dipukul oleh temannya yang berinisial I.

 Pernah Jadi Korban Bully di Sekolah, Pria Ini Bunuh Temannya 53 Kemudian saat Reuni Kelas

Namun, Fatir mengaku tak merasa sakit. 

Kemudian, Ani mengaku sempat menegur anak yang bersama Fatir itu (inisial I).

Ani menjelaskan, saat anaknya menangis tak tampak ada luka di sekujur tubuh Fatir.

Sehingga, kala itu Ani mengaku tidak perlu memperpanjang masalah. 

"Ketika saya tanya,'Dek sakit enggak?' Anak saya menjawab 'Enggak, mah'. Karena anak saya menjawab kayak gitu dan tidak kelihatan ada luka, saya tidak menegur anak itu (inisial I) dan saya tidak memperpanjang permasalahan tersebut karena tidak ingin ribut dengan tetangga," terang Ani.

Menurut keterangan Ani, pada saat itu anaknya terlihat hanya bermain dengan bocah berinisial I tersebut.

"Saya itu melihat Fatir bermain cuma dengan inisial I, teman-teman yang lainnya jauh," sambungnya.

(TribunWow.com/Mariah Gipty)

WOW TODAY:

Ikuti kami di
Penulis: Mariah Gipty
Editor: Rekarinta Vintoko
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved