Terkini Nasional

Soal Kenaikan Iuran BPJS Mulai Januari 2020, Jusuf Kalla: Terlalu Murah Dibanding Manfaat

Wakil Presiden Jusuf Kalla memberikan komentar soal rencana kenaikan iuran BPJS Kesehatan yang akan diberlakukan pada Januari 2019.

Soal Kenaikan Iuran BPJS Mulai Januari 2020, Jusuf Kalla: Terlalu Murah Dibanding Manfaat
Grafis Tribunwow/Kurnia Aji Setyawan
Wakil Presiden Jusuf Kalla. 

TRIBUNWOW.COM - Wakil Presiden Jusuf Kalla memberikan komentar soal rencana kenaikan iuran BPJS Kesehatan yang akan diberlakukan pada Januari 2019.

Dilansir TribunWow.com dari tayangan KOMPASTV, Jusuf Kalla mengatakan bahwa selama ini iuran BPJS dianggap terlalu murah.

Hal itu dikatakan Jusuf Kalla di Kantor Wakil Presiden, Jakarta Pusat, Jumat (6/9/2019).

Wakil Presiden Jusuf Kalla saat membicarakan BPJS di Kantor Wakil Presiden, Jumat (6/9/2019)
Wakil Presiden Jusuf Kalla saat membicarakan BPJS di Kantor Wakil Presiden, Jumat (6/9/2019) (YouTube KompasTV)

Harga iuran dikatakan Jusuf Kalla terlalu murah dibandingkan dengan manfaat yang didapat selama ini oleh pasien BPJS.

"Itu iuran BPJS terlalu murah dibanding manfaat, Rp 23 ribu tapi mau operasi jantung, sakit apa pun ditanggung oleh BPJS," ujar Jusuf Kalla.

Kata Sri Mulyani soal Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan, Singgung Carut Marut Kepesertaan

"Maka karena itulah harus dinaikkan," tambahnya.

Namun, Jusuf Kalla mengatakan bahwa iuran tersebut tidak berlaku untuk masyarakat miskin.

Karena selama ini masyarakat miskin juga telah ditanggung oleh pemerintah.

"Tapi untuk diketahui, untuk diketahui untuk orang miskin yang bayarkan itu pemerintah, jadi kalau ada kenaikan iuran itu tidak berpengaruh apa-apa untuk orang miskin, karena iurannya dibayarkan oleh pemerintah," ujar Jusuf Kalla.

"Itu hanya berpengaruh oleh orang mampu, orang punya pekerjaan yang memiliki kelas 2 kelas 1 di BPJS," tambahnya.

Mardiasmo Sebut Iuran BPJS Kesehatan Kelas I dan II Naik 100 Persen per Januari 2019

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Tiffany Marantika Dewi
Editor: Lailatun Niqmah
Sumber: Kompas TV
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved