Breaking News:

Seleksi Pimpinan KPK

Kriteria Capim KPK yang Cocok Versi Buya Syafii Maarif: Harus Tenang, Latar Belakang Tidak Penting

Mantan Ketua PP Muhammadiyah Ahmad Syafii Maarif atau yang akrab disapa Buya Syafii turut memberikan tanggapan mengenai 20 capim KPK.

Penulis: Roifah Dzatu Azma
Editor: Rekarinta Vintoko
Capture Youtube Najwa Shihab
Mantan Ketua PP Muhammadiyah Ahmad Syafii Maarif atau yang akrab disapa Buya Syafii turut memberikan tanggapan mengenai 20 Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). 

TRIBUNWOW.COM - Mantan Ketua PP Muhammadiyah Ahmad Syafii Maarif atau yang akrab disapa Buya Syafii turut memberikan tanggapan mengenai 20 calon pimpinan (capim) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Hal ini diungkapkan Buya Syafii melalui video yang diputar program Mata Najwa yang bertajuk 'Hidup Mati KPK', dikutip TribunWow.com dari kanal YouTube Najwa Shihab, Rabu (29/8/2019).

Mulanya, Buya Syafii menuturkan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi), pemerintah bersama Anggota Komisi III harus jeli dalam memilah capim KPK.

"Pemerintah, komisi III, presiden, harus mendengar masukan dari masyarakat. Harus dicari orang yang betul-betul mempunyai integritas," ujar Buya Syafii.

Tak Mau Jokowi Pilih Capim KPK Ini, Romo Magnis: Presiden Angkat, Berarti Tak Mau Negara Bersih

Diketahui, setelah capim KPK diseleksi oleh panitia pelaksana (pansel), maka akan diserahkan kepada presiden dan lalu diserahkan ke DPR Komisi III, untuk ditentukan.

"Sebab yang menentukan ketua itu nanti adalah komisi III," ujarnya.

"Komisi III juga harus ekstra hati-hati. Jangan hanya untuk kepentingan politik sesaat, lalu salah pilih lagi, seperti dulu kan pernah terpilih, waktu saya jadi pansel itu," ujarnya.

Mantan Ketua PP Muhammadiyah Ahmad Syafii Maarif atau yang akrab disapa Buya Syafii turut memberikan tanggapan mengenai 20 Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Mantan Ketua PP Muhammadiyah Ahmad Syafii Maarif atau yang akrab disapa Buya Syafii turut memberikan tanggapan mengenai 20 Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). (Capture Youtube Najwa Shihab)

Ia lantas meminta agar capim KPK yang terpilih adalah sosok petarung.

"Oleh sebab itu mari kita pilih yang independen, yang berani, yang petarung begitu."

Mengenai sosok, ia meminta kriteria pemimpin KPK yang tenang.

"Dia orangnya harus tenang, latar belakang menurut saya tidak penting apapun ya. Tapi memang harus cari jejak rekamnya, so, pengalaman pansel-pansel yang dahulu itu ada saja kelemahannya," ungkap Buya Syafii.

"Kita cari mana yang betul-betul ya. Kalau saya harus punya bakat negarawan," pungkasnya.

Lihat videonya dari menit ke 0.42

Dikutip TribunWow.com dari Tribunnews.com, Rabu (29/8/2019), Buya Syafii Maarif mengaku telah menghubungi orang di lingkungan Istana Negara terkait proses seleksi calon pimpinan KPK.

Dalam isi komunikasinya, ia meminta agar Jokowi memberikan data lengkap terkait 20 capim KPK, yang saat ini sedang menempuh tahapan Uji Publik dan Wawancara.

"Kemarin saya kontak orang di lingkungan Istana supaya Pak Presiden diberi peta sebenarnya untuk 20 orang itu sehingga yang terpilih nanti adalah yang sesuai dengan Pasal 3 itu," kata Buya Syafii Maarif di Gedung Penunjang KPK, Rabu (28/8/2019).

Sedangkan pasal 3 Undang-Undang KPK yang berbunyi 'Komisi Pemberantasan Korupsi adalah lembaga negara yang dalam melaksanakan tugas dan wewenangnya bersifat independen dan bebas dari pengaruh kekuasaan manapun'.

Masinton Pasaribu Sebut KPK Tak Pantas Kritik Pansel Capim KPK: Tugas Anda Beri Nasihat ke Dalam

Ia pun meminta agar Jokowi dapat berpihak pada fakta yang ada.

Buya Syafii meminta agar capim KPK yang terpilih memiliki catatan hitam sedikit.

"Ya Presiden (perlu) berpihak pada fakta, kepada yang benar. Jadi saya katakan mungkin yang paling ideal tidak ada, tapi yang setidak-tidaknya yang memimpin KPK itu yang catatan hitamnya sedikit atau tidak ada sama sekali. Saya kira itu wajar," kata Buya Syafii Maarif.

"Yang juga penting nanti Komisi III. Komisi III itu kan orang politik semua, perwakilan partai politik. Saya berharap kali ini Komisi III jangan berdasarkan kepentingan golongan politik tapi betul-betul untuk bangsa dan negara," kata Buya Syafii Maarif.

(TribunWow.com)

WOW TODAY

Tags:
Seleksi Pimpinan KPKKomisi Pemberantasan Korupsi (KPK)Mata NajwaNajwa ShihabBuya Syafii MaarifCapim KPK
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved