Sayembara Mahfud MD

Dituding Anti-Tauhid karena Sebut 'TNI Kecolongan', Mahfud MD: Medsos Liar, Saya Suruh Buktikan

Mahfud MD mengatakan pernyataannya mengenai Enzo Zenz Allie yang lolos seleksi Akademi Militer (Akmil) menjadi liar di media sosial.

Dituding Anti-Tauhid karena Sebut 'TNI Kecolongan', Mahfud MD: Medsos Liar, Saya Suruh Buktikan
TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD saat menghadiri diskusi bertajuk Saresehan Kebangsaan, di Four Points Hotel, Medan, Sumatera Utara, Sabtu (9/2/2019). 

TRIBUNWOW.COM - Anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Mahfud MD mengatakan pernyataannya mengenai Enzo Zenz Allie yang lolos seleksi Akademi Militer (Akmil) menjadi liar di media sosial.

Hal ini diungkapkan Mahfud MD berkaitan dengan berbedanya statement dirinya soal Enzo dengan yang dipahami warganet.

Dikutip TribunWow.com dari Kompas.com, Selasa (13/8/2019), Mahfud MD disebut oleh sejumlah folowersnya di Twitter bahwa dirinya anti-bendera tauhid.

Hal ini karena ia mengatakan TNI kecolongan meloloskan Enzo di Akmil setelah diminta tanggapan mengenai Enzo.

Mahfud mengaku, pernyataannya itu tidak ada kaitannya dengan bendera tauhid.

"Ada wartawan tanya ke saya, bagaimana menurut pak Mahfud soal Enzo Zens, 'Ya saya bilang bisa saja TNI kecolongan kan', tetapi menurut saya TNI itu seleksinya ketat kan gitu, orang dilihat latar belakangnya dari ibunya, saudaranya kalau masuk akmil gitu, tidak ada kaitannya (dengan bendera Tauhid)," kata Mahfud MD.

6 Fakta Sayembara Mahfud MD, Alasan Sebut TNI Kecolongan soal Enzo hingga Berikan Uang Rp 10 Miliar

Mahfud pun menuturkan warganet media sosial liar dalam memaknai pernyataannya.

"Iya di medsos liar, karena itu saya suruh buktikan di mana saya mengatakan itu, kan beritanya enggak begitu, semua ada empat wartawan, enggak ada yang menulis begitu (anti-bendera Tauhid), tapi kan lalu muncul pengembangan di medsos," ujar dia.

Dijelaskannya, bahwa bendera Tauhid bukan milik perorangan.

"Bendera tauhid itu milik semua orang, bukan milik orang radikal, dan saya termasuk yang punya bendera tauhid. Dulu saya sudah bertahun-tahun ada tulisan La Ilaha Illallah," ucap Mahfud MD.

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Roifah Dzatu Azma
Editor: Claudia Noventa
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved