Viral Medsos
Viral Video Ospek Mahasiswa Jalan Jongkok dan Minum Air yang Diludahi, Rektor Angkat Bicara
Sebuah video perlihatkan mahasiswa baru yang disuruh jalan jongkok menaiki anak tangga hingga minum air yang diludahi, menjadi viral di media sosial.
Penulis: Rusintha Mahayu
Editor: Mohamad Yoenus
TRIBUNWOW.COM - Media sosial dihebohkan dengan sebuah video berisi kegiatan masa orientasi mahasiswa baru di sebuah universitas.
Video itu perlihatkan mahasiswa baru yang disuruh jalan jongkok menaiki anak tangga hingga minum air yang diludahi.
Video yang diunggah oleh akun Twitter @loolxaa, pada Kamis (29/8/2019), menjadi viral.
Diketahui, unggahan tersebut telah mendapatkan 498,2 ribu penonton, 33,8 ribu retweet, dan disukai 18,4 ribu pemirsa.
• Viral Video Mahasiswa Diospek dengan Jalan Kaki dan Meminum Air Muntahan Temannya, Ini Faktanya
• Viral di WhatsApp Kabar Harga BBM Naik per 30 Agustus 2019, Pertamina: HOAX
• Videonya Cium Berondong Viral dan Jadi Sorotan, Barbie Kumalasari: Dia Bilang Aku Ngegemesin
Dalam video unggahan, tampak dua mahasiswa baru yang mengikuti ospek sedang dipelonco sang senior.
Dua mahasiswa baru tersebut memakai jas almamater warna kuning universitas tersebut.
Tampak kedua mahasiswa baru itu berjalan jongkok menaiki anak tangga.
Di depannya terlihat segerombolan senior yang memakai baju seragam berwarna biru gelap itu, sedang mem-bully kedua mahasiswa itu.
Dalam video, tampak seorang pria memakai kemeja kotak-kotak ingin membantu membawakan tas salah satu mahasiswa tersebut.
Kemudian, senior wanita yang ada di dalam video itu menepis tangan pria itu dengan tendangan kakiknya.
Aksi para senior itu belum berakhir.
• Viral di Twitter Kisah KKN di Desa Penari, Ini Kata Psikolog
Di video unggahan yang lain, terlihat para mahasiswa baru sedang duduk di dalam sebuah kelas.
Terlihat mahasiswa yang duduk di paling depan, sedang membawa air minum gelas di tangannya.
Namun, yang membuat terkejut yakni air yang telah diminum itu dimuntahkan kembali ke dalam air minum gelas tersebut, kemudian dioper ke teman sebelahnya.
Secara tidak langsung, kejadian tersebut sama halnya dengan meminum air yang diludahi.
Kejadian perpeloncoan terhadap mahasiswa baru tersebut kemudian mendapat cibiran dari netizen.
Hal tersebut dinilai tidak mendidik dan bahkan merupakan tindakan tercela.
"~TWITTER PLEASE DO YOUR MAGIC~
Buat temen-temen semua tolong banget viralin dan tag @Kemdikbud_RI @ristekdikti Hancur banget perasaan gua liat anak orang diginiin." tulis akun Twitter @loolxaa.
• Viral Video Murid SD Dipukul dan Ditendang Temannya, Kemendikbud: Kasus Ini dalam Pantauan
Lokasi kejadian
Dikutip TribunWow.com dari Kompas.com, disebutkan peristiwa ini terjadi di sebuah universitas di Ternate, Maluku Utara.
Konfirmasi selanjutnya dilakukan ke Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi.
Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemenristek Dikti Ismunandar mengatakan, pihaknya telah menelusuri video tersebut.
Dikutip dari Kompas.com, Berdasarkan penelusuran Ristek Dikti, peristiwa tersebut terjadi di Universitas Khairun di Kota Ternate.
Menurutnya, para mahasiswa yang melakukan tindakan itu sudah meminta maaf.
Menurut Ismunandar, tindakan seperti yang terekam pada video telah melanggar aturan.
Ia juga menegaskan bahwa, kegiatan orientasi mahasiswa baru yang dilakukan dengan cara seperti ini tidak boleh terjadi.
Ismunandar menuturkan, saat ini pihak kampus telah turun tangan untuk menindaklanjuti peristiwa ini.
• Bukan Rusmini, Ibu yang Viral karena Kepalanya Diinjak oleh Anaknya Bernama Djaiti, Ini Faktanya
Klarifikasi Universitas terkait
Rektor Universitas Khairun Ternate telah mengunggah video klarifikasi di akun Instagram @mahasiswaunkhair, pada Jumat (30/8/2019).
Dalam video klarifikasi tersebut, sang rektor menyampaikan permohonan maaf dan juga sangat menyesali kejadian yang terjadi pada masa orientasi mahasiswa baru.
Sang rektor juga menyampaikan, bahwa menyesali akan terjadinya kejadian seperti ini di Universitas tersebut.
Ia juga menyampaikan bahwa telah melakukan infestigasi kepada sang pelaku perpeloncoan terhadap mahasiswa baru.
Kemudian ia juga menuturkan telah memberikan sanksi mulai dari peringatan, scoresing proses perkuliahan, dan pemecatan, dilihat dari tingkat keterlibatan pelaku dalam kejadian tersebut.
Adapun sang rektor juga mengaskan bahwa tidak mentolerir apapun yang berbau kekerasan, diskriminasi, maupun tindakan-tindakan diluar kepatutan.
Ia kemudian berpesan kepada mahasiswa baru untuk tidak melayani dan tidak mengikuti perintah senior yang tidak sesuai dengan aturan yang sudah berlaku.
• Viral Ridwan Saidi Sebut Kerajaan Sriwijaya Fiktif, Berikut Fakta dan Bantahan dari Ahli
(TribunWow.com/ Rusintha Mahayu)
WOW TODAY: