Anies Baswedan di ILC

Anies Baswedan Disebut Adian Napitupulu Korbankan Rakyat untuk Rakyat: Kalau Dia Berani, Beli Jalan

Politisi PDIP, Adian Napitupulu mengatakan kebijakan Anies Baswedan membuat rakyat berkorban untuk sesama rakyat.

Anies Baswedan Disebut Adian Napitupulu Korbankan Rakyat untuk Rakyat: Kalau Dia Berani, Beli Jalan
tribunnews.com
Adian Napitupulu - (Politisi PDIP), Adian Napitupulu mengatakan kebijakan Anies Baswedan membuat rakyat berkorban untuk sesama rakyat. 

TRIBUNWOW.COM - Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Adian Napitupulu mengatakan kebijakan Anies Baswedan membuat rakyat berkorban untuk sesama rakyat.

Hal ini disebutkan Adian Napitulu terhadap kebijakan Anies Baswedan dalam melebarkan trotoar di sejumlah jalan di Jakarta.

Dikutip TribunWow.com, hal ini diungkap Adian Napitulu saat menjadi narasumber program Indonesia Lawyers Club (ILC) bertema 'Anies di Pusaran Bully' melalui siaran YouTube Indonesia Lawyers Club, Selasa (13/8/2019).

"Saya melihat ada perbedaan cara pandang kita tentang jalan dan trotoar," ujar Adian Napitupulu .

Ia mengkritik mengenai jalan umum yang dikorbankan untuk meluaskan ruas trotoar.

"Enggak masalah trotoar itu menjadi lebar, tapi kenapa kita enggak ambil lahan yang ada di kantor besar itu, jangan kemudian kita ambil lahan yang di jalan itu," paparnya.

Kritik Sistem Ganjil Genap Anies Baswedan, Ferdinand Hutahaean: Kebijakan yang Agak Pemalas

 

Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Adian Napitupulu menganggap jika Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan maju dalam pencalonan Pilpres 2024 kurang tepat.
Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Adian Napitupulu menganggap jika Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan maju dalam pencalonan Pilpres 2024 kurang tepat. (Capture Indonesia Lawyers Club)

"Saya setuju trotoar itu menjadi besar, saya setuju jika orang bisa lari-lari begitu, Bang Rocky (pengamat politik) bisa gulung-gulung di sana dan bergerung-gerung di sana misalnya. Tapi maksudnya jangan ambil jalan," ungkapnya.

Ia pun menantang Anies Baswedan agar membeli sedikit lahan dari gedung kantor untuk melebarkan ruas trotoar.

"Kalau memang dia gubernur yang berani, gubernur yang punya wibawa, dengan Rp 97 triliun itu, beli gedung itu sekian meter ke jalan bukan merampas hak orang lain, untuk memberikan hak kepada orang lain lagi," jelas Adian Napitupulu.

"Ini perbedaan kita tentang trotoar tadi, saya setuju jika trotoar itu besar, tapi kenapa? Di Kemang itu sebenarnya bisa dibebaskan lagi 1,5 meter ke kanan dan 1,5 meter ke kiri."

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Roifah Dzatu Azma
Editor: Ananda Putri Octaviani
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved