Rusuh di Papua

Soroti Kerusuhan di Papua Barat, Akademisi Universitas Papua: Kenapa Pelaku Rasisme Tak Ditangkap?

Yusuf Sawaki, mempertanyakan kebijakan Kapolda Papua Barat yang memerintahkan polisi untuk menangkap pelaku pembakaran di Papua.

Soroti Kerusuhan di Papua Barat, Akademisi Universitas Papua: Kenapa Pelaku Rasisme Tak Ditangkap?
Tangkapan Layar YouTube Najwa Shihab
Mata Najwa dengan tema 'Nyala Papua' 

TRIBUNWOW.COM - Akademisi Universitas Papua, Yusuf Sawaki, menyoroti tentang kerusuhan yang terjadi di Papua.

Kerusuhan di Papua merupakan buntut dari penangkapan terhadap 43 mahasiswa Papua di Surabaya, dengan tudingan merusak bendera Indonesia, Sabtu (17/8/2019).

Karenanya, warga Papua di Manokwari dan Fakfak melayangkan protes dengan menggelar aksi pada Senin (19/8/2019) dan Rabu (21/8/2019).

Dikutip TribunWow.com, Yusuf Sawaki menyampaikan pendapatnya saat menjadi narasumber di acara Mata Najwa, yang diunggah dalam kanal YouTube Najwa Shihab, Kamis (22/8/2019).

Ucapan Gubernur Papua Lukas Enembe Buat Najwa Shihab Tersentak: Apa Maksudnya?

Yusuf Sawaki mulanya menyoroti tentang permintaan maaf yang disampaikan oleh beberapa pihak mengenai peristiwa penangkapan mahasiswa Papua di Surabaya.

Ia menilai permintaan maaf merupakan hal yang wajar.

"Saya pikir permintaan maaf itu wajar-wajar saja," kata Yusuf.

Yusuf menyebut, seharusnya pemerintah melakukan tindak lanjut terhadap hal-hal yang dinilai meresahkan masyarakat, bukan hanya sekedar meminta maaf. 

"Tapi sebagai negara itu kita harus juga melihat negara mempunyai sistem dimana hal-hal yang melanggar hukum, hal-hal yang membuat keresahan pada masyarakat harus ditempatkan pada tempatnya, pada wilayah hukum," ucapnya.

Lebih lanjut, Yusuf Sawaki menyoroti tentang kebijakan Kapolda Papua Barat, Brigjen Herry Rudolf Nahak, yang memerintahkan anggota kepolisian untuk menangkap pelaku kerusuhan.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Ananda Putri Octaviani
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved