Kongres PDIP 2019

Puan Maharani Sebut Bisa Berkoalisi dengan Partai Oposisi yang Lawan Jokowi pada Pilpres 2019

Puan Maharani menjelaskan PDIP akan membahas koalisi tingkat daerah hingga tingkat pusat pada Kongres V di Bali.

Puan Maharani Sebut Bisa Berkoalisi dengan Partai Oposisi yang Lawan Jokowi pada Pilpres 2019
KOMPAS.com/Haryantipuspasari
Ketua DPP Bidang Politik dan Keamanan PDI-P nonaktif, Puan Maharani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (25/6/2019). 

TRIBUNWOW.COM - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) akan menggelar Kongres V di Bali pada Kamis (8/8/2019) hingga Minggu (11/8/2019).

Ketua DPP PDIP Bidang Politik dan Keamanan nonaktif Puan Maharani menjelaskan, pihaknya akan membahas koalisi tingkat daerah hingga tingkat pusat pada acara kongres di Bali.

PDIP akan mencari siapa saja yang akan diajak berkoalisi terkait Pemilihan Daerah (Pilkada) hingga Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

"Pemenangan pemilu itu kan biasanya terkait dengan pilkada dan menuju 2024 jadi dengan siapa kita akan berkoalisi, dengan siapa kita akan bersama tentu saja itu akan dibahas di dalam komisi itu," jelas Puan Maharani dikutip TribunWow.com dari Kompas.com, Rabu (7/8/2019).

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan itu, tak menampik bisa saja bekerja sama dengan partai-partai oposisi saat Pilpres 2019.

Namun, Puan Maharani tidak dapat memastikan hal itu kapan terjadi.

Beda dengan Prabowo, SBY dan Ketum PKS Tak Diundang di Kongres V PDIP di Bali

"Ya mungkin saja, politik itu kan dinamis. Jadi bisa saja kita berkoalisi dengan partai yang di luar koalisi pemerintah ini tapi kapan momentumnta atau timing-nya kita lihat lagi," ucap Puan Maharani kepada Kompas.com, Selasa (6/8/2019).

Puan Maharani melanjutkan, dirinya sadar bahwa bisa saja partai koalisi pengusung Jokowi-Maruf pada Pilpres 2019 ada yang merasa keberatan.

Kendati demikian, PDIP belum waktunya membahas hal tersebut.

Pasalnya, kongres di Bali bersifat internal saja.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Mariah Gipty
Editor: Mohamad Yoenus
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved