Breaking News:

Ibu Kota Baru

Sebut Jokowi Pernah 3 Kali Sampaikan Gagasan Pemindahan Ibu Kota, Fadli Zon: Kasihan Negara Ini

Fadli Zon, menyebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah pernah menyampaikan gagasan pemindahan ibu kota sebanyak 3 kali.

Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
YouTube Indonesia Lawyers Club
Wakil Ketua DPR Fadli Zon memaparkan pendapatnya tentang rencana pemindahan ibu kota Indonesia di Indonesia Lawyers Club, Selasa (20/8/2019) 

TRIBUNWOW.COM - Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon, menyebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah pernah menyampaikan gagasan pemindahan ibu kota sebanyak 3 kali.

Fadli Zon menuturkan jika rencana pemindahan ibu kota yang diungkapkan Jokowi sejak tahun 2016 sampai saat ini tidak terealisasi.

Fadli Zon meminta pemerintah untuk serius jika memang akan melakukan pemindahan ibu kota ke Pulau Kalimantan. 

Hal itu ia sampaikan dalan tayangan acara Indonesia Lawyers Club, Selasa (20/8/2019).

Menurut Fadli Zon, pemindahan ibu kota seharusnya memilih lokasi yang mudah dijangkau.

Putra Mahkota Abu Dhabi Hadiahi Jokowi Sebuah Masjid, Kirim Dubes hingga Lakukan Survei di Solo

"Jadi dengan konsep yang seperti itu mestinya saya termasuk yang mengatakan harusnya cari yang relatif lebih terjangkau."

"Kalau misalnya kita serius mau memindahkan ibu kota atau pusat administrasi pemerintahan," ucap Fadli Zon.

Ia menilai, daerah Jonggol, Bogor, Jawa Barat lebih pantas dijadikan sebagai lokasi ibu kota negara yang baru.

Selain pernah digagas oleh mantan Presiden Soeharto untuk menjadi lokasi ibu kota, kawasan Jonggol disebut Fadli Zon masih memiliki lahan yang luas.

"Seperti di Jonggol yang merupakan gagasan pemerintahan yang lalu di pemerintahan Pak Harto."

"Saya kira di Jonggol, Bogor Timur itu masih luas daerahnya, ucapnya.

Fadli Zon juga menyebut kawasan Kertajati, Majalengka, Jawa Barat. 

Fadli Zon saat menjadi narasumber di ILC
Fadli Zon saat menjadi narasumber di ILC (Tangkapan Layar YouTube Indonesia Lawyers Club)

Menurutnya, daerah Kertajati cocok dijadikan lokasi ibu kota baru karena sudah memiliki bandara yang cukup besar.

"Atau di Kertajati yang sekarang sudah ada lapangan terbang yang cukup besar dan areanya juga masih sangat memungkinkan," ucapnya.

Lebih lanjut, Fadli meminta pemerintah untuk serius dalam melakukan pemindahan ibu kota ke Pulau Kalimantan.

"Bisa juga di daerah lain ya seperti di Kalimantan, kalau misalnya kita mau serius," ucapnya.

Fahri Hamzah Sebut Jokowi 5 Tahun Terjebak Kurungan Feodalisme: Menurut Saya Dia Menikmati, Dijebak

Fadli Zon mengimbau pemerintah untuk tidak menjadikan pemindahan ibu kota sebagai wacana yang tidak ada kelanjutannya.

"Tapi coba kita hitung lah, keadaan ini dalam situasi kenegaraan kita sekarang ini jangan sampai ide ini atau gagasan ini berhenti di tengah jalan.

"Ada interupsi yang lain dan kita akhirnya lupa dan tidak terealisasi dan akhirnya kita hanya selesai," ungkapnya.

Menurutnya, Jokowi sudah pernah mengungkapkan rencana pemindahan ibu kota sebanyak 3 kali.

"Karena Pak Jokowi seingat saya pernah mengungkapkan gagasan ibu kota ini dalam beberapa tahun."

"Di catatan saya itu ada 3 kali setidaknya, tahun 2016, 2017 dan sekarang 2019," ungkapnya.

Ia menyebut semua gagasan pemindahan ibu kota yang disampaikan Jokowi tidak pernah direncanakan dengan baik.

"Jadi sudah 3 kali disampaikan, tapi tidak ada satu planning yang terencana," kata Fadli.

Sebut Jokowi Feodalisme, Fahri Hamzah dan Fadli Zon Disentil Maruarar: Kau Punya Bakat Jadi Kawannya

Fadli Zon meminta orang-orang terdekat Jokowi untuk membantu gagasan pemindahan ibu kota itu.

"Saya yakin orang yang berada di sekitar presiden ini braintrust-nya, orang-orang yang ada di sekitarnya itu harus memikirkan," lanjutnya.

Ia mengaku kasihan pada presiden karena harus memikirkan persoalan pemindahan ibu kota ini seorang diri.

"Kasihan presiden jangan disuruh mikir sendiri, jangan-jangan ini dapat wangsit darimana kemudian tiba-tiba muncul gagasan ini."

"Menurut saya kasihan negara ini," ungkap Fadli.

Ia menyebut masyarakat di Indonesia seolah-olah dipermainkan dengan kabar pemindahan ibu kota, padahal gagasan itu  belum direncanakan dengan matang.

"Kita diombang-ambingkan oleh persoalan yang tidak matang dan amatiran juga," lanjutnya.

Lihat video berikut ini menit 8.40:

Calon Lokasi dan Waktu Pemindahan Ibu Kota Baru

Sebelumnya, Jokowi sempat meninjau beberapa lokasi yang dianggap ideal sebagai ibu kota Indonesia pada 7-9 Mei 2019 lalu.

Lokasi tersebut antara lain adalah Bukit Soeharto di Kalimantan Timur, Gunung Mas dan Kawasan Segitiga di Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan.

Kawasan Segitiga berada di antara Kota Palangkaraya, Kabupaten Katingan, dan Kabupaten Gunung Mas.

Sementara itu, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional, Bambang Brojonegoro, mengatakan pemerintah akan fokus untuk mempersiapkan pemindahan ibu kota pada 2020.

Persiapan itu termasuk menyusun master plan ibu kota yang terdiri dari detail dan desain rinci terkait pemindahan.

Bambang Brojonegoro menyebut konstruksi pembangunan baru akan dimulai pada 2021.

Diperkirakan pembangunan konstruksi gedung pemerintahan serta infrastruktur penunjang membutuhkan waktu hingga 2024 atau 4 tahun.

Setelah jadi pemindahan ibu kota baru tahap pertama pun bisa dimulai. 

(TribunWow.com/Jayanti Tri Utami)

WOW TODAY:

ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved