Kantor DPP Golkar Dilempar Molotov

Kata Agung Laksono Pasca-pelemparan Molotov di Kantor DPP Golkar: Hanya Dinamika Biasa Jelang Munas

Ketua Dewan Pakar Partai Golkar Agung Laksono angkat bicara soal peristiwa pelemparan bom molotov di kantor DPP Partai Golkar, Rabu (21/8/2019).

Kata Agung Laksono Pasca-pelemparan Molotov di Kantor DPP Golkar: Hanya Dinamika Biasa Jelang Munas
KOMPAS.com/Nabilla Tashandra
Ketua Dewan Pakar Partai Golkar Agung Laksono di Sekretariat Kosgoro, Jakarta Selatan, Rabu (22/11/2017). 

TRIBUNWOW.COM - Ketua Dewan Pakar Partai Golkar Agung Laksono mengatakan peristiwa pelemparan bom molotov di Kantor DPP Partai Golkar merupakan dinamika menjelang musyawarah nasional (Munas) pada Desember 2019 mendatang.

"Ini adalah sebuah kejadian memang biasa, hanya dinamika biasa setiap menjelang Munas. Partai Golkar tetap solid, tetap kompak. Teror enggak dibalas teror lagi, kekerasan jangan dibalas dengan kekerasan," kata Agung saat dikonfirmasi Kompas.com, Rabu (21/8/2019).

Namun, lanjut Agung, peristiwa tersebut tidak mempengaruhi pelayanan di kantor DPP Partai Golkar.

Kantor DPP Golkar Dilempar Bom Molotov oleh Orang Tak Dikenal, Ini Kronologinya

Kantor tetap beroperasi secara normal.

"(Kantor DPP Partai Golkar) Pelayanannya tetap dibuka, sesuai jam kantor," ungkap Agung.

Agung pun tak mau berspekulasi terkait identitas pelaku pelemparan bom molotov ke kantor DPP Partai Golkar.

Ia telah melaporkan peristiwa tersebut ke polisi.

Oleh karena itu, ia meminta polisi mengungkap pelaku pelemparan bom molotov tersebut.

"Kita sudah melaporkan (peristiwa pelemparan bom molotov) itu ke Polres Jakarta Barat. Kami sekarang belum bisa mengambil kesimpulan apapun karena telah diserahkan ke kepolisian," kata Agung.

Kantor DPP Golkar di Jakbar Dilempar Bom Molotov, Pelaku Diduga Ada Empat Orang

Sebelumnya diberitakan, Kantor DPP Golkar di Jalan Anggrek Neli, Slipi, Jakarta Barat dilempar bom molotov oleh empat orang tak dikenal pada Rabu (21/8/2019) 03.05 WIB.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Rekarinta Vintoko
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved